Menu

Mode Gelap
Belum Genap Sebulan, Kades dan Perangkat Desa Taput akan Bimtek di Medan  BUMDes Merugi, Tim Inspektorat Taput akan Monitoring 5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara SPPG dan KMP Tak Miliki PBG, Dinas Perizinan Taput Jemput Bola Kadis PMD Taput Siap Evaluasi Lembaga Bimtek Bermasalah, PDIP Dorong Pelaksanaan di Daerah Jalan Samping Kantor PWI Agara Tergerus Sungai, Satu Pengendara Jatuh ke Kali Bulan

Aceh

Para Pejabat di Aceh Utara “Saling Sikut” Incar Posisi Strategis di Pemerintahan Baru

badge-check

Para Pejabat di Aceh Utara “Saling Sikut” Incar Posisi Strategis di Pemerintahan Baru Perbesar

Lhoksukon, Harianpaparazzi – Isu tentang sejumlah pejabat yang mulai merapat ke bupati Aceh Utara terpilih, kian santer terdengar dan telah menjadi perbincangan hangat publik belakangan ini. Berbagai upaya mereka lakukan demi mendapatkan posisi strategis di pemerintahan baru.

Pascapenetapan Ismail A. Jalil (Ayah Wa) dan Tarmizi (Panyang) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Aceh Utara terpilih hasil Pilkada 2024 oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP), dinamika perebutan kekuasaan di daerah ini semakin memanas, bahkan aksi sikut-menyikut pun tak terhindarkan lagi.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, beberapa pejabat di Aceh Utara semakin sering berkunjung ke kediaman bupati terpilih, Ismail A Jalil yang akrab disapa Ayahwa di Panton Labu. Langkah ini dinilai sebagai upaya membangun hubungan kedekatan, guna mengamankan jabatan penting di struktur pemerintahan mendatang.

Namun, manuver ini tidak sepenuhnya berjalan mulus seperti yang mereka harapkan, bahkan ada pihak yang menilai bahwa tindakan tersebut tidak hanya sebatas menjilat, tetapi juga disertai upaya saling sikut-menyikut kolega sendiri yang saat ini masih menjabat pada posisi strategis yang mereka incar.

Target utama mereka adalah posisi “basah” di beberapa dinas yang mengelola anggaran besar, seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, dan beberapa dinas lainnya. Fenomena seperti ini sering kali dianggap lumrah di kalangan pemerintahan, tetapi tetap saja menuai kritikan tajam dari berbagai pihak.

“Ini memang bukan hal baru, tetapi aksi tersebut mencerminkan lemahnya etika para pejabat dalam birokrasi pemerintahan, harusnya prioritas mereka adalah bekerja untuk melayani masyarakat, bukan malah sibuk berebut kekuasaan,” ujar seorang warga Lhoksukon yang enggan disebutkan namanya.

Kondisi ini juga memunculkan keresahan di kalangan masyarakat Aceh Utara. Banyak yang khawatir dengan ambisi segelintir elit dan para pejabat pemerintah yang malah dapat menghambat visi besar Meuligo Panglima, Program pembangunan unggulan yang diusung Ayah Wa dan Tarmizi Panyang.

“Masyarakat sangat berharap pasangan ini mampu membawa perubahan nyata. Jangan sampai kepentingan pribadi pihak tertentu, kemudian mengorbankan pembangunan daerah,” ungkap sumber tersebut kepada media ini.

Salah seorang pejabat yang ramai diperbincangkan belakangan ini adalah Muliadi, Kabid Perencanaan dan Analisa Kebutuhan Aparatur BKPSDM Aceh Utara. Muliadi membenarkan bahwa dirinya beberapa kali mengunjungi kediaman Ayahwa di Panton Labu. Namun, ia menepis anggapan bahwa kunjungannya bermaksud melobi jabatan.
“Kedatangan saya hanya untuk silaturrahmi sebagai sesama warga Panton Labu, ini adalah hal yang wajar. Saya tinggal di Seunudon, sementara Ayahwa di Jambo Aye, jadi ini murni menjalin hubungan baik, tidak ada kaitannya dengan lobi-lobi jabatan,” jelasnya.

Dinamika ini menjadi tantangan besar bagi Ayah Wa dan Tarmizi Panyang dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, profesional, dan berpihak kepada rakyat. Waktu akan membuktikan apakah pasangan ini mampu melewati berbagai tekanan dan menjaga amanah untuk membawa perubahan di Aceh Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Setahun Disidik, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Dokumen Pembayaran BLT Gampong Blang Majron Berakhir SP3, Temuan Audit Rp107,8 Juta Jadi Sorotan

25 Juli 2026 - 19:59 WIB

Tokoh Masyarakat Darul Ihsan Desak Pemerintah Segera Legalkan Pengelolaan Sumur Minyak Rakyat

19 Juli 2026 - 19:16 WIB

Konflik Cot Girek Memasuki Titik Kritis, Nasib 500 Pekerja dan Perpanjangan HGU Berkejaran dengan Waktu

17 Juli 2026 - 22:52 WIB

Latih Kesiapsiagaan, PHE NSO Edukasi Anak Desa Kuala Cangkoi Tanggap Bencana

16 Juli 2026 - 19:24 WIB

Sukseskan Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Sekolah TK Al Jabal Nur

16 Juli 2026 - 12:34 WIB

Trending di Aceh