Menu

Mode Gelap
Menunggu Bantuan di Tengah Lumpur, Jerit Pengungsi Baktiya di Tanggap Darurat Keempat Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen Menyingkap Akar Bencana: Banjir Bandang Aceh dan Dugaan Okupasi Hutan Ilegal Saat Jalan Terputus, Bantuan Tak Cukup Datang: Apa yang Harus Dilakukan untuk Bener Meriah, Takengon? Aceh Utara Dilanda Banjir Parah, Ayahwa Nilai Perhatian Pemerintah Pusat Belum Maksimal Komunikasi Pemkab Aceh Utara Tersumbat, Penanganan Banjir Dinilai Lambat!

Advertorial

IGD RSUCM Siaga 24 Jam Layani Kasus Gawat Darurat

badge-check


					IGD RSUCM Siaga 24 Jam Layani Kasus Gawat Darurat Perbesar

Aceh Utara, Harianpaparazzi.com – Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU Cut Meutia menjadi salah satu titik pelayanan yang paling vital dan sibuk setiap harinya.

IGD beroperasi selama 24 jam penuh dan menangani beragam kasus, mulai dari kecelakaan lalu lintas, serangan jantung, stroke, hingga kasus medis kritis lainnya. Selasa (08/04/2025).

Direktur RSUCM, dr. Syarifah Rohaya, Sp.M, menjelaskan bahwa pihaknya selalu menyiagakan tim medis dan paramedis di IGD dengan rotasi yang terjadwal ketat.

“Kami tidak pernah lengah. IGD adalah jantung rumah sakit, dan kami memastikan tenaga kesehatan kami siaga penuh,” ungkapnya.

Fasilitas IGD saat ini dilengkapi dengan ruang triase, ruang observasi, ruang tindakan, serta alat penunjang medis seperti ventilator, defibrillator, dan alat monitor jantung.

Menurut dr. Syarifah, pasien yang datang akan diprioritaskan sesuai tingkat kegawatannya melalui sistem triase medis yang efisien.

RSUCM juga melakukan pelatihan kegawatdaruratan secara berkala bagi dokter dan perawat.

Mereka dibekali dengan keterampilan penanganan trauma, resusitasi jantung-paru, hingga protokol bencana massal.

“Kami ingin setiap nyawa yang datang punya peluang diselamatkan secepat mungkin,” ujarnya.

Sebagai rumah sakit rujukan regional, IGD RSUCM juga menjalin koordinasi erat dengan rumah sakit lain serta fasilitas Puskesmas di kabupaten.

Sistem rujukan ini memudahkan penanganan kasus berjenjang dan mempercepat intervensi awal pada pasien kritis. (advertorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

RSU Cut Meutia Terapkan MTBS untuk Balita Sakit Secara Komprehensif

26 Juni 2025 - 14:07 WIB

RSU Cut Meutia Gencarkan Edukasi Pasien di Ruang Tunggu

18 Juni 2025 - 14:04 WIB

Cathlab RSUCM Beri Harapan Baru untuk Pasien Jantung

10 Juni 2025 - 14:03 WIB

Radiologi RSUCM Gunakan Teknologi Digital untuk Diagnostik Presisi

2 Juni 2025 - 14:01 WIB

Fisioterapi RSUCM Bantu Pulihkan Pasien Stroke dan Cedera

28 Mei 2025 - 13:58 WIB

Trending di Advertorial