Menu

Mode Gelap
Kadis PMD Taput Siap Evaluasi Lembaga Bimtek Bermasalah, PDIP Dorong Pelaksanaan di Daerah Jalan Samping Kantor PWI Agara Tergerus Sungai, Satu Pengendara Jatuh ke Kali Bulan Massa Bakal Gelar Aksi ke Polres Jika Hingga Kamis Pelaku Penganiayaan Anak Belum Ditangkap Kejari Batu Bara Eksekusi DPO Kasus Penipuan, Buronan Sejak 2022 Akhirnya Ditahan Empat Rumah di Sipoholon Hangus Terbakar, Wabup Taput Langsung Tinjau Lokasi Komisi C DPRD Taput Sikapi Keresahan Warga  Seputar Status Desil, BPJS Agar Lebih Cermat

News

BKKBN Ajak Masyarakat Sukseskan Program Bangga Kencana

badge-check

BKKBN Ajak Masyarakat Sukseskan Program Bangga Kencana Perbesar

JAKARTA, harianpaparazzi.com — Analis Kebijakan Ahli Muda BKKBN Pusat, Ulil Absor mengajak masyarakat di Kabupaten Brebes menyukseskan program Bangga Kencana. Dia mengatakan program Bangga Kencana mesti disukseskan demi mencegah stunting terhadap anak.

Hal ini dikatakan Ulil Absor dalam Kegiatan Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja di Provinsi Jawa Tengah yang berlangsung di Gedung Korpri, Kecamatan Brebes pada Minggu (29/9/2024).

“Melalui program Bangga Kencana, kita harus memastikan bahwa anak-anak tidak mengalami stunting. Dengan demikian, kita dapat menciptakan generasi emas yang sehat dan berkualitas untuk masa depan,” ujar Ulil dalam paparannya.

Ulil menambahkan, sebelumnya Kabupaten Brebes memiliki tingkat stunting yang sangat tinggi, bahkan menjadi yang tertinggi kedua di Indonesia. Namun, saat ini kondisi tersebut telah mengalami perbaikan dan berada pada tingkat menengah.

“Pentingnya makanan bergizi bagi anak tidak bisa diabaikan, karena asupan yang baik sangat berpengaruh pada pembentukan kesehatan dan pertumbuhan mereka,” kata Ulil.

Kepala Dinas DP3AP2KB Kabupaten Brebes, Akhmad Ma’mun menjelaskan bahwa penurunan angka stunting sebesar 7,5%, dari 29,1% menjadi 21,6% di wilayah kerjanya menunjukkan perbaikan signifikan dalam kondisi gizi anak.

Akhmad menyebut evaluasi strategi yang diterapkan, termasuk pemberian makanan tambahan dan edukasi gizi, mencerminkan kolaborasi yang efektif antara pemerintah, dan masyarakat.

“Kita harus terus menjaga agar tidak naik lagi dan bisa terus turun. PPK harus kunjungan ke rumah yang mempunyai balita untuk mengontrol kesehatan gizinya agar nanti saat disurvei hasilnya maksimal,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan yang bermitra dengan Anggota Komisi IX DPR RI, Nur Nadlifah tersebut sejumlah kader Posyandu dan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) serta tamu undangan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Khaidir Basrah Tegaskan Pengawasan Tak Boleh Lepas dari Kepastian Hukum

12 Juli 2026 - 11:32 WIB

Kejari Batu Bara Eksekusi DPO Kasus Penipuan, Buronan Sejak 2022 Akhirnya Ditahan

7 Juli 2026 - 18:16 WIB

Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Ringkus Pria di Tanjung Morawa

7 Juli 2026 - 10:57 WIB

Patroli Sambil Berbagi, Satlantas Polres Batu Bara Salurkan Sembako kepada Masyarakat yang Membutuhkan

5 Juli 2026 - 15:08 WIB

Farianda: Pengurus PWI Diamanatkan Melayani Anggota, Bukan Hanya Mau Dilayani

5 Juli 2026 - 10:32 WIB

Trending di News