Menu

Mode Gelap
Aparat Gagalkan Pengiriman 2 Kg Sabu, Tersangka Disergap di Tol RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah Sumatera, Aceh Tengah hingga Medan Terdampak Jangan Panik! Harga BBM Pertamina April 2026 Tetap, Ini Rincian Tarif di Sejumlah Daerah

Aceh

Stok dan Harga Daging di Lhokseumawe dan Aceh Utara Dipastikan Aman Menjelang Meugang

badge-check


					Stok dan Harga Daging di Lhokseumawe dan Aceh Utara Dipastikan Aman Menjelang Meugang Perbesar

Lhokseumawe, Harianpaparazzi – Ketersediaan stok daging sapi dan kerbau untuk tradisi meugang menyambut bulan suci Ramadan 1446 H/2025 M dipastikan aman. Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Aceh Utara mencatat jumlah hewan ternak siap sembelih mencapai 6.121 ekor. Pemerintah daerah pun turun langsung ke pasar-pasar guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan daging bagi masyarakat, Selasa (25/2/2025).

Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, yang akrab disapa Ayah Wa, menegaskan bahwa pihaknya melakukan inspeksi mendadak untuk menghindari spekulasi harga yang bisa membebani masyarakat. “Kami ingin memastikan masyarakat tetap bisa menjalankan tradisi meugang tanpa terbebani lonjakan harga,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Aceh Utara, Dr. A. Murtala, menyebutkan bahwa harga kebutuhan pokok, termasuk daging sapi, masih relatif stabil. “Harga daging sapi berada pada kisaran Rp150 per kilogram. Bahan pokok lainnya juga masih tersedia di pasaran dengan harga yang cukup terkendali,” katanya.

Selain memastikan kelancaran meugang, berbagai kegiatan sosial juga dilakukan, termasuk gotong royong massal di sejumlah daerah. Di Aceh Utara, ASN, Forkopimda, dan tokoh masyarakat terlibat dalam pembersihan masjid, salah satunya Masjid Raya Panton Labu. “Bersihnya masjid akan meningkatkan kenyamanan jamaah dalam beribadah di bulan suci,” tambah Murtala.

Di Kota Lhokseumawe, Forkopimda setempat juga turun ke Pasar Inpres untuk memantau harga dan ketersediaan pangan. Pemerintah Kota Lhokseumawe pun menggelar pasar murah serta memonitor pelaksanaan Gelar Pangan Murah (GPM) di Desa Hagu Selatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pangan Provinsi dan Bulog Cabang Lhokseumawe. Kepala Bulog Lhokseumawe, Muhammad Iqbal, memastikan stok beras aman menjelang Ramadan dan Idulfitri.

Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Aceh Utara, Lilis Indriyansah, menjamin stok ternak cukup untuk 27 kecamatan. Ia juga memastikan bahwa hewan yang akan disembelih telah melalui pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi guna mencegah wabah penyakit PMK. “Petugas kami telah bekerja sama dengan Puskewan dalam memastikan kesehatan hewan ternak sebelum dipotong,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa pengawasan akan terus dilakukan, mulai dari proses penyembelihan hingga penjualan di pasar tradisional dan lapak pedagang. “Ada retribusi pemeriksaan kesehatan hewan sebesar Rp27 ribu per ekor untuk meugang,” tambahnya.

Untuk harga daging meugang tahun ini, pemerintah menetapkan kisaran Rp160 ribu hingga Rp180 ribu per kilogram. Berdasarkan data Tim Pengawasan Pengendalian Inflasi Daerah (PPID) Kabupaten Aceh Utara, harga 33 jenis bahan pokok juga relatif stabil. Kenaikan ringan hanya terjadi pada beberapa komoditas, seperti daging ayam yang naik dari Rp25 ribu menjadi Rp28 ribu per kilogram, bawang merah dari Rp30 ribu menjadi Rp32 ribu per kilogram, serta cabai merah keriting dari Rp38 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram.

Pantauan (GPM) Di Kota Lhokseumawe, harga sembako juga relatif stabil. Kenaikan hanya terjadi pada cabai merah, dari Rp40 ribu menjadi Rp44 ribu per kilogram, daging ayam dari Rp31 ribu menjadi Rp34 ribu per kilogram, serta bawang merah yang naik Rp2 ribu hingga Rp4 ribu per kilogram. Adapun harga beras medium tercatat Rp186 ribu per sak (15 kg), sementara beras premium berkisar antara Rp205 ribu hingga Rp215 ribu per sak (15 kg), tergantung merek.

Dengan berbagai langkah pengawasan yang dilakukan pemerintah daerah, masyarakat diharapkan dapat menjalani tradisi meugang dengan tenang tanpa khawatir terhadap ketersediaan daging dan harga yang melonjak. (Ramadhan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bisnis Walet Ilegal di Jantung Kota Lhokseumawe bertahun-Tahun Tanpa PAD, Kini Disasar Pemko

22 April 2026 - 20:48 WIB

247 Jemaah Haji Aceh Timur Siap Berangkat, di tengah pasca Banjir dan Situasi Global

22 April 2026 - 17:54 WIB

PENGHARGAAN & APRESIASI, Polda Aceh Lepas Purna Bakti Kasie Humas Polres Lhokseumawe, Salman Alfarasi, SH, MM

21 April 2026 - 22:41 WIB

Wakil Bupati Lepas 513 Jemaah Haji, Titip Doa untuk Aceh Utara

21 April 2026 - 19:24 WIB

Sidang Sengketa Pemberhentian Direksi PEMA, Penggugat Soroti Tidak Diserahkannya SK

21 April 2026 - 19:16 WIB

Trending di Aceh