Menu

Otomatis
Breaking News

Aceh

Aceh Tengah Masuki Masa Transisi Pemulihan, Kerugian Pascabencana Tembus Rp6,9 Triliun

badge-check

Aceh Tengah Masuki Masa Transisi Pemulihan, Kerugian Pascabencana Tembus Rp6,9 Triliun Perbesar

TAKENGON, Harianpaparazzi.com – Kabupaten Aceh Tengah kini memasuki masa transisi pemulihan pascabencana setelah banjir dan longsor yang melanda 14 kecamatan menimbulkan kerugian ditaksir lebih dari Rp6,9 triliun. Meski sebagian besar bantuan darurat telah disalurkan, masyarakat masih menunggu kepastian pembangunan hunian tetap (huntap) serta percepatan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana.
Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, Rahmat Purna S.STP,MSI, mengatakan penanganan korban bencana selama masa tanggap darurat dilakukan langsung oleh satuan tugas yang dibentuk pemerintah. Tercatat sebanyak 3.213 kepala keluarga sempat mengungsi akibat bencana tersebut.

“Untuk bantuan, baik jadup maupun Dana Tunggu Hunian (DTH), sebagian besar sudah disalurkan. Data BNPB menunjukkan realisasinya telah mencapai 100 persen sesuai data yang telah diverifikasi,” kata Rahmat.

Selain menimbulkan korban jiwa sebanyak 24 orang dan tiga warga yang masih dinyatakan hilang, bencana tersebut juga menyebabkan kerusakan besar pada sektor permukiman. Pemerintah mencatat sedikitnya 1.890 unit rumah mengalami kerusakan, terdiri dari 616 unit rusak berat dan sisanya rusak sedang serta ringan. Namun angka tersebut masih berpotensi bertambah seiring proses pendataan dan perbaikan data korban yang masih berlangsung.

Menurut Rahmat, pemerintah daerah telah mengusulkan pembangunan sebanyak 1.833 unit hunian tetap untuk korban terdampak. Masyarakat yang kehilangan tempat tinggal saat ini diberikan pilihan menempati hunian sementara maupun menyewa rumah sambil menunggu pembangunan huntap direalisasikan.

Bencana yang melanda wilayah dataran tinggi Gayo itu juga berdampak terhadap infrastruktur transportasi. Sejumlah ruas jalan dan jembatan mengalami kerusakan akibat longsor dan banjir. Meski seluruh daerah yang sebelumnya terisolasi kini telah terbuka, beberapa titik masih dalam tahap penanganan darurat.

“Saat ini tidak ada lagi daerah yang terisolasi. Namun masih terdapat beberapa ruas jalan dan jembatan yang diperbaiki secara bertahap. Sebagian jalur masih menggunakan jembatan Bailey dan sistem buka tutup karena proses perbaikan belum selesai,” ujarnya.

Untuk akses menuju Takengon, masyarakat masih harus menggunakan sejumlah jalur alternatif akibat adanya jalan amblas dan longsor. Sementara jalur Aceh Tengah menuju Bener Meriah juga mengalami pengalihan arus di beberapa titik yang masih dalam tahap rehabilitasi oleh pemerintah pusat.

Rahmat menambahkan, fokus pemerintah saat ini memasuki fase transisi pemulihan, yaitu mempercepat perbaikan infrastruktur, membuka akses transportasi secara normal, serta memulihkan aktivitas ekonomi masyarakat. Sektor perkebunan kopi, pertanian, dan pariwisata menjadi prioritas karena menjadi sumber penghidupan utama warga yang terdampak bencana.

Meski demikian, masyarakat masih berharap pemerintah pusat dapat mempercepat pembangunan hunian tetap dan penanganan infrastruktur permanen agar proses pemulihan berjalan lebih cepat, terutama di lima kecamatan yang mengalami dampak paling parah yakni Linge, Bintang, Rusip Antara, Ketol, dan Laut Tawar.

Hingga kini, pemerintah daerah bersama BNPB masih terus melakukan pembaruan data korban dan kerusakan sebagai dasar penyaluran bantuan lanjutan serta program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. (daus leo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Rebutan Lahan Parkir Warnai Persiapan Milad ke-800 Aceh Utara, Dua Kecamatan Akhirnya Sepakat Berbagi

4 Sep 2026 - 17:12 WIB

Rebutan Lahan Parkir Warnai Persiapan Milad ke-800 Aceh Utara, Dua Kecamatan Akhirnya Sepakat Berbagi

AKP Dr. Boestani Serahkan Buku ke-21 kepada Manajemen PNL di Tengah Sosialisasi PPKPT

3 Sep 2026 - 11:36 WIB

AKP Dr. Boestani Serahkan Buku ke-21 kepada Manajemen PNL di Tengah Sosialisasi PPKPT

Merawat Nurani Penegak Hukum: Kejari Aceh Utara Padukan Harlah ke-81 dengan Maulid Nabi

2 Sep 2026 - 18:26 WIB

Merawat Nurani Penegak Hukum: Kejari Aceh Utara Padukan Harlah ke-81 dengan Maulid Nabi

Tahun Kedua Dipercaya BPDP, PNL Terima 120 Mahasiswa Program Beasiswa SDM Perkebunan 2026

2 Sep 2026 - 15:48 WIB

Tahun Kedua Dipercaya BPDP, PNL Terima 120 Mahasiswa Program Beasiswa SDM Perkebunan 2026

Sesalkan Dugaan Penganiayaan Wartawan, Nasir Djamil Minta Pelaku Diamankan Terlebih Dahulu

2 Sep 2026 - 11:04 WIB

Sesalkan Dugaan Penganiayaan Wartawan, Nasir Djamil Minta Pelaku Diamankan Terlebih Dahulu
Trending di Aceh