Menu

Mode Gelap
Aparat Gagalkan Pengiriman 2 Kg Sabu, Tersangka Disergap di Tol RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah Sumatera, Aceh Tengah hingga Medan Terdampak Jangan Panik! Harga BBM Pertamina April 2026 Tetap, Ini Rincian Tarif di Sejumlah Daerah

Aceh

Wagub Aceh Tanggapi Demo Nakes RSUDZA: Tuntutan dan Jeritan Nakes Diproses Sesuai Regulasi

badge-check


					Wagub Aceh Tanggapi Demo Nakes RSUDZA: Tuntutan dan Jeritan Nakes Diproses Sesuai Regulasi Perbesar

Banda Aceh, Harianpaparazzi.com – Ratusan tenaga kesehatan (nakes) dari RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) melakukan aksi unjuk rasa di lobi utama Kantor Gubernur Aceh, Jumat (18/7/2025), menuntut pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dan jasa medis atau remunerasi yang hingga kini belum mereka terima.

Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, S.E., turun langsung menemui massa aksi bersama jajaran pejabat terkait, termasuk Direktur RSUDZA, Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Biro Pembangunan, serta perwakilan Bappeda Aceh.

Dalam dialog terbuka itu, Fadhlullah menjelaskan bahwa Pemerintah Aceh tidak tinggal diam terhadap keluhan nakes. Namun, ia menyebut adanya kendala regulasi yang menghambat proses pencairan dana tersebut.

“Dananya sudah standby, yang menjadi masalah adalah regulasi atau aturan. Aturan ini sudah keluar sejak lama, bahkan sebelum kami menjabat. Dalam aturan itu, harus memilih salah satu di antara keduanya, yaitu antara TPP atau remunerasi,” ujarnya.

Meski demikian, Wagub menegaskan komitmen Pemerintah Aceh untuk tetap memperjuangkan hak para tenaga kesehatan, selama prosesnya sesuai prosedur dan ketentuan hukum.

“Kami sepakat dengan Bapak dan Ibu semua. Kami akan memberikan apa yang menjadi tuntutan Bapak dan Ibu hari ini, namun semuanya perlu prosedur. Akan kami usahakan semuanya berjalan secepat dan sebaik mungkin,” tambahnya.

Fadhlullah juga mengajak para nakes untuk tetap mengedepankan komunikasi yang konstruktif, seraya mengingatkan pentingnya peran mereka dalam menjaga pelayanan publik di sektor kesehatan.

Aksi unjuk rasa ini mencerminkan tekanan yang dialami para tenaga kesehatan akibat belum cairnya hak-hak mereka, di tengah tuntutan profesional yang tinggi. Pihak RSUDZA hingga kini belum memberikan keterangan resmi terkait jumlah pasti dana yang belum disalurkan, maupun tenggat waktu realisasi tuntutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menguak Huntara Mangkrak di Lhok Puuk: Upah Tukang Tertahan, Korban Banjir Terkatung

20 April 2026 - 20:10 WIB

Kejari Aceh Timur Dalami Dugaan Pengalihan Lahan dan Tidak Setor PAD oleh KSO PT Wajar Corpora

17 April 2026 - 21:20 WIB

Kapolda Aceh Terima Audiensi Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh

17 April 2026 - 15:12 WIB

Pembukaan Lahan Sawit Masif Picu Banjir, Petani Menjerit Menanggung Kerugian

16 April 2026 - 17:08 WIB

Janji Bantuan Mengalir, Petani Menjerit Gagal Tanam di Aceh Utara

16 April 2026 - 15:18 WIB

Trending di Aceh