Menu

Mode Gelap
Tiga Media Sehari, Tiga Surat Teguran: Dewan Pers Kehabisan Sabar Hadapi Media yang Ngeyel Oknum Wakil Bupati Aceh Timur Diduga Gunakan Jabatan untuk Mempengaruhi 21 Dapur MBG Plt Kepala DPPKB Aceh Tenggara Periksa Aset Kendaraan Dinas dan Fasilitas Kantor Oknum Pengembang Villa Buket Rata Serobot Aset Desa, Jalan Umum Dijadikan Jaminan Bank Direktur PNL Raih Gelar Doktor Ilmu Teknik USK, Angkat Inovasi Fly Ash untuk Pembangunan Berkelanjutan Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh

News

Kakorsabhara Ajak Tingkatkan Sertifikasi Pengamanan Objek Vital Nasional dan Tertentu

badge-check


					Kakorsabhara Ajak Tingkatkan Sertifikasi Pengamanan Objek Vital Nasional dan Tertentu Perbesar

Jakarta, harianpaparazzi.com – Baharkam Polri menggelar Sosialisasi Sistem Manajemen Pengamanan Obvitnas dan Objek Tertentu Tahun Anggaran 2025. Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol. Drs. Mulia Hasudungan Ritonga, M.Si., memimpin acara sosialisasi tersebut.

Sosialisasi digelar dengan tema
“Melalui Sosialisasi Sistem Manajemen Pengamanan Kita Tingkatkan Profesionalisme dan Sinergitas Polri dengan Pengelola Objek Vital Nasional dan Objek Tertentu Guna Mewujudkan Asta Cita”. Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta dari berbagai perusahaan.

Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan sinergitas Polri, khususnya Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri dengan stakeholder terkait. Dengan begitu, dapat memaksimalkan fungsi manajemen pengamanan Obvitnas menuju Indonesia Emas 2045.

“Kami melaksanakan kegiatan sosialisasi Sistem Manajemen Pengamanan kepada seluruh jajaran objek vital nasional dan objek vital tertentu yang berada di seluruh Indonesia. Kami mengundang kurang lebih 100 perusahaan objek vital dengan tujuan utama supaya mereka melaksanakan kegiatan-kegiatan pengamanan sesuai dengan standar yang telah diberikan oleh Polri, khususnya dari kami jajaran Korsabhara,” jelas Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol. Drs. M.H. Ritonga, M.Si, Rabu (18/6/25).

Ia menerangkan, dalam momentum ini juga diberikan penghargaan kepada 2 perusahaan, yaitu Cikarang Listrikindo yang berada di Bekasi dan PT Pupuk Iskandar di Aceh. Penghargaan diberikan karena mereka pada tahun ini telah mendapatkan sertifikat dengan nilai gold.

“Sehingga kami mengundang mereka supaya mereka juga bisa mempresentasikan kepada rekan-rekan yang lain untuk nantinya bersama-sama mau melaksanakan kerja sama dengan kami, khususnya melaksanakan kegiatan modifikasi ini,” ujarnya.

Menurut data, ujarnya, ada 1.981 objek vital nasional dan objek vital tertentu yang sudah tercatat. Dari jumlah 1.981 itu, baru 82 yang sudah tersertifikasi.

“Harapannya dengan sosialisasi ini jumlah yang lainnya yang masih sekitar 1.900 itu mereka mau melaksanakan kegiatan SMP terutama mereka melaksanakan kegiatan di awal-awal terlebih dahulu seperti melaksanakan kesepakatan dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kecelakaan Tunggal di Pulau Sejuk, Gerak Sigap Polisi Jadi Sorotan

23 Maret 2026 - 12:16 WIB

Lewat Bantuan Sosial, Satresnarkoba Batu Bara Ajak Masyarakat Jauhi Narkoba

20 Maret 2026 - 16:03 WIB

Ultah ke-9 SMSI, Gusti Sinaga Serukan Soliditas Hadapi Tantangan Pers

18 Maret 2026 - 21:39 WIB

Tiga Media Sehari, Tiga Surat Teguran: Dewan Pers Kehabisan Sabar Hadapi Media yang Ngeyel

17 Maret 2026 - 01:27 WIB

Rapat Koordinasi Humas Lapas Tanjungbalai, Publikasi Kegiatan Pemasyarakatan Diperkuat

16 Maret 2026 - 10:54 WIB

Trending di News