Menu

Mode Gelap
Tiga Media Sehari, Tiga Surat Teguran: Dewan Pers Kehabisan Sabar Hadapi Media yang Ngeyel Oknum Wakil Bupati Aceh Timur Diduga Gunakan Jabatan untuk Mempengaruhi 21 Dapur MBG Plt Kepala DPPKB Aceh Tenggara Periksa Aset Kendaraan Dinas dan Fasilitas Kantor Oknum Pengembang Villa Buket Rata Serobot Aset Desa, Jalan Umum Dijadikan Jaminan Bank Direktur PNL Raih Gelar Doktor Ilmu Teknik USK, Angkat Inovasi Fly Ash untuk Pembangunan Berkelanjutan Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh

Aceh

Kepala UPTD PUPR Aceh Tenggara Mundur, Singgung Jalan Putus dan Longsor Tak Terurus

badge-check


					Kantor UPTD Pelayanan Jalan dan Perumahan. Perbesar

Kantor UPTD Pelayanan Jalan dan Perumahan.

Aceh Tenggara, arianpaparazzi.com – Kepala UPTD Dinas PUPR Aceh Wilayah V Aceh Tenggara Azinawawi menuding pemerintah Aceh dan Dinas PUPR Aceh tidak punya hati nurani terhadap bencana yang melanda dua kabupaten yaitu Aceh Tenggara – Gayo Lues yang tak kunjung diperbaiki.

“Saya sudah mengundurkan diri akibat ulah kepala Dinas PUPR Aceh yang tidak peduli dengan keadaan jalan longsor di Gayo Lues dan jalan putus di kecamatan Leuser, Aceh Tenggara yang begitu parah, hingga saat ini belum ada perbaikan sama sekali,” kata Azinawawi Via WhatsApp, kepada harianpaparazzi.com Jumat (3/1/2024).

Azinawawi mengaku, Kepala Dinas PUPR Aceh saat ini sibuk mengurusi dana eskalasi proyek multiyears tanpa menghiraukan kondisi jalan yang sudah tiga hari belum dilakukan perbaikan sama sekali.

“Pemerintah Aceh dan Kepala Dinas PUPR Aceh, jangan jadikan Aceh Tenggara-Gayo Lues anak tiri, semuanya butuh perhatian dari pemerintah,akan tetapi kondisi jalan longsor ini tidak ada perhatian dari pemerintah untuk memperbaiki jalan longsor tersebut,” ungkapnya.

Azinawawi mengatakan, adapun untuk jalan putus di Kecamatan Leuser, sudah dibawa jembatan Bailey akan tetapi tidak dikerjakan dan belum dilakukan pekerjaan jembatan tersebut.

“Untuk jembatan Bailey sudah di Kutacane, hanya saja adbudmen dan beronjong nya belum dipasang, karena lambat nya Kepala Dinas PUPR Aceh bekerja terhadap penanganan pekerjaan jembatan itu,” ujarnya.

Azinawawi mengaku, pengakuan dari kepala Dinas PUPR Aceh bahwa sudah membentuk tim dari PUPR. Mendengar hal itu dirinya melakukan koordinasi dengan tim daerah tidak ada satu tim pun turun.

“Untuk saat ini Anggota UPTD satu pun tidak mau terlibat semuanya dalam pekerjaan tersebut karena ulah dari kadis PUPR Provinsi yang selalu memperlambat pekerjaan, karena dampaknya kepada masyarakat,” cetusnya. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kapolres Aceh Utara Silaturahmi Idulfitri dengan Ketua MPU, Bahas Kamtibmas

22 Maret 2026 - 16:41 WIB

Tri Nugroho Panggabean Rencanakan Laporan ke Polda Aceh, Enam Media Dituding Cemarkan Nama Baik

20 Maret 2026 - 23:58 WIB

GEUCHIK GAMPONG MESJID PUNTEUT PIMPIN TAKBIRAN MALAM IDUL FITRI 1447 H

20 Maret 2026 - 23:52 WIB

Mahasiswa HIMA-ATE Gelar Aksi Damai di Takengon, Soroti Kasus Kekerasan Aktivis HAM dan Isu Bencana Lokal

19 Maret 2026 - 20:17 WIB

RSUD Cut Meutia Bersama PAPDI Aceh dan ILLUNIA Gelar Bakti Sosial Ramadhan di Desa Alue Dua

15 Maret 2026 - 16:01 WIB

Trending di Aceh