Lhokseumawe, Harianpaparazzi – Suasana kebersamaan dan keakraban terasa kental di Gedung Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Lhokseumawe pada Kamis (27/03) saat para wartawan yang tergabung dalam organisasi tersebut, bersama dengan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI), melaksanakan buka puasa bersama. Acara yang dihadiri oleh 41 anggota PWI ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus refleksi bagi para insan pers di bulan suci Ramadan.
Kegiatan ini tidak hanya sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga mempererat hubungan antaranggota. Selepas berbuka puasa, para peserta melanjutkan ibadah shalat magrib berjemaah dan diakhiri dengan makan malam bersama. Tradisi ini menjadi bagian dari rutinitas yang terus dijaga oleh PWI Kota Lhokseumawe di bawah kepemimpinan Sayuti Achmad.
Silaturahmi dan Komitmen Wartawan
Ketua PWI Kota Lhokseumawe, Sayuti Achmad, menegaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan tradisi yang telah berlangsung setiap tahunnya. “Kita berbuka puasa bersama antara anggota dan pengurus dalam rangka mempererat silaturahmi. Acara ini memang rutin kita laksanakan, hanya saja kali ini lebih sederhana karena keterbatasan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan di tubuh organisasi. “Kami selalu kompak dan menjaga koordinasi antaranggota serta pengurus. Kekompakan ini kami jaga melalui pertemuan rutin setiap bulan, termasuk dengan IKWI,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sayuti menegaskan bahwa PWI akan terus berkomitmen membela kepentingan masyarakat. “Jika ada masyarakat yang terzalimi, apalagi jika ada program-program pemerintah yang tidak pro-rakyat, PWI akan tetap kritis terhadap kebijakan tersebut,” tegasnya.
Tantangan Wartawan di Era Digital
Di tengah era digital yang terus berkembang, wartawan di Lhokseumawe juga menghadapi tantangan besar dalam menjalankan tugasnya. Sayuti menyoroti bahwa sekitar 75 persen wartawan di kota ini sudah memanfaatkan teknologi digital dalam bekerja. “Namun, yang paling penting, kita tetap harus berpegang pada kode etik jurnalistik dan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999,” ungkapnya.
Sebagai langkah peningkatan profesionalisme, PWI Kota Lhokseumawe juga merencanakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada bulan November mendatang. “Kita berharap, dengan momen Ramadan ini, para wartawan dapat semakin solid dan saling mendukung satu sama lain,” tambahnya.
Harapan di Bulan Ramadan
Momentum Ramadan tidak hanya menjadi ajang refleksi bagi para wartawan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat solidaritas. Sayuti mengungkapkan bahwa setelah Idul Fitri 1446 Hijriah, PWI Kota Lhokseumawe berencana menggelar Halal Bihalal sebagai wujud kebersamaan yang terus dijaga.
“Semoga Ramadan ini membawa keberkahan bagi kita semua, dan semoga wartawan di Kota Lhokseumawe semakin profesional dalam menjalankan tugasnya sebagai pilar keempat demokrasi,” pungkasnya.
Dengan semangat kebersamaan, para wartawan PWI Kota Lhokseumawe tidak hanya menjadikan buka puasa bersama sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai pengingat akan peran mereka dalam memperjuangkan kepentingan publik dan menjaga profesionalisme di dunia jurnalistik. (firdaus)