Menu

Mode Gelap
Tiga Media Sehari, Tiga Surat Teguran: Dewan Pers Kehabisan Sabar Hadapi Media yang Ngeyel Oknum Wakil Bupati Aceh Timur Diduga Gunakan Jabatan untuk Mempengaruhi 21 Dapur MBG Plt Kepala DPPKB Aceh Tenggara Periksa Aset Kendaraan Dinas dan Fasilitas Kantor Oknum Pengembang Villa Buket Rata Serobot Aset Desa, Jalan Umum Dijadikan Jaminan Bank Direktur PNL Raih Gelar Doktor Ilmu Teknik USK, Angkat Inovasi Fly Ash untuk Pembangunan Berkelanjutan Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh

Aceh

Bantuan Dijanjikan, Warga Menunggu: Korban Banjir Aceh Utara Masih Menjerit

badge-check


					Bantuan Dijanjikan, Warga Menunggu: Korban Banjir Aceh Utara Masih Menjerit Perbesar

Lhoksukon, Harianpaparazzi.com – Korban banjir di Kabupaten Aceh Utara hingga kini masih menjerit menunggu bantuan, meski data penerima disebut telah lama rampung.

Di lapangan, kebutuhan hidup warga kian mendesak. Bantuan yang dijanjikan berupa uang jadup sebesar 15 ribu rupiah per kepala keluarga, bantuan perabot 3 juta rupiah, serta dana pemulihan ekonomi 5 juta rupiah, belum juga dirasakan masyarakat. Padahal, ratusan kepala keluarga telah masuk dalam kategori terdampak, baik rusak ringan, sedang hingga berat. Sebagian warga bahkan masih bertahan di hunian sementara, dengan kondisi ekonomi yang belum pulih sejak banjir melanda beberapa bulan lalu.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pencairan bantuan masih menunggu penyelesaian verifikasi secara menyeluruh di seluruh kecamatan. Sementara itu, pihak desa berharap pemerintah dapat mendahulukan wilayah yang datanya telah selesai lebih dulu. Harapan ini muncul karena proses verifikasi awal oleh BNPB disebut telah diserahkan sejak 10 Maret, namun hingga kini belum diikuti dengan realisasi bantuan.

Foto: Plt Geuchik Ulee Rubek Timu kecamatan Seunuddon Sufrizal, saat memberikan keterangan kepada awak media mengenai lambat nya penyaluran bantuan kepada korban banjir.

Plt Geuchik Ulee Rubek Timur, Sufrizal, Jumat (21/03), mengatakan hingga saat ini bantuan belum juga disalurkan dan belum ada kepastian waktu pencairan. Ia menyebut, data korban banjir bahkan telah disampaikan sejak Desember 2025. “Kami sudah menyerahkan hasil verval, termasuk data rumah rusak dan sektor lainnya. Namun sampai sekarang belum ada kejelasan, apakah kendalanya di tingkat kecamatan atau kabupaten,” ujarnya. Kondisi ini membuat warga terus menunggu, di tengah kebutuhan yang tak lagi bisa ditunda. (FIRDAUS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lansia Terlantar di Muara Batu: dr. Ima Suryani Tak Hadir, Antrean Mobile JKN Jadi “Zonk”!

27 Maret 2026 - 21:46 WIB

Dokter Ada di Kertas, Pasien Menunggu di Kursi: Skandal Sunyi di Balik Jas Putih Puskesmas

25 Maret 2026 - 10:42 WIB

Pantai Bantayan Diserbu Warga, Indahnya Dapet, Tapi Bersih dan Amannya Masih Tanda Tanya

24 Maret 2026 - 17:55 WIB

KETIKA RUMAH SAKIT TERBESAR ACEH LUPA TUGASNYA:RSU ZA BANDA ACEH, BENTENG TERAKHIR YANG PINTUNYA TERTUTUP

23 Maret 2026 - 14:02 WIB

Kapolres Aceh Utara Silaturahmi Idulfitri dengan Ketua MPU, Bahas Kamtibmas

22 Maret 2026 - 16:41 WIB

Trending di Aceh