Menu

Mode Gelap
Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah Sumatera, Aceh Tengah hingga Medan Terdampak Jangan Panik! Harga BBM Pertamina April 2026 Tetap, Ini Rincian Tarif di Sejumlah Daerah Empat Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Ditahan di Rutan Militer Berkeamanan Tinggi Satgas PPA Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Anggaran KPU dan BUMD PT. Wajar Corpora ke Kejari Aceh Timur

Aceh

Tipikor Polres Agara Diminta Lidik Dana BOS SMAN 1 Lawe Sigala-Gala 2023, Disinyalir Sarat Korupsi

badge-check


					Kepala Sekolah SMA 1 Lawe Sigala-Gala, Yuslan Effendi. (Ist) Perbesar

Kepala Sekolah SMA 1 Lawe Sigala-Gala, Yuslan Effendi. (Ist)

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.comPenggunaan dan realisasi anggaran dana bantuan operasional sekolah (BOS) tahun 2023 pada Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Lawe Sigala-gala Kabupaten Aceh Tenggara diduga sarat korupsi, dilakukan oleh oknum kepala sekolah. Sehingga hal itu perlu dilakukan lidik oleh aparat penegak hukum (APH) khususnya Tipikor Polres Aceh Tenggara.

Hal itu diungkapkan aktivis Aceh Tenggara Fikri kepada media pada Kamis (17/10/2024).

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Nasional telah menganggarkan di dalam APBN anggaran setiap tahun satuan biaya besarnya dana BOS diberikan kepada sekolah SMA setiap siswa sebesar Rp1.500.000.

“Jika dilihat dari jumlah murid pada sekolah SMA Negeri I Lawe Sigala-gala tersebut, maka, dana BOS per tahunnya berjumlah milyaran rupiah, untuk itu perlu kiranya Tipikor Polres Agara untuk melakukan lidik terhadap anggaran tersebut, tapi sejauh ini Tipikor Polres Agara seolah-olah apatis terhadap dana BOS pada SMA Negeri I Lawe Sigala-gala,” ucap Fikri.

“Untuk itu perlu kiranya perhatian serius dari APH untuk melakukan lidik. Pendidikan akan hancur apabila ada oknum-oknum yang mencari kesempatan atau mencari kekayaan dari dana BOS, sehingga sangat perlu dilakukan pendalaman yang serius untuk membuka tabir-tabir korupsi di dalam penggunaan dana BOS tahun 2022-2023 di SMA Negeri 1 Lawe Sigala-Gala,” pinta Fikri. 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Sekolah SMA 1 Lawe Sigala-Gala, Yuslan Effendi mengatakan dana BOS sesuai dengan jumlah siswa yang ada. Dan dihitung dari siswa yang terdaftar di dapodik, yaitu 736 siswa. 

“Dari jumlah siswa yang ada semua terdaftar di dapodik, dengan jumlah dan BOS persiswa sebesar Rp. 1.400.000 per siswa,” terangnya. 

Yuslan merinci, dana BOS tersebut diperuntukkan untuk keperluan sekolah seperti prasarana, gaji guru honorer dan kebutuhan sekolah. Pembelian kipas angin, kursi guru, kursi siswa sekolah. Selain itu, dana BOS tersebut dipergunakan untuk pembayaran gaji honorer sebanyak 13 guru yang ada di SMA 1 Lawe Sigala-Gala.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Tengara, Jufri menyebutkan untuk dana BOS SMA Rp.1.590.000 dan SMK Rp.1.690.000. Dana tersebut harus direalisasikan sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan.

Kemudian, pihaknya sudah berulang ulang kali menyampaikan kepada seluruh kepala sekolah untuk keterbukaan publik terkait dana BOS dan memberikan kewajiban dana BOS sesuai dengan ketentuan nya tanpa ada potongan sepeserpun.

“Kepala sekolah yang mengelola dana negara harus transparan dan harus menempelkan daftar K7A agar bisa dilihat publik berdasarkan asas keterbukaan publik,” tegasnya.

“Saya minta kepala sekolah menjunjung tinggi asas keterbukaan publik dan mengelola dana BOS secara transparan, jika terbukti salah gunakan dana BOS akan kita tindaklanjuti, dan akan kita panggil,” tambahnya mengakhiri. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polres Lhokseumawe Gagalkan Transaksi Sabu 1,5 Kg, Satu Pelaku Ditangkap Tiga DPO

8 April 2026 - 13:33 WIB

KINERJA INSPEKTORAT DINILAI LAMBAT DAN LEMAH, WARGA ATU GAJAH REJE GURU DESAK USUT DUGAAN KORUPSI MANTAN REJE

7 April 2026 - 17:01 WIB

Kades Mengeluh, Dugaan Pungutan Warnai Verifikasi Data Banjir di Aceh Utara

6 April 2026 - 18:19 WIB

Skandal Rp7 Miliar KIP Aceh Timur: Hak PPS/KPPS Menguap, Akrobat Anggaran atau “Sedekah” Terpaksa?

5 April 2026 - 18:37 WIB

Krisis Air Bersih 5 Bulan, Warga Alue Bili Geulumpang Desak Pemerintah Segera Bertindak

5 April 2026 - 14:29 WIB

Trending di Aceh