Menu

Mode Gelap
Aparat Gagalkan Pengiriman 2 Kg Sabu, Tersangka Disergap di Tol RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah Sumatera, Aceh Tengah hingga Medan Terdampak Jangan Panik! Harga BBM Pertamina April 2026 Tetap, Ini Rincian Tarif di Sejumlah Daerah

Aceh

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan BLT 2024, Laporan Warga Blang Majron Belum Naik Penyidikan

badge-check


					Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan BLT 2024, Laporan Warga Blang Majron Belum Naik Penyidikan Perbesar

Aceh Utara, Harianpaparazzi.com – Seorang warga Gampong Blang Majron, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, berinisial B (57), hingga kini masih menunggu kepastian hukum atas laporannya terkait dugaan pemalsuan tanda tangan penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahun 2024.

Warga tersebut pertama kali menyampaikan pengaduan ke Polres Lhokseumawe pada 9 Maret 2025 dengan Nomor: REG/89/III/2025/SPKT/POLRES LHOKSEUMAWE/POLDA ACEH. Selanjutnya, laporan tersebut ditingkatkan menjadi Laporan Polisi Nomor: LP/B/147/VI/2025/SPKT/POLRES LHOKSEUMAWE/POLDA ACEH pada 28 Juni 2025.

Dalam laporannya, B mengaku namanya tercatat sebagai penerima BLT Dana Desa 2024. Namun, ia menegaskan tidak pernah menandatangani daftar penerimaan maupun menerima bantuan tersebut. Dugaan pemalsuan tanda tangan pun kemudian dilaporkan untuk diproses secara hukum.

Kini, meski lebih dari dua bulan sejak laporan resmi diterima, kasus itu belum juga masuk ke tahap penyidikan dan masih berhenti pada penyelidikan awal.

Ketua Tuha Peut Gampong Blang Majron, Imam Sayuti, S.Tr.Kom., M.T. berharap proses hukum dapat segera ditindaklanjuti.

“Menyangkut BLT Tahun Anggaran 2024, kami berharap kepada Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H. agar laporan warga kami yang sudah masuk bisa dipercepat prosesnya, sehingga memberikan kepastian hukum yang jelas bagi korban.

Selain itu, kepada Inspektorat Kabupaten Aceh Utara, kami Tuha Peut juga meminta agar segera meliris Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun Anggaran 2024. Hal ini penting agar beberapa masyarakat yang belum menerima haknya juga memperoleh kepastian,” ujarnya.

Masyarakat Gampong Blang Majron berharap pihak kepolisian bersama lembaga terkait dapat memberikan perhatian serius, sehingga persoalan BLT Dana Desa 2024 ini dapat segera menemukan kejelasan dan tidak menimbulkan keresahan di tengah warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kejari Aceh Timur Dalami Dugaan Pengalihan Lahan dan Tidak Setor PAD oleh KSO PT Wajar Corpora

17 April 2026 - 21:20 WIB

Kapolda Aceh Terima Audiensi Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh

17 April 2026 - 15:12 WIB

Pembukaan Lahan Sawit Masif Picu Banjir, Petani Menjerit Menanggung Kerugian

16 April 2026 - 17:08 WIB

Janji Bantuan Mengalir, Petani Menjerit Gagal Tanam di Aceh Utara

16 April 2026 - 15:18 WIB

“Paktam” Harus Dievaluasi: Konten TikTok di Jam Dinas dan Informasi Keliru Ancam Citra Bupati Aceh Utara

11 April 2026 - 23:50 WIB

Trending di Aceh