Menu

Mode Gelap
Kasus Anak Diduga Dianiaya Satpam PT PN, Laporan Resmi Masuk Polres Aceh Utara PTPL Siap Jadi Pemain Rantai Pasok Lokal dalam Pengembangan Blok Andaman Kasus Anak Diduga Dianiaya Satpam di Cot Girek, Korban Belum Buat Laporan Polisi Diduga “Rampok Tanah” di Lhokseumawe: UIN Arasy dan BPN Kota Jadi Sorotan Masjid Punteut Kalahkan Seneubok 2–0 di Turnamen Bola Kaki HUT RI ke-80 Forkopimcam Blang Mangat Cup 2025 Hendry Ch Bangun Daftar Calon Ketua Umum PWI, Ajak Semua Anggota Bersatu Majukan PWI

Aceh

Jembatan Gantung Peninggalan Exxon di Aceh Utara Rusak Parah, Warga Minta PUPR Segera Bertindak

badge-check


					Jembatan Gantung Peninggalan Exxon di Aceh Utara Rusak Parah, Warga Minta PUPR Segera Bertindak Perbesar

Aceh Utara, Harianpaparazzi.com – Jembatan gantung yang menghubungkan Kecamatan Tanah Luas dan Matang Kuli, Kabupaten Aceh Utara, kini kondisinya kian memprihatinkan. Dibangun puluhan tahun lalu oleh ExxonMobil, jembatan yang berada di Gampong Serba Jaman Baroh dan menghubungkan Gampong Tumpok Barat itu mengalami kerusakan parah pada lantai papan, kabel penyangga, dan besi penopang.

Geuchik Gampong Serba Jaman Baroh, Yasin, mengatakan kerusakan tersebut semakin parah sejak 11 Agustus 2025. Akibatnya, anak-anak tak lagi dapat mengaji di gampong sebelah, sementara warga harus memutar jauh untuk melintas.

“Sudah berulang kali kami ajukan permohonan perbaikan, tapi belum ada tindak lanjut. Sementara jembatan ini sangat dibutuhkan warga,” ujar Yasin, Senin (11/8).

Warga berharap Dinas PUPR Aceh Utara segera turun tangan memperbaiki jembatan tersebut. Menurut mereka, jembatan ini adalah jalur vital yang menjadi penghubung antarwilayah, sehingga keselamatan pengguna harus menjadi prioritas.

“Jangan tunggu ada korban dulu baru diperbaiki,” kata salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Upaya konfirmasi wartawan ke Kepala Dinas PUPR Aceh Utara sempat dilakukan, namun yang bersangkutan meminta untuk menunggu hingga sidang paripurna di Gedung DPRK selesai. Hingga berita ini dipublikasikan, konfirmasi resmi dari Dinas PUPR masih sulit diperoleh.(tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kasus Anak Diduga Dianiaya Satpam PT PN, Laporan Resmi Masuk Polres Aceh Utara

28 Agustus 2025 - 22:45 WIB

PTPL Siap Jadi Pemain Rantai Pasok Lokal dalam Pengembangan Blok Andaman

27 Agustus 2025 - 23:11 WIB

Bulog Kuasai Pasar Beras: Stok Melimpah, Kualitas dan Harga Jadi Pertanyaan

27 Agustus 2025 - 14:53 WIB

Kasus Anak Diduga Dianiaya Satpam di Cot Girek, Korban Belum Buat Laporan Polisi

26 Agustus 2025 - 23:23 WIB

Diduga “Rampok Tanah” di Lhokseumawe: UIN Arasy dan BPN Kota Jadi Sorotan

26 Agustus 2025 - 18:53 WIB

Trending di Aceh