Menu

Mode Gelap
Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta

Advertorial

IGD RSUCM Siaga 24 Jam Layani Kasus Gawat Darurat

badge-check


IGD RSUCM Siaga 24 Jam Layani Kasus Gawat Darurat Perbesar

Aceh Utara, Harianpaparazzi.com – Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU Cut Meutia menjadi salah satu titik pelayanan yang paling vital dan sibuk setiap harinya.

IGD beroperasi selama 24 jam penuh dan menangani beragam kasus, mulai dari kecelakaan lalu lintas, serangan jantung, stroke, hingga kasus medis kritis lainnya. Selasa (08/04/2025).

Direktur RSUCM, dr. Syarifah Rohaya, Sp.M, menjelaskan bahwa pihaknya selalu menyiagakan tim medis dan paramedis di IGD dengan rotasi yang terjadwal ketat.

“Kami tidak pernah lengah. IGD adalah jantung rumah sakit, dan kami memastikan tenaga kesehatan kami siaga penuh,” ungkapnya.

Fasilitas IGD saat ini dilengkapi dengan ruang triase, ruang observasi, ruang tindakan, serta alat penunjang medis seperti ventilator, defibrillator, dan alat monitor jantung.

Menurut dr. Syarifah, pasien yang datang akan diprioritaskan sesuai tingkat kegawatannya melalui sistem triase medis yang efisien.

RSUCM juga melakukan pelatihan kegawatdaruratan secara berkala bagi dokter dan perawat.

Mereka dibekali dengan keterampilan penanganan trauma, resusitasi jantung-paru, hingga protokol bencana massal.

“Kami ingin setiap nyawa yang datang punya peluang diselamatkan secepat mungkin,” ujarnya.

Sebagai rumah sakit rujukan regional, IGD RSUCM juga menjalin koordinasi erat dengan rumah sakit lain serta fasilitas Puskesmas di kabupaten.

Sistem rujukan ini memudahkan penanganan kasus berjenjang dan mempercepat intervensi awal pada pasien kritis. (advertorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

RSU Cut Meutia Terapkan MTBS untuk Balita Sakit Secara Komprehensif

26 Juni 2025 - 14:07 WIB

RSU Cut Meutia Gencarkan Edukasi Pasien di Ruang Tunggu

18 Juni 2025 - 14:04 WIB

Cathlab RSUCM Beri Harapan Baru untuk Pasien Jantung

10 Juni 2025 - 14:03 WIB

Radiologi RSUCM Gunakan Teknologi Digital untuk Diagnostik Presisi

2 Juni 2025 - 14:01 WIB

Fisioterapi RSUCM Bantu Pulihkan Pasien Stroke dan Cedera

28 Mei 2025 - 13:58 WIB

Trending di Advertorial