Menu

Mode Gelap
Komisi Informasi Aceh Desak Sekolah Transparan Umumkan Informasi Penerimaan Siswa Baru SMP dan SMA Transparansi Dipertanyakan, Warga Mengaku Belum Terima Salinan LPJ Desa Lubuk Cuik Tahun 2025 Bus Aceh Tujuan Pekanbaru Dilempari Batu di Labura, Balita dan Ibunya Selamat dari Bahaya Data Bencana Simpang Siur, Camat Cot Girek Sebut Satu Korban Tewas, Pemkab Aceh Utara Masih Nihil Laporan Jiwa Perlintasan Simpang Durian Kembali Berduka, Pejalan Kaki Tewas Disambar Kereta Api Aceh Tengah Masuki Masa Transisi Pemulihan, Kerugian Pascabencana Tembus Rp6,9 Triliun

Aceh

Aktivis Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara Soroti Pokir Anggota DPRA dari Partai Demokrat

badge-check


					Aktivis Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara Soroti Pokir Anggota DPRA dari Partai Demokrat Perbesar

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.com – Proyek pokok pikiran (Pokir) anggota dewan perwakilan rakyat Aceh (DPRA),
drh. Nurdiansyah Alasta, M.Kes dari partai Demokrat daerah pemilihan Dapil 8 meliputi Aceh Tenggara dan Gayo Lues menuai kritikan.

Pasalnya, Pokir yang berbentuk pengadaan Becak Motor (Bentor) itu kini diyakini hanya dibagikan untuk para timses, sehingga hal ini terkesan hanya syarat kepentingan semata. Pembagian Becak Motor itu yang berlangsung di halaman kantor Koprasi Aceh Tenggara pada Sabtu (2/8/2025).

Aktivis Barisan Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara, Dahrinsyah menyoroti soal proyek Pokir pengadaan Bantor.

“Pembagian Becak Motor ini penuh drama dari anggota DPRA, karena kita menduga penerima Bentor ini murni adalah team sukses dari Nurdiansyah saat Pemilu yang lalu,” kata Dahrinsyah.

Diyakini, dari 30 penerima bantuan Bentor bukan latar belakang sebagai tukang becak (Abang Becak) di Aceh Tenggara, akan tetapi ada Abang Becak menjadi profesi dadakan saat penerima Bentor itu,
sehingga status penerima Bentor yang dinilai tidak jelas.

“Ini sangat janggal di belakang hari,” ungkap Dahrinsyah.

“Dana Pokir itu harus jelas Output-nya, jika penerima Bentor itu benar-benar abang becak, berarti dana Pokir tersebut sudah tepat. Namun jika tidak tepat sasaran, maka bisa saja barang tersebut di perjual belikan, sehingga hal ini perlu di tinjau ulang,” tambahnya.

Di tempat terpisah, harianpaparazzi.com mengkonfirmasi Nurdiansyah via pesan Whatsapp pribadinya, namun hingga berita ini di lansir, Nurdiansyah belum bisa memberikan keterangan terkait hal tersebut. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi Informasi Aceh Desak Sekolah Transparan Umumkan Informasi Penerimaan Siswa Baru SMP dan SMA

9 Juni 2026 - 16:54 WIB

PHE NSO Tanamkan Budaya Peduli Lingkungan, Siswa SMPN 6 Lhokseumawe Dilatih Kelola Sampah

9 Juni 2026 - 14:35 WIB

Transparansi Dipertanyakan, Warga Mengaku Belum Terima Salinan LPJ Desa Lubuk Cuik Tahun 2025

9 Juni 2026 - 11:27 WIB

Dalam Rangka Menyambut Milad UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, FEBI Gelar PKM Berkolaborasi dengan IAEB

7 Juni 2026 - 14:20 WIB

Data Bencana Simpang Siur, Camat Cot Girek Sebut Satu Korban Tewas, Pemkab Aceh Utara Masih Nihil Laporan Jiwa

6 Juni 2026 - 15:59 WIB

Trending di Aceh