Menu

Otomatis
Breaking News

Aceh

Lhoksukon Kembali Dihantam Banjir, Warga Sorot Tanggul Tambal Sulam dan Lemahnya Penanganan

badge-check

Lhoksukon Kembali Dihantam Banjir, Warga Sorot Tanggul Tambal Sulam dan Lemahnya Penanganan Perbesar

Lhoksukon, Harianpaparazzi.com — Banjir kembali merendam sejumlah desa di Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (24/05), memicu keluhan keras warga terhadap penanganan tanggul sungai yang dinilai tak pernah tuntas sejak banjir bandang 2025 lalu.

Luapan Sungai Krueng Peuto merendam sedikitnya tiga desa yakni Dayah LT, Krueng LT, dan Kumbang LT dengan ketinggian air berkisar selutut hingga mencapai 1 meter lebih di sejumlah titik.

Warga menilai banjir yang kembali berulang itu dipicu tanggul jebol yang selama ini hanya diperbaiki secara darurat menggunakan tumpukan tanah dalam karung goni.

“Kami rakyat kecil selalu jadi korban. Tanggul hanya ditambal sulam, tidak pernah benar-benar diperbaiki,” kata Geuchik Meunasah Kumbang, Zulkhairi.

Menurutnya, masyarakat baru saja bangkit dari musibah banjir bandang November 2025. Namun selang beberapa bulan kemudian, banjir kembali merendam permukiman warga.

Akibat banjir tersebut, aktivitas ekonomi masyarakat sempat lumpuh. Pedagang sembako, bengkel hingga warung kopi terpaksa menutup usaha mereka.

“Masyarakat sudah jenuh dengan kondisi seperti ini,” ujarnya.

Pantauan di lapangan, banjir juga dipicu pendangkalan sungai serta bobolnya tanggul di sejumlah titik sepanjang aliran Krueng Peuto.

Warga menilai kerusakan tanggul yang tidak kunjung ditangani secara permanen membuat banjir terus berulang setiap curah hujan tinggi mengguyur kawasan hulu.

Menanggapi kondisi itu, warga Lhoksukon, Saiful, meminta Bupati Aceh Utara mencopot pejabat yang dianggap tidak mampu menangani persoalan banjir.
“Kalau memang tidak mampu bekerja, lebih baik dicopot saja,” katanya.

Sementara itu, sebelumnya Kepala Dinas PUPR Aceh Utara, Ir. Jaffar, ST., MT mengakui pascabanjir sebelumnya BNPB telah menyediakan sekitar 16 unit alat berat untuk memperbaiki tanggul yang rusak.

Namun menurutnya, pemerintah daerah saat itu tidak memiliki anggaran bahan bakar minyak (BBM) untuk mengoperasikan alat berat tersebut.

“Kami berharap BNPB juga bisa menanggung BBM. Karena saat itu lebih baik anggaran bantuan dialihkan untuk kebutuhan korban banjir,” ujarnya.

Hal senada juga diakui Kepala DPKAD Aceh Utara, Nazar. Dirinya menyebutkan bantuan sebesar 2 miliar rupiah telah masuk ke kas daerah.

Di sisi lain, Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Aceh Utara mengatakan hingga Minggu siang kondisi banjir di Kilometer 7 Lhoksukon masih terpantau aman dan warga belum mengungsi.

Menurutnya, banjir terjadi akibat jebolnya tanggul di Desa Dayah LT sehingga tingginya curah hujan membuat Sungai Krueng Peuto meluap ke permukiman penduduk.

Ia juga mengungkapkan BNPB sebenarnya telah melakukan survei penanganan tanggul tersebut sejak Februari 2023, namun hingga kini belum ada perbaikan permanen.

Sementara Camat Lhoksukon, Kamaruddin KS, S.STP., M.A.P mengatakan kondisi di tiga desa terdampak mulai terkendali dan masyarakat sudah kembali membersihkan rumah mereka masing-masing.

“Belum perlu dinyatakan masa panik,” katanya.

Data pemerintah kecamatan mencatat, di Desa Krueng LT sebanyak 93 kepala keluarga terdampak banjir. Di Desa Kumbang LT tercatat 210 kepala keluarga atau sekitar 785 jiwa terdampak, sedangkan di Desa Dayah LT sebanyak 97 kepala keluarga ikut terdampak.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan rumah berat, warga berharap pemerintah segera melakukan normalisasi sungai serta perbaikan tanggul permanen agar banjir tidak terus berulang setiap musim hujan. (firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Rebutan Lahan Parkir Warnai Persiapan Milad ke-800 Aceh Utara, Dua Kecamatan Akhirnya Sepakat Berbagi

4 Sep 2026 - 17:12 WIB

Rebutan Lahan Parkir Warnai Persiapan Milad ke-800 Aceh Utara, Dua Kecamatan Akhirnya Sepakat Berbagi

AKP Dr. Boestani Serahkan Buku ke-21 kepada Manajemen PNL di Tengah Sosialisasi PPKPT

3 Sep 2026 - 11:36 WIB

AKP Dr. Boestani Serahkan Buku ke-21 kepada Manajemen PNL di Tengah Sosialisasi PPKPT

Merawat Nurani Penegak Hukum: Kejari Aceh Utara Padukan Harlah ke-81 dengan Maulid Nabi

2 Sep 2026 - 18:26 WIB

Merawat Nurani Penegak Hukum: Kejari Aceh Utara Padukan Harlah ke-81 dengan Maulid Nabi

Tahun Kedua Dipercaya BPDP, PNL Terima 120 Mahasiswa Program Beasiswa SDM Perkebunan 2026

2 Sep 2026 - 15:48 WIB

Tahun Kedua Dipercaya BPDP, PNL Terima 120 Mahasiswa Program Beasiswa SDM Perkebunan 2026

Sesalkan Dugaan Penganiayaan Wartawan, Nasir Djamil Minta Pelaku Diamankan Terlebih Dahulu

2 Sep 2026 - 11:04 WIB

Sesalkan Dugaan Penganiayaan Wartawan, Nasir Djamil Minta Pelaku Diamankan Terlebih Dahulu
Trending di Aceh