Menu

Mode Gelap
Begini Cara Warga Aceh Timur Akhirnya Mendapat Air Minum Layak Pascabanjir Menguak Keadaan di Kuala Simpang: Dua Bulan Pascabanjir, Lumpur dan Sampah Masih Mengurung Permukiman Warga Menunggu Bantuan di Tengah Lumpur, Jerit Pengungsi Baktiya di Tanggap Darurat Keempat Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen Menyingkap Akar Bencana: Banjir Bandang Aceh dan Dugaan Okupasi Hutan Ilegal Saat Jalan Terputus, Bantuan Tak Cukup Datang: Apa yang Harus Dilakukan untuk Bener Meriah, Takengon?

Aceh

Aktivis Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara Soroti Pokir Anggota DPRA dari Partai Demokrat

badge-check


					Aktivis Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara Soroti Pokir Anggota DPRA dari Partai Demokrat Perbesar

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.com – Proyek pokok pikiran (Pokir) anggota dewan perwakilan rakyat Aceh (DPRA),
drh. Nurdiansyah Alasta, M.Kes dari partai Demokrat daerah pemilihan Dapil 8 meliputi Aceh Tenggara dan Gayo Lues menuai kritikan.

Pasalnya, Pokir yang berbentuk pengadaan Becak Motor (Bentor) itu kini diyakini hanya dibagikan untuk para timses, sehingga hal ini terkesan hanya syarat kepentingan semata. Pembagian Becak Motor itu yang berlangsung di halaman kantor Koprasi Aceh Tenggara pada Sabtu (2/8/2025).

Aktivis Barisan Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara, Dahrinsyah menyoroti soal proyek Pokir pengadaan Bantor.

“Pembagian Becak Motor ini penuh drama dari anggota DPRA, karena kita menduga penerima Bentor ini murni adalah team sukses dari Nurdiansyah saat Pemilu yang lalu,” kata Dahrinsyah.

Diyakini, dari 30 penerima bantuan Bentor bukan latar belakang sebagai tukang becak (Abang Becak) di Aceh Tenggara, akan tetapi ada Abang Becak menjadi profesi dadakan saat penerima Bentor itu,
sehingga status penerima Bentor yang dinilai tidak jelas.

“Ini sangat janggal di belakang hari,” ungkap Dahrinsyah.

“Dana Pokir itu harus jelas Output-nya, jika penerima Bentor itu benar-benar abang becak, berarti dana Pokir tersebut sudah tepat. Namun jika tidak tepat sasaran, maka bisa saja barang tersebut di perjual belikan, sehingga hal ini perlu di tinjau ulang,” tambahnya.

Di tempat terpisah, harianpaparazzi.com mengkonfirmasi Nurdiansyah via pesan Whatsapp pribadinya, namun hingga berita ini di lansir, Nurdiansyah belum bisa memberikan keterangan terkait hal tersebut. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Begini Cara Warga Aceh Timur Akhirnya Mendapat Air Minum Layak Pascabanjir

14 Januari 2026 - 23:41 WIB

Oknum Anggota DPR RI Asal Aceh TA Khalid Diduga Tipu Warga

14 Januari 2026 - 20:24 WIB

Aksi Dua LSM di Depan Polda Aceh Disorot, LSM Penjara Sebut Ada Kepentingan Tersembunyi

14 Januari 2026 - 20:00 WIB

Siltap Aparatur Desa di Aceh Tenggara 4 Bulan Belum Dibayar, Ini Kata Kaban Pengelolaan Keuangan Daerah

12 Januari 2026 - 20:26 WIB

Sebulan Bertahan di Balai Desa, Pengungsi Banjir Baktiya Menanti Hunian Sementara

12 Januari 2026 - 16:19 WIB

Trending di Aceh