Menu

Mode Gelap
Dua Unit Rumah Semi Permanen Tanpa Penghuni Hangus Terbakar Aparat Gagalkan Pengiriman 2 Kg Sabu, Tersangka Disergap di Tol RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah Sumatera, Aceh Tengah hingga Medan Terdampak

News

Ketua Aspedata Diana Dewi: Harga Daging Stabil, Kami Pastikan Ketersediaan di Pasaran Selalu Ada

badge-check


					Ketua Aspedata Diana Dewi: Harga Daging Stabil, Kami Pastikan Ketersediaan di Pasaran Selalu Ada Perbesar

JAKARTA, harianpaparazzi.com — Ketua Asosiasi Pengusaha Daging Skala UKM dan Rumah Tangga (Aspedata Indonesia), Hj. Diana Dewi mendukung berbagai upaya Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) dalam menjaga stabilitas dan pasokan daging menjelang Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 mendatang.

Diana Dewi juga memastikan stok dan ketersediaan daging di gudang milik perusahaan PT Suri Nusantara Jaya dalam kondisi aman.

“Kami siap mendukung penuh arahan Bapak Kabadan (Arief Presetyo Adi) dalam menjaga stok dan pasokan daging jelang natal dan tahun baru mendatang,” ujar Diana, yang juga
Ketua Umum KADIN DKI Jakarta, Sabtu, 7 Desember 2024.

Lebih jauh ketua Aspedata menjelaskan, hingga saat ini distribusi daging ke sejumlah pasar dan outlet berjalan dengan lancar.

Begitu pula dengan harga, di pasaran terbilang stabil, sesuai dengan panel harga Bapanas sebesar Rp 134.600 perkilogram untuk kategori daging murni.

“Harganya stabil dan kami dapat memastikan ketersediaan di pasaran selalu ada,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency, Arief Prasetyo Adi mendorong seluruh asosiasi dan pengusaha yang bergerak di bidang pangan untuk sama-sama menjaga stabilitas dan pasokan menjelang Nataru.

Selain itu, Arief juga meminta para pengusaha untuk menjaga harga produksi di tingkat petani. Langkah ini penting dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan sektor pangan 2025 mendatang.

“Saya tegaskan kembali visi besar Bapak Presiden adalah mendukung kebutuhan pokok rakyat yang terpenuhi dengan harga yang terjangkau sekaligus menciptakan kebahagiaan bagi para petani, peternak, nelayan, dengan harga jual produk yang menguntungkan,” paparnya.

Untuk diketahui, Bapanas atau NFA juga tengah fokus penyediaan bahan pangan lainya terutama komoditas yang dihasilkan dari produksi dalam negeri.

Langkah ini dilakukan sebagai wujud dukungan badan pangan terhadap visi Presiden yaitu swasembada.

Arief menyampaikan bahwa stok Cadangan Beras Pemerintah yang ada di Bulog saat ini mencapai lebih dari 2.070.000 ton, jumlah yang sangat besar dan belum pernah terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Selain beras, ketersediaan komoditas pangan strategis lainnya juga terpantau mencukupi. Stok daging kerbau di IDFOOD misalnya, tercatat sebanyak 27.814 ton dengan harga sekitar Rp60.000 per kilogram, sementara stok daging sapi mencapai 4.269 ton dengan harga rata-rata Rp80.000 per kilogram.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aspirasi Warga Terjawab, Mangihut Sinaga Salurkan Traktor untuk Desa Gajah dan Sukajadi

30 April 2026 - 14:14 WIB

Polres Batu Bara Nomor Satu IKPA Nasional, Torehkan Capaian Membanggakan

30 April 2026 - 13:56 WIB

Bandar Kocar-kacir, SMSI Apresiasi Polda Sumut Makin Gencar Berantas Narkoba di 2026

29 April 2026 - 17:28 WIB

Proyek POCADI Desa Rp2,1 Miliar Disorot AMPERA, Berpotensi Tersandung Hukum Tanpa Audit BPK

29 April 2026 - 11:39 WIB

Disergap di Gerbang Tol Lubuk Pakam, 3 Tersangka dan 53 kilo Sabu di Amankan Satresnarkoba Polresta Deli Serdang

27 April 2026 - 20:14 WIB

Trending di News