Menu

Mode Gelap
Menunggu Bantuan di Tengah Lumpur, Jerit Pengungsi Baktiya di Tanggap Darurat Keempat Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen Menyingkap Akar Bencana: Banjir Bandang Aceh dan Dugaan Okupasi Hutan Ilegal Saat Jalan Terputus, Bantuan Tak Cukup Datang: Apa yang Harus Dilakukan untuk Bener Meriah, Takengon? Aceh Utara Dilanda Banjir Parah, Ayahwa Nilai Perhatian Pemerintah Pusat Belum Maksimal Komunikasi Pemkab Aceh Utara Tersumbat, Penanganan Banjir Dinilai Lambat!

Aceh

Pasar Hewan Punteut Mangkrak Bertahun-Tahun, Warga Berharap Bisa Hidupkan Ekonomi Masyarakat

badge-check


					Pasar Hewan Punteut Mangkrak Bertahun-Tahun, Warga Berharap Bisa Hidupkan Ekonomi Masyarakat Perbesar

Lhokseumawe, Harianpaparazzi.com – Pasar Hewan di Desa Mesjid Punteut, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, sudah lama tak berfungsi. Menurut keterangan warga, pasar yang dibangun dengan dana publik itu tidak aktif lagi sejak lebih dari enam tahun lalu.

Geuchik Desa Mesjid Punteut, Albar, A.Md, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebutkan, sejak lama pasar hewan itu tidak difungsikan sebagaimana mestinya, sehingga keberadaannya hanya menjadi bangunan kosong tanpa aktivitas jual beli.

“Harapan masyarakat jelas, agar pasar hewan ini bisa kembali aktif. Kalau hidup kembali, tentu bisa mendongkrak perekonomian warga, apalagi sebagian besar masyarakat di sini menggantungkan hidup dari sektor peternakan,” ujarnya.

Masyarakat menilai, pasar hewan ini sejatinya bisa menjadi pusat perdagangan ternak yang mampu menghidupkan perputaran ekonomi desa maupun kecamatan. Namun kenyataannya, sejak bertahun-tahun lalu fasilitas tersebut terbengkalai.

Kini warga berharap ada langkah nyata dari pemerintah kota maupun dinas terkait untuk menghidupkan kembali pasar tersebut. “Kami hanya berharap agar pasar hewan ini tidak terus menjadi bangunan mati. Harus ada kebijakan yang membuatnya berfungsi kembali,” tambah Albar.

Pasar Hewan Punteut dibangun untuk menampung aktivitas jual beli ternak, namun hingga kini keberadaannya hanya meninggalkan cerita mangkrak yang menyimpan kekecewaan warga.( tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Siltap Aparatur Desa di Aceh Tenggara 4 Bulan Belum Dibayar, Ini Kata Kaban Pengelolaan Keuangan Daerah

12 Januari 2026 - 20:26 WIB

Sebulan Bertahan di Balai Desa, Pengungsi Banjir Baktiya Menanti Hunian Sementara

12 Januari 2026 - 16:19 WIB

Brimob Aceh dan Brimob Banten Gotong Royong Bersihkan Mesjid Di Aceh Utara

10 Januari 2026 - 16:15 WIB

Didampingi Pengacara, Warga Blang Panyang Laporkan Dugaan Perusakan Kebun Libatkan PJ Geuchik

10 Januari 2026 - 16:14 WIB

Proyek Jalan PT Krung Meuh Putuskan Listrik Warga, Kodim dan Danramil Diminta Klarifikasi

10 Januari 2026 - 12:09 WIB

Trending di Aceh