Menu

Mode Gelap
Aparat Gagalkan Pengiriman 2 Kg Sabu, Tersangka Disergap di Tol RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah Sumatera, Aceh Tengah hingga Medan Terdampak Jangan Panik! Harga BBM Pertamina April 2026 Tetap, Ini Rincian Tarif di Sejumlah Daerah

News

Pemerintah Pastikan Telah Mempersiapkan Kebutuhan Pangan Untuk Program Makan Bergizi Gratis Januari 2025

badge-check


					Pemerintah Pastikan Telah Mempersiapkan Kebutuhan Pangan Untuk Program Makan Bergizi Gratis Januari 2025 Perbesar

JAKARTA, harianpaparazzi.com — Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA), Arief Prasetyo Adi optimis Indonesia dapat mempercepat swasembada seperti yang diharapkan Presiden Prabowo Subianto.

Dengan begitu, kata Arief, pemerintah bisa menekan kebijakan impor pada tahun 2025 mendatang.

“Bukan hanya beras, saya katakan apa yang ada di depan mata saat ini sudah swasembada. Kita tahu dari neraca kebutuhan nasional, ayam kita sudah swasembada, telur juga demikian. Jadi saya yakin untuk beras dapat swasembada dalam waktu dekat,” ujar Arief dalam dialog ID TV, Jumat, 20 Desember 2024.

Kepala NFA memastikan, kebutuhan pangan menjelang natal dan tahun baru dapat dipastikan aman dan terkendali.

Ia menjamin cadangan beras Bulog berada di angka 2 juta ton. Sedangkan cadangan secara nasional mencapai 8 juta ton.

“Yang lain, cabai, bawang merah, daging, minyak, gula sampai terigu dalam posisi aman,” katanya.

Selain itu, pemerintah juga memastikan telah mempersiapkan kebutuhan pangan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan berlangsung pada Januari 2025 mendatang.

Bagi Bapanas, program MBG harus berjalan sukses karena berkaitan dengan pemenuhan gizi siswa usia sekolah.

“Ya ini program (MBG) keren banget, jadi seluruh menteri, seluruh stakeholder itu diminta satu adalah swasembada pangan yang dua kita harus sukseskan makan bergizi gratis. Nah yang pertama mengenai swasembada pangan tahun 2025 kita memang sudah niatkan untuk tidak impor karena bisa diproduksi dalam negeri. Kemudian berikutnya makan bergizi ini bisa membangun ekonomi kerakyatan dan ekonomi pedesaan,” katanya.

Arief menambahkan swasembada dan juga makan bergizi gratis akan menjadi fokus perhatian Bapanas agar bisa berjalan secara baik.

Apalagi, kata Arief, Bapanas dan Badan Gizi Nasional telah melakukan beberapa pertemuan khususnya dalam membahas ketersediaan komoditas pangan.

“Ini kesempatan desa untuk membangun ekonominya juga sehingga nanti janqgan sampai kita dengar lagi ada orang buang cabe, buang-buang komoditas strategis, karena harganya jatuh karena panennya bersamaan misalnya. Ini sudah kita bicarakan bersama Badan Gizi Nasional dan lembaga kementerian lain,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Proyek POCADI Desa Rp2,1 Miliar Disorot AMPERA, Berpotensi Tersandung Hukum Tanpa Audit BPK

29 April 2026 - 11:39 WIB

Disergap di Gerbang Tol Lubuk Pakam, 3 Tersangka dan 53 kilo Sabu di Amankan Satresnarkoba Polresta Deli Serdang

27 April 2026 - 20:14 WIB

PWI Jaya & Diskominfotik DKI Jakarta Matangkan Anugerah Jurnalistik MHT 52-2026

27 April 2026 - 17:23 WIB

Pelantikan PPTSB Jabar: Sinaga Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

27 April 2026 - 13:26 WIB

Aksi Dramatis di Jalan Tol, Polisi Ringkus Bandar Narkoba dengan Barang Bukti 50 Kg Sabu

26 April 2026 - 15:47 WIB

Trending di News