Menu

Mode Gelap
Siswa Aceh Tengah Masih Dihantui Longsor, Dua Sekolah Direlokasi Pascabencana DLH Tinjau SPPG Mesjid Punteut, Temukan IPAL Belum Berfungsi Optimal Abu Doto Pergi, Jejak Perdamaian yang Ia Tinggalkan Tetap Hidup di Aceh Kejagung Ungkap Dugaan Mark Up Motor Listrik MBG, Harga Dinaikkan hingga Rp47 Juta per Unit Oknum Pendeta Ditahan Polres Taput Diduga Pelaku Pedofilia Restrukturisasi Pengurus PWI Batu Bara, Perkuat Fondasi Organisasi untuk Tingkatkan Kualitas Pers

Aceh

Akan Pecat PNS dan Kepala Desa Terlibat Penyalahgunaan Narkoba, Ini Kata Bupati Aceh Tenggara

badge-check


					Akan Pecat PNS dan Kepala Desa Terlibat Penyalahgunaan Narkoba, Ini Kata Bupati Aceh Tenggara Perbesar

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.com – Bupati Aceh Tenggara memastikan akan memberikan rekomendasi pemecatan bagi pegawai negeri sipil (PNS) dan kepada desa yang terlibat langsung dalam penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Peredaran narkoba sudah sangat memprihatinkan di Kabupaten Aceh Tenggara saat ini. Para PNS dan kepala desa jangan sampai ikut terlibat.

Narkoba merupakan kejahatan luar biasa, target sasarannya tidak hanya kaum dewasa, anak-anak usia dini, pelajar dan remaja sangat rentan terhadap dampak peredaran narkoba.

Mereka merupakan generasi emas bangsa, karena itu, kita sebagai orang tua harus bisa membentenggi anak-anak kita agar terhindar dari iming-iming pengedar, mengingat Aceh Tenggara merupakan gerbang pintu masuk Aceh melalui Sumutra utara di lintas Tenggara.

Pernyataan keras itu diungkapkan Bupati Aceh Tenggara, Salim Fakhry di ruang kerjanya pada Rabu (16/04/2025).

“Saya akan memerintahkan kepada Sekda untuk memecat PNS dan bagi kepala desa juga yang terlibat penyalahgunaan dan peredaran narkoba akan saya pecat,” kata Salim Fakhry kepada harianpaparazzi.com.

Salim Fakhry mengaku, saat ini sangat perihatin dengan kondisi Aceh Tenggara, dimana Aceh Tenggara ini sudah darurat narkoba.

“Saya tegaskan perang terhadap narkoba jenis sabu dan sejenisnya,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara kata Salim Fakhry akan segera melakukan tes urine pada seluruh PNS, tenaga honorer serta pejabat pemerintahan dan kepala desa.

“Apabila terbukti langsung kita pecat tanpa memandang bulu siapa orangnya,” tegasnya.

Tak bisa dipungkiri, kebanyakan penghuni di Lembaga Pemasyarakatan (LP) kelas IIB Kutacane itu adalah warga Aceh Tenggara dengan kasus narkoba. Menurutnya ini tanggungjawab kita bersama untuk memerangi kejahatan penyalahgunaan narkoba.

“Orang tua memiliki peranan yang penting untuk membimbing, mengawasi anak-anaknya jangan sampai tersandung dengan barang terlarang tersebut,” imbuhnya.

“Kepada seluruh elemen, saya berharap agar dapat membantu dalam memerangi narkoba yang ada, karena tanpa ada dukungan dari pihak baik masyarakat, saya Salim Fakhry sebagai Bupati tak akan bisa untuk memberantasnya,” pungkasnya. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dukung Pelestarian Ekosistem, PHE NSO Tanam Ratusan Mangrove dan Tebar 700 Bibit Kepiting

18 Juni 2026 - 14:58 WIB

Siswa Aceh Tengah Masih Dihantui Longsor, Dua Sekolah Direlokasi Pascabencana

17 Juni 2026 - 14:43 WIB

DLH Tinjau SPPG Mesjid Punteut, Temukan IPAL Belum Berfungsi Optimal

15 Juni 2026 - 19:20 WIB

Kepala Desa Suka Damai Bantah Pernah Ancam dan Warga dan Tebang Tanaman

15 Juni 2026 - 19:14 WIB

Satgas PPA Kecam Dugaan Penganiayaan Konsumen oleh Oknum Kolektor FIF di Aceh Utara

14 Juni 2026 - 18:14 WIB

Trending di Aceh