Menu

Mode Gelap
Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta Begini Cara Warga Aceh Timur Akhirnya Mendapat Air Minum Layak Pascabanjir Menguak Keadaan di Kuala Simpang: Dua Bulan Pascabanjir, Lumpur dan Sampah Masih Mengurung Permukiman Warga Menunggu Bantuan di Tengah Lumpur, Jerit Pengungsi Baktiya di Tanggap Darurat Keempat Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen

Aceh

PWI Lhokseumawe Bersilaturahmi dengan Kapolres, Bahas Profesionalisme Pers dan UKW

badge-check


					PWI Lhokseumawe Bersilaturahmi dengan Kapolres, Bahas Profesionalisme Pers dan UKW Perbesar

Lhokseumawe, harianpaparazi.com – Suasana penuh keakraban dan semangat terjalin dalam pertemuan silaturahmi antara anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Lhokseumawe dengan Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan, pada Senin, 26 Mei 2025. Pertemuan yang dipimpin oleh Ketua PWI Lhokseumawe, Sayuti Achmad, berlangsung di ruang kerja Kapolres.

Dalam diskusi tersebut, kedua pihak membahas sejumlah isu terkini terkait dunia jurnalistik, khususnya tantangan pers di era digital. Kapolres menyampaikan penghargaan atas kunjungan PWI dan upaya mereka dalam membangun hubungan yang harmonis dengan kepolisian.

“Pers memiliki peran strategis sebagai mitra Polri dalam menyampaikan informasi yang akurat dan membangun kesadaran masyarakat. Saya berharap kolaborasi yang positif ini dapat terus terjaga untuk kepentingan bersama,” ujar AKBP Dr. Ahzan.

Di sisi lain, Sayuti Achmad menekankan pentingnya profesionalisme dan kepatuhan terhadap etika jurnalistik di tengah dinamika dunia pers yang semakin kompleks. Ia mengungkapkan bahwa PWI Lhokseumawe akan segera menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dalam waktu dekat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas jurnalis.

“UKW ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi dan kredibilitas wartawan di daerah. Kami ingin pers kembali pada esensinya, yaitu bekerja secara profesional, mematuhi kode etik, dan bertanggung jawab atas karya jurnalistik yang dihasilkan,” jelas Sayuti.

Sayuti juga menyampaikan bahwa PWI Lhokseumawe membuka kesempatan bagi wartawan yang belum tergabung dalam organisasi pers untuk bergabung. Langkah ini merupakan bagian dari program pembinaan dan pengkaderan untuk menciptakan ekosistem jurnalistik yang berkualitas.

“Kami ingin merangkul rekan-rekan wartawan yang memiliki potensi besar, tetapi belum mendapatkan pembinaan yang memadai. PWI berkomitmen untuk mendampingi mereka agar menjadi jurnalis yang kompeten,” tambahnya.

Pertemuan ini menjadi wujud nyata komitmen untuk mempererat kerja sama antara kepolisian dan media, guna menciptakan iklim informasi yang sehat, transparan, dan berimbang bagi masyarakat Lhokseumawe. (rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Pemalsuan Dokumen BLT 2024 di Blang Majron Mandek, Ketua YARA Lhokseumawe Desak Kepastian Hukum

22 Januari 2026 - 10:05 WIB

Pembuktian Penggugat Dinilai Lemah dalam Perkara 18/Pdt.G/2025/PN Lhoksukon

21 Januari 2026 - 19:13 WIB

Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi

20 Januari 2026 - 16:40 WIB

Bupati Salim Fakhry Peusijuek, Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah

20 Januari 2026 - 11:09 WIB

Sekian Lama Terlantar Pasca Banjir, Brimob Aceh Turun Tangan Bersihkan Sekolah Para Penghuni Surga

19 Januari 2026 - 16:53 WIB

Trending di Aceh