Menu

Mode Gelap
Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta Begini Cara Warga Aceh Timur Akhirnya Mendapat Air Minum Layak Pascabanjir Menguak Keadaan di Kuala Simpang: Dua Bulan Pascabanjir, Lumpur dan Sampah Masih Mengurung Permukiman Warga Menunggu Bantuan di Tengah Lumpur, Jerit Pengungsi Baktiya di Tanggap Darurat Keempat

Aceh

Kepala UPTD PUPR Aceh Tenggara Mundur, Singgung Jalan Putus dan Longsor Tak Terurus

badge-check


					Kantor UPTD Pelayanan Jalan dan Perumahan. Perbesar

Kantor UPTD Pelayanan Jalan dan Perumahan.

Aceh Tenggara, arianpaparazzi.com – Kepala UPTD Dinas PUPR Aceh Wilayah V Aceh Tenggara Azinawawi menuding pemerintah Aceh dan Dinas PUPR Aceh tidak punya hati nurani terhadap bencana yang melanda dua kabupaten yaitu Aceh Tenggara – Gayo Lues yang tak kunjung diperbaiki.

“Saya sudah mengundurkan diri akibat ulah kepala Dinas PUPR Aceh yang tidak peduli dengan keadaan jalan longsor di Gayo Lues dan jalan putus di kecamatan Leuser, Aceh Tenggara yang begitu parah, hingga saat ini belum ada perbaikan sama sekali,” kata Azinawawi Via WhatsApp, kepada harianpaparazzi.com Jumat (3/1/2024).

Azinawawi mengaku, Kepala Dinas PUPR Aceh saat ini sibuk mengurusi dana eskalasi proyek multiyears tanpa menghiraukan kondisi jalan yang sudah tiga hari belum dilakukan perbaikan sama sekali.

“Pemerintah Aceh dan Kepala Dinas PUPR Aceh, jangan jadikan Aceh Tenggara-Gayo Lues anak tiri, semuanya butuh perhatian dari pemerintah,akan tetapi kondisi jalan longsor ini tidak ada perhatian dari pemerintah untuk memperbaiki jalan longsor tersebut,” ungkapnya.

Azinawawi mengatakan, adapun untuk jalan putus di Kecamatan Leuser, sudah dibawa jembatan Bailey akan tetapi tidak dikerjakan dan belum dilakukan pekerjaan jembatan tersebut.

“Untuk jembatan Bailey sudah di Kutacane, hanya saja adbudmen dan beronjong nya belum dipasang, karena lambat nya Kepala Dinas PUPR Aceh bekerja terhadap penanganan pekerjaan jembatan itu,” ujarnya.

Azinawawi mengaku, pengakuan dari kepala Dinas PUPR Aceh bahwa sudah membentuk tim dari PUPR. Mendengar hal itu dirinya melakukan koordinasi dengan tim daerah tidak ada satu tim pun turun.

“Untuk saat ini Anggota UPTD satu pun tidak mau terlibat semuanya dalam pekerjaan tersebut karena ulah dari kadis PUPR Provinsi yang selalu memperlambat pekerjaan, karena dampaknya kepada masyarakat,” cetusnya. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Negara Masuk Hutan Aceh: Satgas PKH Ambil Alih Kawasan Pasca Izin Lima Perusahaan Dicabut

28 Januari 2026 - 22:56 WIB

Bawa 50,7 Kilogram Ganja, Dua Pria di Aceh Tenggara Ditangkap Polisi 

28 Januari 2026 - 07:50 WIB

Pemkab Aceh Utara Gandeng Media PASESATU Salurkan Tenda dan Tangki Air untuk Korban Banjir Bandang

27 Januari 2026 - 23:27 WIB

Ketua DPRK Aceh Tengah Fitriana Mugie Apresiasi Kapolres Lhokseumawe atas Bantuan Kemanusiaan Pasca Banjir

27 Januari 2026 - 16:08 WIB

LBH Iskandar Muda Aceh Minta Kajati Turun Tangan, Dugaan Masalah PEMA Dikunci ke UU Tipikor dan Perbendaharaan Negara

26 Januari 2026 - 13:04 WIB

Trending di Aceh