Menu

Mode Gelap
Akhmad Munir Terpilih Jadi Ketum PWI Pusat 2025-2030, Akhiri Dualisme Organisasi Kasus Anak Diduga Dianiaya Satpam PT PN, Laporan Resmi Masuk Polres Aceh Utara PTPL Siap Jadi Pemain Rantai Pasok Lokal dalam Pengembangan Blok Andaman Kasus Anak Diduga Dianiaya Satpam di Cot Girek, Korban Belum Buat Laporan Polisi Diduga “Rampok Tanah” di Lhokseumawe: UIN Arasy dan BPN Kota Jadi Sorotan Masjid Punteut Kalahkan Seneubok 2–0 di Turnamen Bola Kaki HUT RI ke-80 Forkopimcam Blang Mangat Cup 2025

News

BKKBN Ajak Masyarakat Sukseskan Program Bangga Kencana

badge-check


					BKKBN Ajak Masyarakat Sukseskan Program Bangga Kencana Perbesar

JAKARTA, harianpaparazzi.com — Analis Kebijakan Ahli Muda BKKBN Pusat, Ulil Absor mengajak masyarakat di Kabupaten Brebes menyukseskan program Bangga Kencana. Dia mengatakan program Bangga Kencana mesti disukseskan demi mencegah stunting terhadap anak.

Hal ini dikatakan Ulil Absor dalam Kegiatan Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja di Provinsi Jawa Tengah yang berlangsung di Gedung Korpri, Kecamatan Brebes pada Minggu (29/9/2024).

“Melalui program Bangga Kencana, kita harus memastikan bahwa anak-anak tidak mengalami stunting. Dengan demikian, kita dapat menciptakan generasi emas yang sehat dan berkualitas untuk masa depan,” ujar Ulil dalam paparannya.

Ulil menambahkan, sebelumnya Kabupaten Brebes memiliki tingkat stunting yang sangat tinggi, bahkan menjadi yang tertinggi kedua di Indonesia. Namun, saat ini kondisi tersebut telah mengalami perbaikan dan berada pada tingkat menengah.

“Pentingnya makanan bergizi bagi anak tidak bisa diabaikan, karena asupan yang baik sangat berpengaruh pada pembentukan kesehatan dan pertumbuhan mereka,” kata Ulil.

Kepala Dinas DP3AP2KB Kabupaten Brebes, Akhmad Ma’mun menjelaskan bahwa penurunan angka stunting sebesar 7,5%, dari 29,1% menjadi 21,6% di wilayah kerjanya menunjukkan perbaikan signifikan dalam kondisi gizi anak.

Akhmad menyebut evaluasi strategi yang diterapkan, termasuk pemberian makanan tambahan dan edukasi gizi, mencerminkan kolaborasi yang efektif antara pemerintah, dan masyarakat.

“Kita harus terus menjaga agar tidak naik lagi dan bisa terus turun. PPK harus kunjungan ke rumah yang mempunyai balita untuk mengontrol kesehatan gizinya agar nanti saat disurvei hasilnya maksimal,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan yang bermitra dengan Anggota Komisi IX DPR RI, Nur Nadlifah tersebut sejumlah kader Posyandu dan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) serta tamu undangan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kapolri dan Panglima TNI Siapkan Langkah Tegas Atasi Aksi Anarkis, Pastikan Pemulihan Keamanan Nasional

30 Agustus 2025 - 20:52 WIB

Akhmad Munir Terpilih Jadi Ketum PWI Pusat 2025-2030, Akhiri Dualisme Organisasi

30 Agustus 2025 - 20:12 WIB

Kemendagri: Penanggulangan Bencana Harus Jadi Bagian dari Strategi Pembangunan

30 Agustus 2025 - 18:15 WIB

Asosiasi Nazhir Indonesia: Wakaf Bukan Sekadar Donasi, Tapi Solusi Masalah Sosial

30 Agustus 2025 - 12:39 WIB

Tingkatkan Fasilitas Olahraga, Danlanud Husein Sastranegara Resmikan Renovasi Lapangan Beceu Ishaq

29 Agustus 2025 - 13:56 WIB

Trending di News