Menu

Mode Gelap
Tiga Media Sehari, Tiga Surat Teguran: Dewan Pers Kehabisan Sabar Hadapi Media yang Ngeyel Oknum Wakil Bupati Aceh Timur Diduga Gunakan Jabatan untuk Mempengaruhi 21 Dapur MBG Plt Kepala DPPKB Aceh Tenggara Periksa Aset Kendaraan Dinas dan Fasilitas Kantor Oknum Pengembang Villa Buket Rata Serobot Aset Desa, Jalan Umum Dijadikan Jaminan Bank Direktur PNL Raih Gelar Doktor Ilmu Teknik USK, Angkat Inovasi Fly Ash untuk Pembangunan Berkelanjutan Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh

Aceh

Aktivis Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara Soroti Pokir Anggota DPRA dari Partai Demokrat

badge-check


					Aktivis Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara Soroti Pokir Anggota DPRA dari Partai Demokrat Perbesar

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.com – Proyek pokok pikiran (Pokir) anggota dewan perwakilan rakyat Aceh (DPRA),
drh. Nurdiansyah Alasta, M.Kes dari partai Demokrat daerah pemilihan Dapil 8 meliputi Aceh Tenggara dan Gayo Lues menuai kritikan.

Pasalnya, Pokir yang berbentuk pengadaan Becak Motor (Bentor) itu kini diyakini hanya dibagikan untuk para timses, sehingga hal ini terkesan hanya syarat kepentingan semata. Pembagian Becak Motor itu yang berlangsung di halaman kantor Koprasi Aceh Tenggara pada Sabtu (2/8/2025).

Aktivis Barisan Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara, Dahrinsyah menyoroti soal proyek Pokir pengadaan Bantor.

“Pembagian Becak Motor ini penuh drama dari anggota DPRA, karena kita menduga penerima Bentor ini murni adalah team sukses dari Nurdiansyah saat Pemilu yang lalu,” kata Dahrinsyah.

Diyakini, dari 30 penerima bantuan Bentor bukan latar belakang sebagai tukang becak (Abang Becak) di Aceh Tenggara, akan tetapi ada Abang Becak menjadi profesi dadakan saat penerima Bentor itu,
sehingga status penerima Bentor yang dinilai tidak jelas.

“Ini sangat janggal di belakang hari,” ungkap Dahrinsyah.

“Dana Pokir itu harus jelas Output-nya, jika penerima Bentor itu benar-benar abang becak, berarti dana Pokir tersebut sudah tepat. Namun jika tidak tepat sasaran, maka bisa saja barang tersebut di perjual belikan, sehingga hal ini perlu di tinjau ulang,” tambahnya.

Di tempat terpisah, harianpaparazzi.com mengkonfirmasi Nurdiansyah via pesan Whatsapp pribadinya, namun hingga berita ini di lansir, Nurdiansyah belum bisa memberikan keterangan terkait hal tersebut. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dokter Ada di Kertas, Pasien Menunggu di Kursi: Skandal Sunyi di Balik Jas Putih Puskesmas

25 Maret 2026 - 10:42 WIB

Pantai Bantayan Diserbu Warga, Indahnya Dapet, Tapi Bersih dan Amannya Masih Tanda Tanya

24 Maret 2026 - 17:55 WIB

KETIKA RUMAH SAKIT TERBESAR ACEH LUPA TUGASNYA:RSU ZA BANDA ACEH, BENTENG TERAKHIR YANG PINTUNYA TERTUTUP

23 Maret 2026 - 14:02 WIB

Kapolres Aceh Utara Silaturahmi Idulfitri dengan Ketua MPU, Bahas Kamtibmas

22 Maret 2026 - 16:41 WIB

Tri Nugroho Panggabean Rencanakan Laporan ke Polda Aceh, Enam Media Dituding Cemarkan Nama Baik

20 Maret 2026 - 23:58 WIB

Trending di Aceh