Tarutung, harianpaparazzi.com – Setelah 4 tahun rusak akibat luapan sungai Aek Haidupan Siualuompu mengakibatkan akses jalan putus total tak dapat digunakan . Oleh pihak Pemprov dan Pemkab Taput melakukan perbaikan secara bertahap.
Pembuatan Bronjong dan Rehabilitasi jalan yang ini ditangani Pemkab Tapanuli Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum,Tata Ruang dan Perhubungan (PUTRHub)
Pembangunan bronjong dan rehabilitasi jalan Siualuompu dengan sumber dana APBD Taput Tahun Anggaran 2026, seperti terpampang dalam papan informasi dikerjakan CV Mei.
Nama proyek rehabilitasi jalan Siualuompu Tarutung (Tambahan TKD), volume pekerjaan Bronjong 111 M2 dengan dana Rp.389.065.000..- tujuan proyek memperlancar sarana perhubungan.
Dari pantauan media ini Rabu(30/9/2026), pembangunan fisik hampir rampung tinggal penggilasan onderlag. Sementara fisik Bronjong telah rampung dikerjakan.
Pihak rekanan yang dihubungi media ini membenarkan pembangunan fisik secara keseluruhan hampir rampung tinggal melakukan penggilasan onderlag dibadan jalan.
Seperti diketahui, hujan deras melanda bumi Tarutung tiga tahun lalu memporak porandakan tebing sungai bahkan sebuah jembatan rubuh termasuk pipa induk Air bersih yang melintang di sisi jembatan putus total.
Masa kepemimpinan Pejabat Bupati Taput Dimposma Sihombing pipa air bersih diperbaiki oleh pihak BBWS II Medan termasuk pembuatan sebagian Bronjong, kemudian pihak Pemprovsu juga membangun Bronjong.
Oleh pihak TNI berkolaborasi dengan Pemkab Taput membangun sebuah jembatan Belly pengganti jembatan rusak yang peresmiannya dilakukan Pangdam I/Bukit Barisan.
Untuk menuntaskan pembuatan Bronjong dan Rehabilitasi jalan di sekitar area jembatan dilakukan Pemkab Taput ,seperti terlihat dalam gambar.
Selain itu, kerusakan tebing sungai serta amblasnya badan jalan Siualuompu akibat bencana alam dan banjir tahun lalu kini dalam proses pembangunan melalui anggaran Pemprovsu.
Masyarakat sekitar berharap kualitas jalan onderlagh boleh secepatnya ditingkatkan pengaspalan tentu setelah penggilasan dilakukan pihak rekanan.
Pembangunan bronjong dan onderlagh jalan dengan sumber dana APBD Taput kelak boleh bertahan lama penggunaannya sehingga warga yang memanfaatkan jalan dan jembatan boleh beraktivitas seperti sedia kala. (Udut)





