Menu

Mode Gelap
Aparat Gagalkan Pengiriman 2 Kg Sabu, Tersangka Disergap di Tol RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah Sumatera, Aceh Tengah hingga Medan Terdampak Jangan Panik! Harga BBM Pertamina April 2026 Tetap, Ini Rincian Tarif di Sejumlah Daerah

Aceh

KAPPRA Akan Gelar Aksi Demo Tuntut Transparansi Pengelolaan PT PEMA

badge-check


					KAPPRA Akan Gelar Aksi Demo Tuntut Transparansi Pengelolaan PT PEMA Perbesar

Banda Aceh | Harianpaparazzi.com – Koalisi Aksi Pemuda dan Pelajar Aceh (KAPPRA) menyerukan seluruh elemen masyarakat untuk turun ke jalan pada Kamis, 16 Oktober 2025, dalam aksi demonstrasi yang menuntut keterbukaan pengelolaan PT Pembangunan Aceh (PT PEMA).

Dalam seruan yang beredar luas di media sosial, aksi tersebut akan dimulai pukul 09.00 WIB, dengan titik kumpul di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh. Para peserta kemudian akan bergerak menuju dua lokasi utama, yaitu Kantor Gubernur Aceh dan Kantor PT PEMA.

Koordinator aksi, Muhammad Fazri Ilham, menyampaikan bahwa unjuk rasa ini merupakan bentuk keresahan masyarakat terhadap dugaan ketertutupan dan penyimpangan dalam pengelolaan keuangan PT PEMA, terutama terkait dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“Ada tiga tuntutan utama rakyat Aceh yang akan kami sampaikan. Pertama, kami menuntut keterbukaan informasi terkait pengelolaan PT PEMA. Kedua, kami meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera mengaudit aliran dana CSR. Ketiga, kami mendesak Gubernur Aceh untuk mengganti Mawardi selaku Direktur Utama PT PEMA,” tegas Fazri dalam pernyataannya.

KAPPRA menegaskan, PT PEMA adalah badan usaha milik daerah yang seharusnya bekerja untuk kepentingan rakyat Aceh, bukan dikuasai oleh kelompok tertentu. Dalam seruan aksinya, mereka juga menggunakan tagar:

Aksi ini diperkirakan akan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan mahasiswa, pelajar, dan masyarakat sipil. KAPPRA juga mengimbau aparat keamanan untuk menjaga situasi tetap kondusif dan tidak melakukan tindakan represif terhadap massa aksi.

“Kami datang membawa aspirasi rakyat Aceh. Kami ingin keadilan, keterbukaan, dan perubahan nyata dalam pengelolaan PT PEMA,” ujar Fazri.

Aksi ini menjadi sorotan publik di tengah meningkatnya desakan agar Pemerintah Aceh memperjelas transparansi dan akuntabilitas perusahaan daerah yang mengelola aset strategis Aceh, terutama di sektor energi dan migas.( Tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PENGHARGAAN & APRESIASI, Polda Aceh Lepas Purna Bakti Kasie Humas Polres Lhokseumawe, Salman Alfarasi, SH, MM

21 April 2026 - 22:41 WIB

Wakil Bupati Lepas 513 Jemaah Haji, Titip Doa untuk Aceh Utara

21 April 2026 - 19:24 WIB

Sidang Sengketa Pemberhentian Direksi PEMA, Penggugat Soroti Tidak Diserahkannya SK

21 April 2026 - 19:16 WIB

Abdullah Unggul dalam Pemilihan Geuchik Gampong Blang Majron Periode 2026–2032

21 April 2026 - 18:46 WIB

Menguak Huntara Mangkrak di Lhok Puuk: Upah Tukang Tertahan, Korban Banjir Terkatung

20 April 2026 - 20:10 WIB

Trending di Aceh