Menu

Otomatis
Breaking News

Aceh

Preservasi Jalan Penghubung Antar Desa di Karang Baru Mulai Dihotmix

badge-check

Preservasi Jalan Penghubung Antar Desa di Karang Baru Mulai Dihotmix Perbesar

Aceh Tamiang, Harianpaparazzi.com — Pekerjaan preservasi jalan provinsi yang menghubungkan Desa Bundar, Alur Sali, Simpang IV hingga Alur Selso I, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, mulai memasuki tahap pengaspalan atau hotmix.

Dari pantauan di lapangan, Selasa malam (19/05), proses pengaspalan dilakukan menggunakan alat pemadat (roller) di sejumlah titik badan jalan. Pekerjaan dilakukan pada malam hari dengan penerangan lapangan yang disiapkan pihak pelaksana.

Sejumlah bagian jalan terlihat masih dalam tahap pengerjaan, termasuk sambungan aspal dan sisi bahu jalan yang belum sepenuhnya dirapikan. Pada beberapa titik, permukaan jalan juga tampak lembab akibat penggunaan Tack Coat atau lapisan perekat aspal sebelum penghamparan hotmix dilakukan.

Kepala Pelaksana proyek, Isan Jakwan, mengatakan pekerjaan malam hari tidak melanggar aturan selama didukung pencahayaan yang mencukupi.

“Pekerjaan malam hari sama sekali tidak melanggar aturan, yang penting penerangannya mencukupi,” kata Isan saat diwawancarai Selasa (19/05).

Menurutnya, proyek preservasi tersebut baru memasuki hari pertama tahap pengaspalan dengan panjang penanganan sekitar 2,2 kilometer.

Ia membantah kondisi jalan basah disebabkan hujan. Menurutnya, permukaan lembab berasal dari penggunaan Tack Coat dalam proses pekerjaan.

“Kondisi basah itu karena bahan Tack Coat. Hari ini sama sekali tidak ada hujan, begitu juga kemarin malam,” ujarnya.

Isan menjelaskan, pihak perusahaan sempat menghentikan sementara pekerjaan beberapa hari lalu akibat curah hujan tinggi. Namun pekerjaan kembali dilanjutkan setelah kondisi dinilai memungkinkan.

“Kalau hujan memang dihentikan. Tiga hari lalu kami sempat berhenti sementara karena faktor hujan,” katanya.

Terkait progres pekerjaan, pihak perusahaan belum dapat memastikan target penyelesaian proyek karena masih bergantung pada kondisi cuaca serta ketersediaan material dari pabrik.

“Belum bisa diprediksi kapan selesai karena tergantung cuaca dan penyediaan material,” ungkapnya.

Ia juga memastikan bagian sambungan jalan dan sisi bahu yang masih terlihat kasar akan dilanjutkan dalam tahap pekerjaan berikutnya, termasuk penguatan pada bagian pinggir jalan.

“Sambungan dan sisi yang masih kasar itu akan dilanjutkan hari ini, termasuk bahu jalan akan diperkuat,” ujarnya.

Menurut Isan, komposisi material yang digunakan dalam proyek tersebut telah melalui pengujian laboratorium Balai Jalan Provinsi Aceh.

Ia menambahkan, pihak perusahaan siap bertanggung jawab terhadap masa pemeliharaan jalan selama dua tahun.

“Kami bertanggung jawab pemeliharaan dua tahun,” katanya.

Diketahui, proyek preservasi jalan tersebut menelan anggaran sebesar Rp9.249.975.103 yang bersumber dari APBN dan dikerjakan oleh CV Alin Genk.

Preservasi jalan sendiri merupakan rangkaian kegiatan pemeliharaan infrastruktur jalan yang meliputi perawatan, rehabilitasi hingga peningkatan kualitas guna menjaga kondisi jalan tetap optimal dan memperpanjang usia layanan jalan (firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Diduga Satpam RSUD Cut Meutia Minta Rp300 Ribu untuk Pengurusan Kamar Pasien

24 Agu 2026 - 11:21 WIB

Diduga Satpam RSUD Cut Meutia Minta Rp300 Ribu untuk Pengurusan Kamar Pasien

PDAM Bangun Jaringan Baru, Warga Pesisir Seunuddon 25 Tahun Menunggu Air Bersih

20 Agu 2026 - 22:59 WIB

PDAM Bangun Jaringan Baru, Warga Pesisir Seunuddon 25 Tahun Menunggu Air Bersih

Kapolres Lhokseumawe dan Dandim 0103/Aceh Utara Bekali Mahasiswa Baru PNL Wawasan Kebangsaan

19 Agu 2026 - 19:32 WIB

Kapolres Lhokseumawe dan Dandim 0103/Aceh Utara Bekali Mahasiswa Baru PNL Wawasan Kebangsaan

Ketika Kadis Membuka Sendiri Kotak Pandora Anggaran: Seremoni 17 Agustus Bakesbangpol Rp850 Juta Lebih Jadi Sorotan

17 Agu 2026 - 17:35 WIB

Ketika Kadis Membuka Sendiri Kotak Pandora Anggaran: Seremoni 17 Agustus Bakesbangpol Rp850 Juta Lebih Jadi Sorotan

Menuai Kritik, Pejabat Aceh Utara Lebih Pilih Warung Kopi Ketimbang Upacara HUT RI

17 Agu 2026 - 11:15 WIB

Menuai Kritik, Pejabat Aceh Utara Lebih Pilih Warung Kopi Ketimbang Upacara HUT RI
Trending di Aceh