Menu

Otomatis
Breaking News

News

Batu Bara Tak Butuh Provokasi Orang Luar, Warga dan Aktivis Bersatu Melawan

badge-check

Batu Bara Tak Butuh Provokasi Orang Luar, Warga dan Aktivis Bersatu Melawan Perbesar

Batu Bara — harianpaparazzi.com | Aktivis HMI Asahan, Zailani, dan warga Kabupaten Batu Bara sepakat menolak provokasi serta tuduhan tanpa dasar yang diarahkan kepada Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian. Mereka menegaskan, Batu Bara tidak membutuhkan orang luar yang datang hanya untuk membuat kegaduhan dan merusak citra daerah.

Pernyataan itu disampaikan menyikapi aksi demonstrasi Gerakan Rakyat Berantas Korupsi (GERBRAK) di depan Kantor KPK, Mabes Polri, dan Kejaksaan Agung pada Rabu (30/7) lalu. Aksi tersebut menyoroti dugaan korupsi berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Tahun 2024.

Zailani, yang juga mahasiswa IAIDU dan putra asli Batu Bara, menilai aksi itu belum didasari bukti konkret. Menurutnya, tuduhan yang dilontarkan justru berpotensi menjadi pembunuhan karakter.

“Kita sepakat korupsi harus dilawan, tapi tidak dengan menuduh tanpa dasar hukum yang kuat. Apalagi tuduhan itu datang dari orang yang bukan warga Batu Bara,” tegasnya pada Jumat (8/8/2025).

Ia menekankan, kepedulian terhadap daerah seharusnya diwujudkan melalui kritik membangun, bukan framing negatif. Zailani juga menyoroti kiprah positif mantan Kadispora Sumut dalam memajukan pemuda di Sumatera Utara yang dinilainya tidak semestinya diabaikan hanya karena framing sepihak.

Sementara itu, warga Tanjung Tiram, Dedi, mengajak masyarakat Batu Bara untuk bersuara. Ia menilai tuduhan yang diinisiasi oknum LSM luar daerah berpotensi merusak citra Batu Bara.

“Masyarakat jangan mau dibodohi opini sesat yang seolah mencari kesalahan karena kepentingan pribadi mereka tidak diakomodir Bupati. Apalagi karena beliau bukan putra daerah,” ujarnya.

Menanggapi tudingan tersebut, Kadispora Sumut, Mahfullah Pratama Daulay, menjelaskan bahwa pemeriksaan BPK RI adalah rutinitas tahunan untuk mewujudkan akuntabilitas.

“Kami telah menindaklanjuti semua rekomendasi BPK RI dan mengembalikan kelebihan pembayaran akibat kekurangan volume dan mutu pekerjaan. Tidak ada lagi kerugian negara,” tegasnya.

Mahfullah meminta semua pihak tidak menggiring opini publik ke arah yang dapat merugikan orang lain. Menurutnya, Dispora Sumut telah melaksanakan seluruh rekomendasi BPK, baik administrasi maupun pengembalian kelebihan pembayaran.

Aktivis dan warga Batu Bara berharap, kasus ini dilihat secara objektif dengan menjunjung asas praduga tak bersalah. Mereka menegaskan, Batu Bara lebih membutuhkan kritik membangun dan dukungan nyata, bukan provokasi dari pihak luar yang membawa kepentingan pribadi. (Ak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sambil TC di Jogja, Rombongan Barito Putera Silaturahmi ke Habib Syech di Solo

25 Agu 2026 - 08:39 WIB

Sambil TC di Jogja, Rombongan Barito Putera Silaturahmi ke Habib Syech di Solo

Forum Masyarakat Anti Kekerasan Minta Polisi Usut Dugaan Penembakan Anjing Peliharaan di Pabuaran

22 Agu 2026 - 10:22 WIB

Forum Masyarakat Anti Kekerasan Minta Polisi Usut Dugaan Penembakan Anjing Peliharaan di Pabuaran

Bantuan untuk Korban Bencana NTT Dipercepat, Letkol Teddy Indra Wijaya Pastikan Distribusi Berjalan

20 Agu 2026 - 10:04 WIB

Bantuan untuk Korban Bencana NTT Dipercepat, Letkol Teddy Indra Wijaya Pastikan Distribusi Berjalan

Tak Tinggal Diam, Dony Satria Wicaksono Turun Tangan Berantas Sarang Narkoba di Batu Bara

19 Agu 2026 - 13:34 WIB

Tak Tinggal Diam, Dony Satria Wicaksono Turun Tangan Berantas Sarang Narkoba di Batu Bara

Perang Lawan Narkoba di Tiga Juhar, Warga Bantu Polisi Amankan Terduga BD Sabu

17 Agu 2026 - 14:43 WIB

Perang Lawan Narkoba di Tiga Juhar, Warga Bantu Polisi Amankan Terduga BD Sabu
Trending di News