Menu

Mode Gelap
Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta Begini Cara Warga Aceh Timur Akhirnya Mendapat Air Minum Layak Pascabanjir Menguak Keadaan di Kuala Simpang: Dua Bulan Pascabanjir, Lumpur dan Sampah Masih Mengurung Permukiman Warga

News

Polri Distribusikan 6 Ton Beras Menggelar Gerakan Pasar Murah di Madiun, Sinergi dengan Bulog Tekan Inflasi

badge-check


					Polri Distribusikan 6 Ton Beras Menggelar Gerakan Pasar Murah di Madiun, Sinergi dengan Bulog Tekan Inflasi Perbesar

MADIUN, harianpaparazzi.com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memperkuat peran aktifnya dalam menekan inflasi melalui Gerakan Pasar Murah (GPM) di Lapak Kampir, Kelurahan Kanigoro (8/8/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Irwasum Polri Komjenpol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, SH, M.Hum, MSi, MM bersama Wali Kota Madiun Dr. Drs. H. Maidi dan jajaran Forkopimda. Dalam kesempatan ini, Komjenpol Dedi Prasetyo mengungkapkan capaian distribusi nasional 310,25 ton beras SPHP di empat wilayah, termasuk 6 ton di Madiun Kota yang diintegrasikan dengan program pasar murah.

Polres Madiun Kota bekerja sama dengan Bulog dan Pemkot menyelenggarakan bazar GPM dengan skema 500 kupon yang menjual paket komoditas terjangkau: 6 ton beras, 5 ton minyak goreng, dan 4 ton gula. Masyarakat juga dapat membeli kebutuhan pokok seperti Beras Medium SPHP (Rp55.000/5 kg), Gula Premium (Rp16.500/kg), dan MinyaKita (Rp15.500/liter), dengan realisasi penjualan mencapai 250 kemasan beras, 130 kg gula, dan 150 liter minyak pada hari pertama. Sementara itu, pembangunan Pusat Layanan Gizi (SPPG) akan fokus pada pemenuhan nutrisi kelompok rentan, memperkuat ketahanan kesehatan jangka panjang.

Komjenpol Dedi Prasetyo menegaskan, “Ini wujud kebijakan Kapolri mendukung pemerintah melalui sinergi strategis dengan Bulog. Kami berharap Polri terus bersinergi dengan Bulog di seluruh kota/kabupaten untuk menjaga stabilitas harga pangan, mengawasi distribusi dan pasokan bahan pokok penting.” Ia juga menyoroti keterlibatan BUMN dan UMKM lokal sebagai tulang punggung pengendalian inflasi berbasis perlindungan sosial.

Antusiasme tinggi masyarakat membuktikan efektivitas program ini, dengan seluruh paket kupon terserap sempurna. Puncak GPM rencananya digelar serentak di seluruh Indonesia pada 13-14 Agustus 2024. “Kolaborasi Polri-Bulog-Pemda ini bukan hanya menekan inflasi, tapi juga membangun ketahanan pangan berkelanjutan,” pungkas Dedi usai meninjau pasar murah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Belum Genap Dua Pekan Menjabat, Kompol Fery Kusnadi Ungkap 30 Kasus Narkoba di Deli Serdang

4 Februari 2026 - 09:33 WIB

Aksi Satresnarkoba Polres Batu Bara Dini Hari Berujung Penangkapan Dua Pemuda

30 Januari 2026 - 12:27 WIB

Dari Sumut ke Dunia Internasional, Febby Chintya Simanjuntak Bersinar di CYLC 2026

30 Januari 2026 - 11:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Dasar, Kejaksaan Negeri Batu Bara Gelar Jaksa Mengajar Bahasa Inggris

29 Januari 2026 - 11:39 WIB

FWK Ingatkan Pemerintah, Cabut 28 Izin Perusahaan, Tegakkan Hukum Bukan ‘Lip Service’

22 Januari 2026 - 11:48 WIB

Trending di News