Menu

Mode Gelap
Polres Taput Sita 112 Paket Ganja, 2 Kurir Turut Diamankan  Kejari Batu Bara Bongkar Kasus Proyek Jalan Rp43 Miliar, 12 Terdakwa Dituntut, Negara Rugi Rp6 Miliar Siswa Aceh Tengah Masih Dihantui Longsor, Dua Sekolah Direlokasi Pascabencana DLH Tinjau SPPG Mesjid Punteut, Temukan IPAL Belum Berfungsi Optimal Abu Doto Pergi, Jejak Perdamaian yang Ia Tinggalkan Tetap Hidup di Aceh Kejagung Ungkap Dugaan Mark Up Motor Listrik MBG, Harga Dinaikkan hingga Rp47 Juta per Unit

News

Ketua Aspedata Diana Dewi: Harga Daging Stabil, Kami Pastikan Ketersediaan di Pasaran Selalu Ada

badge-check


					Ketua Aspedata Diana Dewi: Harga Daging Stabil, Kami Pastikan Ketersediaan di Pasaran Selalu Ada Perbesar

JAKARTA, harianpaparazzi.com — Ketua Asosiasi Pengusaha Daging Skala UKM dan Rumah Tangga (Aspedata Indonesia), Hj. Diana Dewi mendukung berbagai upaya Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) dalam menjaga stabilitas dan pasokan daging menjelang Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 mendatang.

Diana Dewi juga memastikan stok dan ketersediaan daging di gudang milik perusahaan PT Suri Nusantara Jaya dalam kondisi aman.

“Kami siap mendukung penuh arahan Bapak Kabadan (Arief Presetyo Adi) dalam menjaga stok dan pasokan daging jelang natal dan tahun baru mendatang,” ujar Diana, yang juga
Ketua Umum KADIN DKI Jakarta, Sabtu, 7 Desember 2024.

Lebih jauh ketua Aspedata menjelaskan, hingga saat ini distribusi daging ke sejumlah pasar dan outlet berjalan dengan lancar.

Begitu pula dengan harga, di pasaran terbilang stabil, sesuai dengan panel harga Bapanas sebesar Rp 134.600 perkilogram untuk kategori daging murni.

“Harganya stabil dan kami dapat memastikan ketersediaan di pasaran selalu ada,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency, Arief Prasetyo Adi mendorong seluruh asosiasi dan pengusaha yang bergerak di bidang pangan untuk sama-sama menjaga stabilitas dan pasokan menjelang Nataru.

Selain itu, Arief juga meminta para pengusaha untuk menjaga harga produksi di tingkat petani. Langkah ini penting dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan sektor pangan 2025 mendatang.

“Saya tegaskan kembali visi besar Bapak Presiden adalah mendukung kebutuhan pokok rakyat yang terpenuhi dengan harga yang terjangkau sekaligus menciptakan kebahagiaan bagi para petani, peternak, nelayan, dengan harga jual produk yang menguntungkan,” paparnya.

Untuk diketahui, Bapanas atau NFA juga tengah fokus penyediaan bahan pangan lainya terutama komoditas yang dihasilkan dari produksi dalam negeri.

Langkah ini dilakukan sebagai wujud dukungan badan pangan terhadap visi Presiden yaitu swasembada.

Arief menyampaikan bahwa stok Cadangan Beras Pemerintah yang ada di Bulog saat ini mencapai lebih dari 2.070.000 ton, jumlah yang sangat besar dan belum pernah terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Selain beras, ketersediaan komoditas pangan strategis lainnya juga terpantau mencukupi. Stok daging kerbau di IDFOOD misalnya, tercatat sebanyak 27.814 ton dengan harga sekitar Rp60.000 per kilogram, sementara stok daging sapi mencapai 4.269 ton dengan harga rata-rata Rp80.000 per kilogram.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pengungkapan Kasus Narkoba di Deli Serdang, Polisi Sita 5 Paket Sabu dari Tangan SL

24 Juni 2026 - 18:32 WIB

Hasil Panen Lapas Labuhan Ruku Mengalir ke Pesantren, SMSI Batu Bara Jadi Jembatan Kebaikan

23 Juni 2026 - 17:42 WIB

Ketua MPC Pemuda Pancasila Ingatkan Kader: Jangan Cuma Pakai Seragam, Kartu Anggota Juga Harus Beres

21 Juni 2026 - 16:09 WIB

Cegah Kecelakaan, Satlantas Polres Batu Bara Tambal Jalan Berlubang di Jalinsum Simpang Dolok

20 Juni 2026 - 19:04 WIB

Firdaus usulkan SMSI Nahkodai Persiapan dan Pelaksanaan HPN 2026

19 Juni 2026 - 10:40 WIB

Trending di News