Menu

Mode Gelap
Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta

Aceh

Mualem Berjanji, Dirinya Milik Semua Partai Hingga Kaum Milenial

badge-check


					Mualem Berjanji, Dirinya Milik Semua Partai Hingga Kaum Milenial Perbesar


Harianpaparazzi.com, Lhokseumawe – Media center rumah pemenangan calon gubernur Aceh Muzakir manaf atau lebih dikenal (Mualem) dan Fadhlullah (Dek Fad) di Kota Lhokseumawe penuh sesak. 15 partai nasional bahkan partai lokal hadir di posko Rabu (16/10), untuk mendengarkan ikrar janji calon gubernur tersebut. Bahkan tidak ketinggalan kaum milenial kota Lhokseumawe bersama mantan kombatan GAM ikut menyemarakan suasana.

Tengku Muhammad Nur juru bicara pemenangan Mualem – Dek Fad, dalam orasinya, mengatakan syarat memilih pemimpin salah satunya memiliki keberanian. Keberanian itu dibuktikan saat konflik Aceh dengan pemerintah RI, sosok Mualem berani mempertaruhkan nyawa melanjutkan perjuangan Tengku Muhhamad Hasan di Tiro demi kemakmuran rakyat Aceh dan tegaknya syariat islam di bumi serambi Mekah.

Begitu pula sosok beliau, memiliki aspek kedekatan dengan pemerintah pusat, ditandai dukungan presiden terpilih Prabowo memberikan dukungan kepada Mualem menjadi Gubernur Aceh.

Tidak hanya, sebatas mendapatkan dukungan, Juru bicara pemenangan Mualem – Dek Fad, juga mengatakan Mualem menjamin dana Otonomi Khusus 2 persen tetap akan berlanjut selama kepimpinannya.

Ketua Mualem center Kota Lhokseumawe, Cut MutIa SH.MH, mengatakan menyikapi hal itu, dalam situasi seperti ini langkah harus dilakukan menggalang kekuatan dan bekerjasama dengan 15 partai politik pendukung, Ulama, LSM, ormas gerakan Mahasiswa dan Kaum Milenial Gen z , Petani dan nelayan.

“Kantor Mualem center terbuka untuk semua, ini adalah sebuah wadah untuk berkumpul semua warna. Mualem bukan milik satu golongan saja, mulaem bukan milik satu partai saja, tetapi mualem milik kita semua, milik partai politik dan milik semua rayat aceh yang menginginkan mualem menjadi gubernur Aceh.”

Tengku Amni Ahmad Marzuki, selaku Juru bicara Perwakilan mualem center pusat mengatakan, untuk memenangkan Mualem target ingin dicapai dalam Pilkada sekitar 65 persen.

Justru karena itu, untuk meraih kemenangan itu Mualem center adalah faktor kunci kemenangan dalam pertarungan Pilkada kali ini. Karena Menurutnya, Mualem center harus menjadi wadah bagi kaum muda milenial Gen z, dimana jumlah mereka jumlah pemilih terbanyak di Aceh.

Bahkan Tengku Amni menyampaikan bahwa telah Mualem menandatangani kontrak perjanian bersama bukan hanya dengan 15 Parpol, bahkan juga semua semua elemen masyarakat. Dimana dalam perjanjian itu, mualem menjamin tidak akan membubarkan tim pemenangan di Propinsi dan di kabupetan/Kota di saat kemenangan bagi Mualem.

“karena ini basis kami, bagaimana kami begerak dan ini adalah sebuah jaminan kami. Tim mualem center tidak akan dibubarkan tetapi akan menjadi sebuah kantor untuk mengawal pemerintah demi kepentigan rakyat.”

Pada acara itu, DPC PPP Pemko Lhoksemawe, Ismed Nur Aji Hasan mengatakan, kami dari 15 partai politik sudah memulai pergerakan dilapangan dari sejak awal. Walau Mualem center baru hadir saat ini.

Kontrak perjanjian tersebut, menurut nya seluruh partai dan semua elemen sampai saat ini masih berjalan sesuai komitmen sesuai instruksi dari masing-masing ketua partai ditingkat Propinsi.

“ kami ini semua berbeda warna, tetapi kami hari ini menjadi satu untuk memenangankan pasangan Gubernur nomor urut 2 pada tanggal 27 november 2024, dan gerakan kami ini sudah sejak sosialiasi kami lakukan, jadi bukan baru hari ini.”

Cut Mutia, menjelaskan, strategi pemenangan saat ini, lebih menyasar dan merangkul kepada kaum muda, kalangan milenial Gen z, dan kalangan prempuan. Karena bonus demografi Aceh saat ini terbukti kaum muda mendominasi dari jumlah pemilih, juga saat sekarang mereka telah melek Politik. (firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Puluhan Ribu Hektare Hutan Aceh Digunduli, Izin Legal Jadi Tameng?

19 Februari 2026 - 12:43 WIB

Kritik Keras Warga, Pemerintah Dinilai Lemah Tindak Penambangan Liar di Geureudong Pase

18 Februari 2026 - 22:56 WIB

PT Pembangunan Lhokseumawe Raih Opini WTP atas Laporan Keuangan 2025

18 Februari 2026 - 18:10 WIB

Harga Daging Meugang di Punteut Turun Dibanding Tahun Lalu, Warga Tetap Serbu Pasar Jelang Ramadhan

18 Februari 2026 - 12:45 WIB

Satpol PP dan WH Agara Razia Kedai Tuak, Empat Orang Perempuan Diamankan 

18 Februari 2026 - 09:00 WIB

Trending di Aceh