Menu

Mode Gelap
Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta Begini Cara Warga Aceh Timur Akhirnya Mendapat Air Minum Layak Pascabanjir Menguak Keadaan di Kuala Simpang: Dua Bulan Pascabanjir, Lumpur dan Sampah Masih Mengurung Permukiman Warga Menunggu Bantuan di Tengah Lumpur, Jerit Pengungsi Baktiya di Tanggap Darurat Keempat Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen

Aceh

Direktur Politeknik Negeri Lhokseumawe Buka PKKMB 2024

badge-check


					Direktur Politeknik Negeri Lhokseumawe Buka PKKMB 2024 Perbesar

Lhokseumawe, harianpaparazzi.comPoliteknik Negeri Lhokseumawe (PNL) resmi menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2024. Acara ini berlangsung di auditorium kampus dan dibuka langsung oleh Direktur PNL, Ir. Rizal Syahyadi, ST. M.Eng.Sc. IPM. ASEAN.Eng. APEC.Eng., yang dengan penuh semangat menyambut 1.537 mahasiswa baru yang akan memulai perjalanan akademik mereka di Kampus Vokasi kebanggaan masyarakat Aceh.

Mengusung tema “Menuju Generasi Emas yang Beretika, Inovatif, dan Kreatif melalui Peradaban Kampus yang Berdaya Saing Global,” PKKMB 2024 dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa baru menghadapi tantangan dunia modern. Bukan hanya dengan kecakapan teknis, tetapi juga dengan menanamkan nilai-nilai etika, inovasi, dan kreativitas yang kuat.

Di awal sambutannya, Direktur PNL menyampaikan selamat datang dan selamat bergabung kepada seluruh mahasiswa baru di Kampus Manunggal (Mandiri, Unggul, dan Global). Ia menekankan bahwa pendidikan vokasi di bawah naungan Kemendikbud Ristek ini menekankan pada praktek sebesar 70 persen dan teori 30 persen, berbeda dengan pendidikan akademik. Setiap lokal di PNL dibatasi dengan jumlah maksimal 30 mahasiswa, dan proses pembelajaran dimulai sejak pukul 07.30. Aturan dan SOP di laboratorium serta workshop dijalankan dengan ketat, karena penerapan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) menjadi prioritas utama.

Dalam arahannya, Direktur PNL menegaskan pentingnya kampus sebagai pusat peradaban yang membentuk karakter dan kompetensi generasi masa depan. “Di era globalisasi yang penuh perubahan cepat, PNL tidak hanya membutuhkan generasi yang kompeten dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga yang menjunjung tinggi etika, mampu berinovasi, dan memiliki kreativitas tanpa batas,” tegasnya.

Pria yang biasa Didi ini juga menekankan komitmen PNL untuk mencetak generasi emas yang mandiri, unggul, inovatif, profesional dan siap bersaing, sembari tetap berakar kuat pada nilai-nilai luhur bangsa.

Acara pembukaan ini ditandai dengan pemakaian jas almamater secara simbolis kepada dua perwakilan mahasiswa baru, menandai resmi bergabungnya para mahasiswa baru dalam komunitas akademik PNL. Pemakaian jas almamater ini tidak sekadar simbol, tetapi juga pengingat akan tanggung jawab besar yang diemban sebagai bagian dari kampus yang terus bergerak maju menuju kemandirian, keunggulan, dan pencapaian global.

Dengan 6 jurusan dan 27 program studi (Prodi) yang ada, PNL berkomitmen untuk terus mengembangkan peradaban kampus yang menjadi arena pembentukan karakter unggul. 

Di akhir sambutannya, ia mengajak para mahasiswa baru untuk memanfaatkan setiap momen PKKMB dengan sebaik-baiknya. “Jadilah agen perubahan yang beretika, inovatif, dan kreatif. Kampus ini adalah tempat di mana ide-ide besar lahir, tempat kalian ditempa menjadi pribadi yang siap bersaing di kancah global, serta tempat di mana nilai-nilai luhur dipertahankan dan dilestarikan,” tutupnya dengan penuh harapan.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana PKKMB PNL 2024 mengatakan, kegiatan PKKMB 2024 berlangsung selama empat hari, dari 26 hingga 29 Agustus 2024, dengan berbagai agenda yang meliputi pengenalan jurusan dan program studi, sesi motivasi, pengenalan sistem pendidikan tinggi, pengembangan soft skills dan karakter, wawasan kebangsaan dan bela negara, pengenalan organisasi kampus, bahaya narkoba, serta materi kesehatan dan keselamatan kerja.

“Agenda ini dirancang untuk mengasah kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan kolaborasi. Ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan masa depan”, terangnya. (Ody)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi

20 Januari 2026 - 16:40 WIB

Bupati Salim Fakhry Peusijuek, Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah

20 Januari 2026 - 11:09 WIB

Sekian Lama Terlantar Pasca Banjir, Brimob Aceh Turun Tangan Bersihkan Sekolah Para Penghuni Surga

19 Januari 2026 - 16:53 WIB

Bupati Aceh Tenggara Serahkan Bantuan Masa Panik Korban Kebakaran

18 Januari 2026 - 12:33 WIB

Anggota DPR RI T.A. Khalid Bantah Jual Tanah Negara

17 Januari 2026 - 17:47 WIB

Trending di Aceh