Menu

Mode Gelap
Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta Begini Cara Warga Aceh Timur Akhirnya Mendapat Air Minum Layak Pascabanjir Menguak Keadaan di Kuala Simpang: Dua Bulan Pascabanjir, Lumpur dan Sampah Masih Mengurung Permukiman Warga Menunggu Bantuan di Tengah Lumpur, Jerit Pengungsi Baktiya di Tanggap Darurat Keempat Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen

Nasional

Jejak Margono Djojohadikusumo: Pendiri BNI dan Penggagas Uang Republik

badge-check


					Jejak Margono Djojohadikusumo: Pendiri BNI dan Penggagas Uang Republik Perbesar

Jakarta, harianpaparazzi.com – Buku Margono Djojohadikusumo: Pejuang Ekonomi dan Pendiri BNI 1946 yang ditulis HMU Kurniadi dan Jimmy S. Harianto resmi diluncurkan di Kompas Institute, Jumat (8/8/2025). Buku ini merekam perjalanan kakek Presiden Prabowo Subianto itu sebagai pendiri BNI dan penggagas Oeang Republik Indonesia (ORI) yang mematri kedaulatan moneter bangsa pasca-kemerdekaan.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan warisan Margono—BNI 1946 dan gerakan koperasi—menjadi instrumen perjuangan ekonomi bangsa. “Ini bagian penting menjaga memori kolektif,” katanya.

Wakil Kepala Staf Presiden Muhammad Qodari menyebut Margono layak diakui sebagai Bapak Uang Republik Indonesia. “Menghadirkan uang Republik bukan sekadar transaksi, tapi harga diri dan kemerdekaan,” ujarnya.

Wamen Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah menilai gagasan perbankan pro-rakyat Margono relevan untuk menyediakan rumah terjangkau. “Kredit rumah murah adalah instrumen martabat dan kemandirian rakyat,” ucapnya.

Direktur Commercial Banking BNI Muhammad Iqbal mengaku terinspirasi pesan Margono bahwa bank bukan hanya menghitung uang, tetapi menyusun harga diri bangsa.

Perwakilan keluarga, Mora Dharma Silitonga, mengingatkan pesan Margono: ukuran keberhasilan adalah manfaat bagi rakyat. Penulis HMU Kurniadi dan Jimmy S. Harianto mengungkap riset buku ini memakan waktu lebih dari setahun, menelusuri arsip dan wawancara berbagai pihak.

Wakil Pemimpin Umum Kompas Paulus Tri Agung Kristanto menyebut buku ini sebagai rujukan penting peran founding fathers membangun ekonomi nasional. Peluncuran dihadiri tokoh nasional, akademisi, sejarawan, ekonom, dan keluarga besar Margono, ditutup penandatanganan buku.

Buku yang disusun tim di bawah pimpinan Iqbal Irsyad dengan anggota HMU Kurniadi, Jimmy S Harianto dan M. Asrian Mirza ini kini tersedia di toko buku dan platform daring.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Borong Dua Penghargaan Nasional, PNL Tegaskan Lompatan Riset dan Integritas Vokasi

5 Januari 2026 - 15:14 WIB

Sejumlah Anggota DPRK Aceh Utara Diduga Jarah Bantuan Banjir di Pendopo, Bikin Distribusi Kacau

6 Desember 2025 - 21:04 WIB

Program Edukasi Perdana IAA Tingkatkan Pemahaman Industri bagi Pelajar SMK

27 November 2025 - 19:24 WIB

RUU Kepulauan Usulan DPD RI Masuk Prolegnas 2025, Haji Uma Tegaskan: Status Otsus tidak Terusik

20 November 2025 - 21:50 WIB

Hasil Konferprov PWI DIY 2025, Hudono Kembali Dipercaya Sebagai Ketua PWI DIY

19 November 2025 - 07:02 WIB

Trending di Nasional