Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Aceh

Ambulans RS Cut Meutia Langsa Tabrak Pemotor di Aceh Utara, Polisi Duga Ada Kelalaian Sopir

badge-check

Ambulans RS Cut Meutia Langsa Tabrak Pemotor di Aceh Utara, Polisi Duga Ada Kelalaian Sopir Perbesar

LHOKSUKON, Harianpaparazzi.com — Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil ambulans RS Cut Meutia Medika Nusantara PT. Perkebunan Nusantara (PT. PN) IV Langsa dengan sepeda motor Yamaha Vixion terjadi di Jalan Banda Aceh–Medan, tepatnya di Simpang Cibrek, Kecamatan Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (21/10/2025) sore. Polisi menduga ada unsur kelalaian sopir ambulans dalam peristiwa tersebut.

Korban bernama Muslem (46 tahun), warga Desa Alue Tho, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, mengalami patah tulang hidung akibat benturan keras. Ia kini masih menjalani perawatan intensif di RS Meuraksa Banda Aceh setelah sempat dirujuk dari RS Cut Meutia Aceh Utara.

Sementara itu, pasien yang berada di dalam ambulans tersebut langsung dievakuasi ke RS Zainoel Abidin Banda Aceh menggunakan ambulans bantuan milik PT. PN IV Cot Girek. Kedua kendaraan ambulans Daihatsu Luxio BL 9213 F dan sepeda motor BL 3871 ZAF, telah diamankan di Pos Lantas Lhoksukon untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

“Sopir ambulans diduga memotong kendaraan di depannya, lalu mengambil ruas jalan kanan, sehingga menabrak sepeda motor dari arah berlawanan. Dari hasil pemeriksaan awal, kami menduga ada unsur kelalaian pengemudi ambulans,” ujar Kanit Laka Lantas Polres Aceh Utara, Iptu Iskandar, kepada wartawan, Kamis (23/10).

Polisi mengidentifikasi sopir ambulans bernama Amir Huda (31 tahun), warga Geudubang Jawa, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, pemegang SIM A.
Sementara korban Muslem tercatat sebagai pemegang SIM C yang sah.

Akibat kecelakaan tersebut, sepeda motor korban terbakar, dan ambulans mengalami kerusakan di sisi kiri depan. Total kerugian material ditaksir mencapai Rp10 juta.

Menanggapi dugaan kelalaian, Kabag Operasional RS Cut Meutia Medika Nusantara PT. PN IV Langsa, Waluyo, menyatakan pihaknya masih menunggu hasil resmi penyelidikan dari kepolisian.

“Kami tetap berkomitmen pada keselamatan berkendara. Semua sopir ambulans rutin diberikan pelatihan dan pengarahan untuk mematuhi aturan lalu lintas. Namun kami tetap menunggu hasil penyelidikan Polres Aceh Utara untuk memastikan penyebab pasti kejadian ini,” jelas Waluyo. (Firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Direktur PNL Raih JMSI & PWI Awards 2026, Diapresiasi sebagai Tokoh Pendidikan Vokasi dan Literasi Publik

12 Okt 2026 - 21:17 WIB

Direktur PNL Raih JMSI & PWI Awards 2026, Diapresiasi sebagai Tokoh Pendidikan Vokasi dan Literasi Publik

Polres Lhokseumawe Terima Penghargaan dari JMSI, Apresiasi atas Dedikasi dan Pelayanan kepada Masyarakat

12 Okt 2026 - 21:10 WIB

Polres Lhokseumawe Terima Penghargaan dari JMSI, Apresiasi atas Dedikasi dan Pelayanan kepada Masyarakat

Diduga Tak Transparan, Pengelolaan Dana CSR PT PLN Tahun 2025 Diminta Ditelusuri

11 Okt 2026 - 10:38 WIB

Diduga Tak Transparan, Pengelolaan Dana CSR PT PLN Tahun 2025 Diminta Ditelusuri

Hujan Deras Picu Genangan di Gampong Selebu Aceh Tamiang, Ketinggian Air Capai Betis Orang Dewasa

11 Okt 2026 - 09:23 WIB

Hujan Deras Picu Genangan di Gampong Selebu Aceh Tamiang, Ketinggian Air Capai Betis Orang Dewasa

Rumah Bantuan Diduga Mangkrak Sejak 2025, Ke Mana Ujung Program Pemerintah Aceh?

9 Okt 2026 - 18:01 WIB

Rumah Bantuan Diduga Mangkrak Sejak 2025, Ke Mana Ujung Program Pemerintah Aceh?
Trending di Aceh