Menu

Mode Gelap
Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta

News

PT PEMA Klarifikasi Isu Panas: Tidak Ada Sulfur yang Hilang, Semua Data Terbukti Akurat

badge-check


PT PEMA Klarifikasi Isu Panas: Tidak Ada Sulfur yang Hilang, Semua Data Terbukti Akurat Perbesar

Banda Aceh, Harianpaparazzi.com – PT Pembangunan Aceh (PT PEMA) memberikan klarifikasi sekaligus bantahan tegasterhadap pemberitaan yang menyoroti dugaan maladministrasidan hilangnya sulfur dari Pelabuhan Kuala Langsa. Tuduhanbahwa sulfur hasil kerja sama antara PT Medco E&P Malakadan PT PEMA disebut “raib” serta adanya aktivitas “truk-truktronton yang meluncur ke Medan setiap malam” adalah tidakbenar, tidak berdasar, dan tidak didukung oleh fakta lapangan.

Fakta Kuantitas dan Stok Sulfur

Klaim mengenai hilangnya stok sulfur (stockpile) di Pelabuhan Kuala Langsa sepenuhnya bersifat spekulatif. Berdasarkan data logistik dan catatan inventaris harian PT PEMA, stok sulfur di lokasi tersebut tetap stabil dan tidak menunjukkan adanyaperubahan signifikan dari hari ke hari.

“Di Stok Stabil: Berdasarkan data logistik dan inventaris hariankami, stok sulfur yang ada di Pelabuhan Kuala Langsa tidakmenunjukkan adanya perubahan signifikan dari hari ke hari. Jika terjadi kegiatan pemuatan besar-besaran seperti yang diberitakan, hal itu pasti akan tercermin dalam pengurangandrastis pada catatan stok. Bukti fisik dan catatan inventaris kami membuktikan bahwa stok berada dalam jumlah yang wajar dan terpantau,” ujar Rahmat Riski, Manager Teknikal dan OperasiPT PEMA.

Lebih lanjut, PT PEMA menegaskan bahwa tidak adapengiriman sulfur baru dari fasilitas produksi PT Medco E&P Malaka ke stockpile Kuala Langsa setelah periode turn around (perawatan besar). Oleh karena itu, mustahil terjadi kegiatanpemuatan sulfur dalam volume besar ke truk-truk bermuatan 25–30 ton seperti yang dituduhkan, karena stok yang ada saat inimerupakan stok yang masih terpantau dan tercatat sebelumperiode tersebut.

Bantahan atas pemberitaan Pengiriman ke Medan, PT PEMA juga dengan tegas membantah tuduhan mengenai adanyaaktivitas pengangkutan sulfur menggunakan truk-truk tronton keMedan pada malam hari berasal dari stockpile kuala langsa.

PT PEMA memastikan tidak ada kegiatan pemuatan sulfur yang sedang berlangsung dari Pelabuhan Kuala Langsa menujuMedan. kita meminta seluruh pihak agar melakukan verifikasidan konfirmasi ke kita dulu dan kita juga mendorong untukmenunjukkan bukti valid seperti dokumen manifest pengiriman, rekaman CCTV, atau saksi kredibel yang dapat menguatkanklaim tersebut. Hal ini supaya tidak ada informasi yang tidakbenar dan menyesatkan publik.

PT PEMA berkomitmen untuk menjaga prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dalam setiap kegiatan operasionalnya.

“kami mempertanyakan segala bentuk pemberitaan yang tidakberdasar dan menimbulkan fitnah kepada PT PEMA. dan kalaupun terbukti ada pencurian atau ada yang tidak sesuaiterhadap sulfur stockpile kuala langsa kami tidak akan tinggaldiam dan akan memproses hal tersebut kepada pihak yang berwenang.” tutup Rahmat Riski.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah Ramadhan 1447 H di Aceh Tenggara

27 Februari 2026 - 18:13 WIB

Satresnarkoba Polres Batu Bara Amankan 75,92 Gram Ganja dari Sebuah Gubuk

26 Februari 2026 - 19:44 WIB

Perkara Sabu dan Ekstasi Puluhan Kilogram Disidangkan, Dua Terdakwa Dituntut Pidana Mati

25 Februari 2026 - 12:48 WIB

Bendung Tanjung Muda Tersumbat Sedimentasi, Bupati Batu Bara Ambil Langkah Cepat

24 Februari 2026 - 20:49 WIB

Tas Gunung dan Koper Pink Berisi 21.142 Gram Sabu Disergap di Lubuk Pakam, Dua Pria Diamankan

22 Februari 2026 - 08:55 WIB

Trending di News