Menu

Mode Gelap
Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen Menyingkap Akar Bencana: Banjir Bandang Aceh dan Dugaan Okupasi Hutan Ilegal Saat Jalan Terputus, Bantuan Tak Cukup Datang: Apa yang Harus Dilakukan untuk Bener Meriah, Takengon? Aceh Utara Dilanda Banjir Parah, Ayahwa Nilai Perhatian Pemerintah Pusat Belum Maksimal Komunikasi Pemkab Aceh Utara Tersumbat, Penanganan Banjir Dinilai Lambat! Di Balik Lumpur dan Doa Keluarga: Perjalanan Menggetarkan Seorang Wartawan Bener Meriah

Aceh

Brimob Aceh dan Brimob Banten Gotong Royong Bersihkan Mesjid Di Aceh Utara

badge-check


					Brimob Aceh dan Brimob Banten Gotong Royong Bersihkan Mesjid Di Aceh Utara Perbesar

Aceh Utara, Harianpaparazzi.com – Pascabanjir yang merendam wilayah Aceh Utara, Brimob Aceh bersama Brimob Banten gotong royong melaksanakan kerja bakti pembersihan Mesjid Baitul Akram Matang Raya, Desa Alue Buya, Kabupaten Aceh Utara. Sabtu (09/01/2025).

Berdasarkan kondisi di lapangan, lantai masjid tampak masih tergenang lumpur tebal sisa banjir. Personel gabungan turun langsung ke dalam masjid dengan mengenakan alat manual, sekop sekop, selang air, gerobak arco dan peralatan sederhana lainnya untuk mengeruk serta menyemprot lumpur yang menempel di lantai, halaman mesjid dan dinding agar tempat ibadah dapat di gunakan nyaman dan bersih.

Dalam kegiatan ini Brimob Aceh dan Brimob Banten bersama masyarakat berkolaborasi di lokasi. Koordinator kegiatan Ipda Kontan Turnip, S.Sos., M.H hadir guna memastikan koordinasi antar unsur berjalan baik dan pekerjaan pembersihan berlangsung aman serta efektif.
Meski bekerja dalam kondisi lantai yang licin, semangat dan kekompakan personel tidak surut. Lumpur di halaman Mesjid yang menumpuk dibersihkan dengan penuh semangat membara sebagai bentuk kepedulian terhadap fasilitas ibadah masyarakat.

Danki Gas, AKP Muzakkir menyampaikan bahwa aksi pembersihan ini merupakan bentuk nyata kehadiran POLRI Untuk Masyarakat, membantu mengatasi kesulitan rakyat pascabencana serta menjaga rumah ibadah agar dapat kembali digunakan dengan layak.

“Kami hadir sebagai bentuk rasa peduli, empati dan kemanusiaan terhadap apa yang di rasakan sesama. Bekerja dengan ikhlas dan semoga semua masyarakat yang terkena dampak banjir yang akibatkan hilangnya moral dan moril supaya bisa pulih kembali serta selalu di berikan kesehatan.” Pungkas Danki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Didampingi Pengacara, Warga Blang Panyang Laporkan Dugaan Perusakan Kebun Libatkan PJ Geuchik

10 Januari 2026 - 16:14 WIB

Proyek Jalan PT Krung Meuh Putuskan Listrik Warga, Kodim dan Danramil Diminta Klarifikasi

10 Januari 2026 - 12:09 WIB

Dana Desa Gampong Meunye Peut Disorot: Dugaan Indikasi Penyimpangan Aset, Program Berubah Sepihak, hingga BLT Dipotong Oknum Geuchik

9 Januari 2026 - 15:33 WIB

Tanggul Krueng Peuto Bobol, Ribuan Warga Desa Kumbang Terancam Mengungsi

8 Januari 2026 - 19:47 WIB

Bupati Salim Fakhry Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I tahun 2026

8 Januari 2026 - 19:01 WIB

Trending di Aceh