Menu

Mode Gelap
Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta

Aceh

Bertemu Kapolda Aceh, Haji Uma Sampaikan Laporan Masyarakat Terkait Perambahan Hutan dan TPPO

badge-check


Bertemu Kapolda Aceh, Haji Uma Sampaikan Laporan Masyarakat Terkait Perambahan Hutan dan TPPO Perbesar

Banda Aceh, Harianpaparazzi.com – Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Aceh, H. Sudirman Haji Uma, S.Sos melakukan silaturrahmi dengan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh, Brigjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M. di Mapolda Aceh, Rabu (3/9/2025) pagi.

Kunjungan senator yang akrab disapa Haji Uma disambut hangat oleh Kapolda Aceh. Pertemuan tersebut dalam rangka untuk mempererat jalinan komunikasi dengan Kapolda Aceh sebagai bagian dari mitra kerja Komite I DPD RI.

“Pertemuan ini adalah wujud silaturrahmi dengan Bapak Kapolda yang merupakan putra Aceh dan dalam rangka mempererat jalinan komunikasi dan koordinasi dengan institusi kepolisian di daerah sebagai mitra kerja Komite I DPD RI”, ujar Haji Uma dalam katerangannya kepada awak media.

Pertemuan tersebut membahas berbagai isu dan masalah terkait perkembangan situasi di Aceh terkini, khususnya menyangkut bidang keamanan dan penegakan hukum terutama menyangkut persoalan aktual di Aceh saat ini yaitu masalah perambahan hutan dan maraknya kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Haji Uma menyampaikan bahwa laporan dari masyarakat terkait aktivitas perambahan hutan di sejumlah daerah di Aceh perlu mendapatkan perhatian serius, mengingat dampaknya tidak hanya pada kerusakan lingkungan, tetapi juga berimplikasi pada bencana alam dan berkurangnya ruang hidup masyarakat.

Selain itu, Haji Uma juga menyoroti kasus TPPO yang semakin marak mencuat dan
melibatkan warga Aceh baik sebagai korban maupun jaringan pelaku agen, khususnya diluar negeri seperti Myanmar, Laos dan Kamboja. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan aparat penegak hukum sangat diperlukan untuk menekan praktik perdagangan orang yang menjadikan warga Aceh sebagai korban.

“Sebagai wakil daerah, saya berkewajiban menyalurkan aspirasi masyarakat. Laporan terkait perambahan hutan dan TPPO ini saya sampaikan langsung agar mendapat perhatian serius dari bapak Kapolda Aceh. Kita semua berharap adanya langkah penegakan hukum yang tegas sekaligus upaya pencegahan yang terukur,” harap Haji Uma.

Selain itu, Haji Uma menaruh harapan besar kepada Brigjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah selaku putra Aceh untuk perbaikan kinerja kepolisian kedepannya. Terutama dalam penegakan hukum dan keamanan yang mengedepankan nilai kearifan lokal, adat dan budaya serta syariah islam yang berlaku di Aceh.

Haji Uma juga memberi apresiasi tinggi kepada Kapolda Aceh dalam melakukan pengamanan massa aksi demo di Banda Aceh pada 1 September 2025 lalu melalui pendekatan yang humanis dan merangkul, sehingga tercipta kondisi yang kondusif tanpa adanya kericuhan dan tindak anarkis selama berlangsungnya aksi demo tersebut.

Kapolda Aceh dalam kesempatan tersebut menyambut baik masukan dan laporan yang disampaikan, serta menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti sesuai dengan kewenangan dan prosedur hukum yang berlaku.

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya Haji Uma memperkuat peran pengawasan dan advokasi aspirasi masyarakat Aceh, sekaligus menjaga hubungan kerja yang produktif antara DPD RI dengan kepolisian di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wamen PAN-RB Datangi Aceh Tamiang, Menyasar PNS, P3K dan CPNS

24 Februari 2026 - 18:50 WIB

Rapim Polda Aceh 2026, Kapolda Aceh Tegaskan Komitmen Implementasi Arahan Presiden dan Kapolri

24 Februari 2026 - 18:48 WIB

Gunakan Surat Palsu Berkop DPRA, Sindikat Penipuan Proyek Rumah Duafa Rugikan Kontraktor Lebih dari Rp200 Juta —Yahdi Hasan Bantah Terlibat

24 Februari 2026 - 11:49 WIB

Bupati dan Plt Sekda Aceh Utara Bersilaturahmi dengan Kasubdit Tipikor Polda Aceh

23 Februari 2026 - 13:55 WIB

Penanganan Sampah Kayu Pascabencana Aceh Tertahan Administrasi, Satgas Diminta Tunggu Kejelasan

22 Februari 2026 - 09:54 WIB

Trending di Aceh