Menu

Mode Gelap
BUMDes Merugi, Tim Inspektorat Taput akan Monitoring 5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara SPPG dan KMP Tak Miliki PBG, Dinas Perizinan Taput Jemput Bola Kadis PMD Taput Siap Evaluasi Lembaga Bimtek Bermasalah, PDIP Dorong Pelaksanaan di Daerah Jalan Samping Kantor PWI Agara Tergerus Sungai, Satu Pengendara Jatuh ke Kali Bulan Massa Bakal Gelar Aksi ke Polres Jika Hingga Kamis Pelaku Penganiayaan Anak Belum Ditangkap

Aceh

Warga Atu Gajah Desak Penegak Hukum Periksa Kepala Inspektorat dan Camat Bebesen

badge-check

Warga Atu Gajah Desak Penegak Hukum Periksa Kepala Inspektorat dan Camat Bebesen Perbesar

ACEH TENGAH, Harianpaparazzi.com – Masyarakat Kampung Atu Gajah, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, mendesak aparat penegak hukum agar segera memeriksa Kepala Inspektorat Aceh Tengah dan Camat Bebesen. Desakan ini mencuat seiring dengan dugaan keterlibatan dua pejabat tersebut dalam praktik yang disebut warga sebagai “ATM berjalan” yang dilakukan oleh oknum Reje (Kepala Desa) Atu Gajah.

Dalam pernyataan terbuka kepada media, warga menyampaikan kekecewaan atas dugaan manipulasi dan pemalsuan dokumen yang dilakukan demi kepentingan pribadi. Mereka menilai praktik ini tidak hanya merugikan secara administratif dan finansial, tetapi juga mencederai kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan gampong serta sistem pengawasan di tingkat kabupaten.

“Kami minta kepada Bapak Kapolres Aceh Tengah dan Bapak Kajari Aceh Tengah untuk segera memeriksa Kepala Inspektorat dan Camat Bebesen. Kami menduga kuat mereka turut memfasilitasi dan melindungi praktik-praktik menyimpang yang dilakukan oknum Reje Atu Gajah,” ujar perwakilan warga dalam pernyataan tertulis, Senin (23/6/2025).

Lebih jauh, warga juga meminta perhatian langsung dari Kapolda Aceh dan Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh untuk mengusut kasus ini secara serius. Menurut mereka, dugaan pemalsuan tanda tangan tanpa sepengetahuan pihak yang bersangkutan harus ditindaklanjuti secara hukum.

“Kami minta penyidik mendalami dugaan pemalsuan tanda tangan. Ada tanda tangan yang dipalsukan tanpa sepengetahuan pemiliknya. Ini bukan soal sepele, karena berkaitan dengan kepentingan pribadi Reje dan justru merugikan orang lain,” tegas warga.

Masyarakat Kampung Atu Gajah berharap proses hukum ditegakkan secara adil tanpa pandang bulu. Mereka menilai kasus ini menjadi cerminan krisis akuntabilitas di tingkat pemerintahan desa yang perlu segera dibenahi agar tidak merusak sistem dari bawah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Kepala Inspektorat Aceh Tengah maupun Camat Bebesen. Pihak Polres Aceh Tengah dan Kejaksaan Negeri Aceh Tengah juga belum mengeluarkan pernyataan terkait desakan warga ini.

Kasus dugaan penyalahgunaan wewenang di Kampung Atu Gajah menambah daftar panjang persoalan tata kelola pemerintahan gampong di Aceh Tengah. Masyarakat mendesak agar aparat penegak hukum bertindak tegas demi menjaga keadilan dan integritas pelayanan publik.( tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tokoh Masyarakat Darul Ihsan Desak Pemerintah Segera Legalkan Pengelolaan Sumur Minyak Rakyat

19 Juli 2026 - 19:16 WIB

Konflik Cot Girek Memasuki Titik Kritis, Nasib 500 Pekerja dan Perpanjangan HGU Berkejaran dengan Waktu

17 Juli 2026 - 22:52 WIB

Latih Kesiapsiagaan, PHE NSO Edukasi Anak Desa Kuala Cangkoi Tanggap Bencana

16 Juli 2026 - 19:24 WIB

Sukseskan Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Sekolah TK Al Jabal Nur

16 Juli 2026 - 12:34 WIB

5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

14 Juli 2026 - 12:38 WIB

Trending di Aceh