Tarutung, harianpaparazzi.com – Badan Pangan Nasional alokasikan 1.234.200 Kilogram beras bagi 41.140 keluarga penerima manfaat di Tapanuli Utara untuk periode Juli sampai September 2026.
Kabupaten Tapanuli Utara kebagian alokasi 1.234.200 kilogram beras untuk periode yang sama, dinikmati oleh 41.140 keluarga penerima manfaat.
Keluarga penerima manfaat kebagian 10 kilogram beras per bulan, untuk 3 bulan total 30 kilogram. Bantuan beras bersumber dari Badan Pangan Nasional disalurkan lewat Bulog, seperti dikutip dari grup wa Kominfo Taput
Penyaluran beras untuk penerima manfaat di Kecamatan Sipoholon dilakukan oleh Bupati Taput Jonius TP Hutabarat, Rabu(26/8/2026) pada 4 titik.
Yakni di Desa Hutauruk, Situmeang Hasundutan dan Desa Lobusingkam serta di Kelurahan Situmeang Habinsaran.
Bersama Bupati Taput ada Staf Ahli Bupati, Kadis Ketapang, Kadis Pertanian, Kadis Sosial PPPA, Kadis Dukcapil Romusa Simanungkalit, Kadis Kominfo Donna Situmeang .
Penetapan penerima kata Camat Sipoholon merujuk pada data desil kesejahteraan 1 hingga 4, yakni kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah yang paling membutuhkan.
Ditengah penyaluran bantuan, Bupati Taput Jonius TP Hutabarat menanggapi aspirasi sebagian warga yang merasa penyaluran bantuan tidak adil dan merata. Ia menjelaskan bahwa data desil bukanlah data statis, melainkan dimutakhirkan setiap tiga bulan.
Bagi warga yang merasa layak namun belum terdata sebagai penerima, silakan mengajukan usulan melalui sistem Perlindungan Sosial (Perlinsos) digital agar kelayakan dapat dinilai secara objektif dan bantuan semakin tepat sasaran,” sebut Jonius TP Hutabarat.
Bupati Taput itu mengingatkan masyarakat untuk menjauhi judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) ilegal. Karena keterlibatan dalam praktik tersebut dapat membuat pengajuan bantuan seseorang otomatis ditolak oleh sistem Perlinsos. Adalah menjadi sebuah langkah tegas yang menunjukkan bantuan pemerintah benar-benar diarahkan untuk masyarakat yang produktif dan bertanggung jawab.
Dalam kesempatan itu juga , Bupati Taput mendorong petani untuk menanam padi dua kali dalam setahun guna memperkuat ketahanan pangan daerah.
Pemerintah Taput akan memberikan bantuan bibit padi, dan pupuk kepada kelompok tani, pungkas Jonius TP Hutabarat. (Udut)






