Menu

Mode Gelap
Jangan Panik! Harga BBM Pertamina April 2026 Tetap, Ini Rincian Tarif di Sejumlah Daerah Empat Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Ditahan di Rutan Militer Berkeamanan Tinggi Satgas PPA Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Anggaran KPU dan BUMD PT. Wajar Corpora ke Kejari Aceh Timur Mayat Misterius Ditemukan di Laut Lepas 72 Mil dari Pesisir Lhokseumawe Puskesmas Muara Batu Bantah Isu Dokter Mangkir: “Pelayanan Tetap Berjalan, Tidak Ada Pasien Terlantar” Bantuan Dijanjikan, Warga Menunggu: Korban Banjir Aceh Utara Masih Menjerit

News

Dekan Fakultas Kedokteran Unmas Denpasar: Meditasi Sidhakarya Membantu Pasien Mencapai Keseimbangan Mental Serta Emosional

badge-check


					Dekan Fakultas Kedokteran Unmas Denpasar: Meditasi Sidhakarya Membantu Pasien Mencapai Keseimbangan Mental Serta Emosional Perbesar

Ubud, harianpaparazzi.com – Sebanyak 67 pasien hemodialisis reguler di RSU Ari Canti mengikuti sesi Meditasi Sidhakarya, sebuah teknik meditasi berbasis tradisi Bali yang dikembangkan untuk membantu pasien gagal ginjal kronik mengelola stres dan meningkatkan kualitas hidup.

Inisiasi ini dipandu oleh dr. I Gusti Ngurah Putra Eka Santosa, M.Fis, yang juga merupakan Dekan Pertama Fakultas Kedokteran Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar.

dr. I Gusti Ngurah menjelaskan, meditasi ini terinspirasi dari Tari Wali Sidhakarya dan bertujuan membantu pasien mencapai keseimbangan mental serta emosional.

“Meditasi ini dapat mengurangi kecemasan dan stres yang sering dialami pasien gagal ginjal, sehingga mereka lebih nyaman menjalani hemodialisis,” ujar dr. Ngurah.

Dalam sesi ini, ia didampingi oleh Prof. Dr. dr. I Made Jawi, M.Kes, yang menekankan bahwa meditasi dapat meningkatkan hormon kebahagiaan dan membantu pasien beradaptasi dengan kondisi mereka.

Gagal ginjal kronik (GGK) semakin banyak ditemui di Indonesia, dengan satu dari sepuluh orang dewasa mengalami gangguan fungsi ginjal.

Bagi mereka yang harus menjalani hemodialisis rutin, kelelahan dan kecemasan sering kali menjadi tantangan tersendiri. Itulah sebabnya pendekatan holistik seperti meditasi mulai dilirik sebagai pelengkap terapi medis.

Dr. dr. Yenny Kandarini, Sp.PD-KGH, FINASIM, spesialis penyakit dalam yang menangani pasien GGK, menegaskan bahwa mental yang stabil dapat membantu pasien menjalani terapi dengan lebih baik.

Menurutnya, ketenangan pikiran membuat pasien lebih mampu menghadapi proses dialisis tanpa stres berlebihan, sehingga secara keseluruhan meningkatkan kesejahteraan mereka.

Selain dukungan medis, kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan ginjal juga perlu terus ditingkatkan.

Pola makan sehat, kontrol tekanan darah, serta aktivitas fisik yang cukup dapat membantu mencegah GGK.

Meskipun teknologi medis terus berkembang, akses terhadap perawatan masih menjadi tantangan.

Karena itu, pendekatan seperti Meditasi Sidhakarya diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi yang lebih luas dalam meningkatkan kualitas hidup pasien.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Momentum Lebaran, Sudarman Ajak Kader PP Pererat Soliditas dan Perkuat Barisan

1 April 2026 - 14:27 WIB

Gerak Cepat Satresnarkoba Batu Bara, Nyaris 200 Gram Sabu Disita, Pelaku Diamankan

1 April 2026 - 14:03 WIB

Simpang Gambus Digerebek, Sabu Hampir 10 Gram Disita, ES Gagal “Ngeles” di Hadapan Polisi

31 Maret 2026 - 14:37 WIB

Kecelakaan Tunggal di Pulau Sejuk, Gerak Sigap Polisi Jadi Sorotan

23 Maret 2026 - 12:16 WIB

Lewat Bantuan Sosial, Satresnarkoba Batu Bara Ajak Masyarakat Jauhi Narkoba

20 Maret 2026 - 16:03 WIB

Trending di News