LHOKSUKON, Harianpaparazzi.com — Pemerintah Kabupaten Aceh Utara kembali menegaskan komitmennya terhadap perlindungan aparatur dan penguatan budaya kerja melalui Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Aceh Utara, Dr.(C) H. Jamaluddin, S.Sos., M.Pd, Senin pagi (2/2/2026).
Apel yang digelar di Lapangan Upacara Landeng, Lhoksukon, tersebut tidak hanya menjadi agenda rutin pemerintahan, tetapi juga dirangkai dengan penyerahan santunan jaminan kematian kepada ASN korban bencana banjir, serta pemberian piagam penghargaan kepada pelajar berprestasi di bidang konten digital.
Santunan jaminan kematian diserahkan kepada ahli waris ASN yang meninggal dunia akibat dampak banjir. Hal ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan sosial bagi aparatur yang telah mengabdikan diri kepada daerah.
Dalam amanatnya, Plt Sekda Aceh Utara menyampaikan bahwa perhatian terhadap ASN beserta keluarganya merupakan tanggung jawab pemerintah daerah, terutama ketika musibah melanda.
“ASN adalah bagian penting dari roda pemerintahan. Ketika musibah terjadi, pemerintah tidak boleh hanya hadir secara administratif, tetapi juga secara kemanusiaan,” ujar Jamaluddin.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara juga menyerahkan piagam penghargaan kepada para pemenang lomba konten digital jenjang SD dan SMP. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendorong transformasi pendidikan serta menumbuhkan kreativitas generasi muda di era digital.
Penyerahan piagam tersebut disambut antusias oleh para siswa dan guru. Mereka dinilai berhasil menghadirkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi yang positif dan edukatif.
Apel gabungan ini turut dihadiri para Asisten Setdakab, para kepala OPD, serta ratusan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan penuh khidmat.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara tidak hanya menegaskan disiplin dan soliditas ASN, tetapi juga menunjukkan keberpihakan pada nilai-nilai kemanusiaan serta komitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan publik.
(Tri Nugroho Panggabean)






