Menu

Mode Gelap
Akhmad Munir Terpilih Jadi Ketum PWI Pusat 2025-2030, Akhiri Dualisme Organisasi Kasus Anak Diduga Dianiaya Satpam PT PN, Laporan Resmi Masuk Polres Aceh Utara PTPL Siap Jadi Pemain Rantai Pasok Lokal dalam Pengembangan Blok Andaman Kasus Anak Diduga Dianiaya Satpam di Cot Girek, Korban Belum Buat Laporan Polisi Diduga “Rampok Tanah” di Lhokseumawe: UIN Arasy dan BPN Kota Jadi Sorotan Masjid Punteut Kalahkan Seneubok 2–0 di Turnamen Bola Kaki HUT RI ke-80 Forkopimcam Blang Mangat Cup 2025

News

Rektor UMB Ajak Mahasiswa Baru Jadi Pejuang Sarjana, dengan Kekuatan Kolaborasi dan Komitmen Akademis

badge-check


					Rektor UMB Ajak Mahasiswa Baru Jadi Pejuang Sarjana, dengan Kekuatan Kolaborasi dan Komitmen Akademis Perbesar

Jakarta, harianpaparazzi.com — Di era digital yang semakin terintegrasi, kolaborasi bukan hanya kunci untuk kesuksesan di dunia profesional, tetapi juga merupakan aspek penting dalam menempuh studi di perguruan tinggi.

Dalam perjalanan akademis, kemampuan untuk bekerja sama, berbagi pengetahuan, dan membangun kekuatan kolektif memperkuat karakter individu dan mendukung perjuangan serta komitmen untuk meraih gelar sarjana dan kesuksesan masa depan.

Pesan tersebut disampaikan Prof. Dr. Andi Adriansyah, M.Eng., Rektor Universitas Mercu Buana (UMB) dalam acara Pembukaan Perkuliahan Mahasiswa Baru Universitas Mercu Buana Tahun Ajaran 2024 – 2025 di Kampus Meruya, Jakarta Barat, pada Sabtu (07/09).

“Perjalanan akademis ini mungkin tidak mudah, tetapi dengan tekad kuat, kalian akan mencapai kesuksesan. Setiap langkah yang kalian ambil mendekatkan kalian pada gelar sarjana dan impian besar yang kalian kejar,” ujar Rektor di hadapan ribuan mahasiswa baru UMB.

Menempuh pendidikan tinggi di sebuah universitas seperti Universitas Mercu Buana memerlukan sebuah komitmen yang serius. Komitmen ini melibatkan tidak hanya kehadiran dalam kelas dan pencapaian akademis, tetapi juga keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan, pengembangan keterampilan, dan kemampuan berkolaborasi dengan sesama mahasiswa.

“Tekad kuat dan semangat pantang menyerah adalah kunci keberhasilan dalam setiap perjalanan meraih cita-cita besar.  Kami yakin kalian mampu mengatasi berbagai rintangan dalam perjalanan menuju kelulusan, karena kalian adalah Pejuang Sarjana,” tegas Andi.

Lebih lanjut Profesor Peneliti Robot Humanoid ini mengatakan Pejuang Sarjana merupakan simbol bagi mahasiswa yang menunjukkan tekad, semangat, dan komitmen tinggi dalam menempuh pendidikan tinggi.

Mereka adalah individu yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademis, tetapi juga aktif dalam menghadapi berbagai tantangan dan rintangan selama perjalanan studi mereka.

“Sebagai Pejuang Sarjana, kalian harus berusaha untuk mengembangkan keterampilan, membangun karakter unggul, dan siap berkontribusi pada masyarakat, mempersiapkan diri untuk masa depan yang lebih baik,” terang Andi.

Dalam kesempatan itu UMB mengumumkan bahwa mereka memiliki sejumlah mahasiswa asing dari berbagai negara antara lain; Somalia, Fillipina, Timor Leste, Aljazair, Siria dan Pakistan yang tergabung dalam kelas internasional. Selain itu UMB juga menerima pertukaran mahasiswa (students exchange) dari Rusia, Turki dan Madagaskar.

Upacara pembukaan awal perkuliahan ini juga diisi pidato Kepala LLDIKTI III, Prof. Dr. Toni Toharudin, S.Si., M.Sc., yang disampaikan dalam bentuk video. Hadir juga dalam acara ini perwakilan Yayasan Menara Bhakti dan pejabat structural UMB lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lanud Husein Sastranegara Panen Raya Sayuran, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

31 Agustus 2025 - 09:21 WIB

Kapolri dan Panglima TNI Siapkan Langkah Tegas Atasi Aksi Anarkis, Pastikan Pemulihan Keamanan Nasional

30 Agustus 2025 - 20:52 WIB

Akhmad Munir Terpilih Jadi Ketum PWI Pusat 2025-2030, Akhiri Dualisme Organisasi

30 Agustus 2025 - 20:12 WIB

Kemendagri: Penanggulangan Bencana Harus Jadi Bagian dari Strategi Pembangunan

30 Agustus 2025 - 18:15 WIB

Asosiasi Nazhir Indonesia: Wakaf Bukan Sekadar Donasi, Tapi Solusi Masalah Sosial

30 Agustus 2025 - 12:39 WIB

Trending di News