Menu

Mode Gelap
Menunggu Bantuan di Tengah Lumpur, Jerit Pengungsi Baktiya di Tanggap Darurat Keempat Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen Menyingkap Akar Bencana: Banjir Bandang Aceh dan Dugaan Okupasi Hutan Ilegal Saat Jalan Terputus, Bantuan Tak Cukup Datang: Apa yang Harus Dilakukan untuk Bener Meriah, Takengon? Aceh Utara Dilanda Banjir Parah, Ayahwa Nilai Perhatian Pemerintah Pusat Belum Maksimal Komunikasi Pemkab Aceh Utara Tersumbat, Penanganan Banjir Dinilai Lambat!

Aceh

Pendidikan Kader Ulama, Menyiapkan Generasi Penerus Penjaga Nilai di Lhokseumawe

badge-check


					Pendidikan Kader Ulama, Menyiapkan Generasi Penerus Penjaga Nilai di Lhokseumawe Perbesar

LHOKSEUMAWE, Harianpaparazzi.com – Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) resmi membuka Pendidikan Kader Ulama (PKU) 2025. Agenda ini digelar di Aula Persidangan MPU, Senin (8/9/2025), sebagai upaya mencetak generasi ulama muda yang mampu menjaga kesinambungan peran ulama dalam pembangunan daerah.

Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, S.E, yang hadir membuka acara menegaskan pentingnya ulama dalam membimbing arah pembangunan. Ia menyebut ulama bukan sekadar simbol agama, tetapi mitra strategis pemerintah sekaligus penentu arah pembangunan masyarakat.

“Estafet perjuangan dan keilmuan ulama terdahulu tidak boleh terputus. Kita berharap lahir ulama-ulama muda yang siap membimbing masyarakat, memberi pencerahan, serta bersama pemerintah membangun Lhokseumawe yang lebih sejahtera dan religius,” kata Husaini.

Melalui PKU, pemerintah menempatkan ulama sebagai garda terdepan dalam menjawab persoalan umat, mulai dari tantangan sosial hingga perkembangan zaman. Kehadiran ulama muda dinilai penting untuk memastikan pembangunan daerah tidak hanya menyentuh aspek infrastruktur, tetapi juga pembentukan manusia yang berakhlak dan berlandaskan nilai Islam.

Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara ulama, umat, dan pemerintah. Para peserta PKU diharapkan tidak hanya mendalami ilmu agama, tetapi juga memiliki kemampuan berdakwah yang adaptif serta mampu memberikan solusi di tengah kompleksitas kehidupan modern.

“Pembangunan manusia adalah bagian yang tak kalah penting dibanding pembangunan fisik. Ulama hadir memastikan nilai-nilai Islam tetap menjadi landasan dalam setiap kebijakan,” ujar Husaini menutup sambutannya.

Dengan PKU 2025, Pemko Lhokseumawe menegaskan komitmennya mendukung lahirnya ulama yang unggul, religius, dan berintegritas, demi menjaga jati diri masyarakat sekaligus mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan. (Firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Siltap Aparatur Desa di Aceh Tenggara 4 Bulan Belum Dibayar, Ini Kata Kaban Pengelolaan Keuangan Daerah

12 Januari 2026 - 20:26 WIB

Sebulan Bertahan di Balai Desa, Pengungsi Banjir Baktiya Menanti Hunian Sementara

12 Januari 2026 - 16:19 WIB

Brimob Aceh dan Brimob Banten Gotong Royong Bersihkan Mesjid Di Aceh Utara

10 Januari 2026 - 16:15 WIB

Didampingi Pengacara, Warga Blang Panyang Laporkan Dugaan Perusakan Kebun Libatkan PJ Geuchik

10 Januari 2026 - 16:14 WIB

Proyek Jalan PT Krung Meuh Putuskan Listrik Warga, Kodim dan Danramil Diminta Klarifikasi

10 Januari 2026 - 12:09 WIB

Trending di Aceh