Menu

Mode Gelap
Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta Begini Cara Warga Aceh Timur Akhirnya Mendapat Air Minum Layak Pascabanjir Menguak Keadaan di Kuala Simpang: Dua Bulan Pascabanjir, Lumpur dan Sampah Masih Mengurung Permukiman Warga Menunggu Bantuan di Tengah Lumpur, Jerit Pengungsi Baktiya di Tanggap Darurat Keempat

Aceh

Heroik, TNI AU Satrad 102 dan Tim Medis RSU Cut Meutia Antarkan Jenazah Menembus Banjir Besar di Aceh Utara

badge-check


					Heroik, TNI AU Satrad 102 dan Tim Medis RSU Cut Meutia Antarkan Jenazah Menembus Banjir Besar di Aceh Utara Perbesar

Aceh Utara, Harianpaparazzi.com — Di tengah lumpuhnya akses akibat banjir besar yang melanda hampir seluruh wilayah Aceh Utara, aksi heroik dilakukan prajurit TNI AU Satrad 102 Lhokseumawe bersama tim medis RSU Cut Meutia. Mereka mempertaruhkan nyawa demi mengantar jenazah seorang warga ke Gampong Panton, Kecamatan Panton Labu, pada Jumat (28/11/2025).

Banjir yang merendam jalan utama mencapai kedalaman hingga pinggang orang dewasa, bahkan pada beberapa titik arus air sangat deras. Kondisi ini membuat ambulans tidak dapat melintas. Namun prajurit TNI AU dan tim medis tidak menyerah. Dengan peralatan seadanya, mereka menembus banjir sambil membawa jenazah menggunakan tandu darurat.

“Ini murni rasa kemanusiaan. Tidak mungkin jenazah dibiarkan terlalu lama, sementara keluarga menunggu. Kami harus berangkat walaupun risikonya besar,” ujar salah satu prajurit TNI AU yang ikut dalam misi tersebut.

Aksi kemanusiaan itu juga dipimpin langsung oleh KTU RSU Cut Meutia, Jalaluddin SKM M.Kes, didampingi Kabid Keperawatan Ns. Saiful Amri S.Kep, Kabid Diklat Yusrizal SKM MPd, serta petugas lapangan Saifullah dan sejumlah anggota lainnya. Mereka turut memastikan proses pemulangan jenazah berjalan aman dan tetap menghormati prosedur medis.

“Situasinya sangat sulit. Tapi sebagai tenaga kesehatan, kami wajib hadir dalam kondisi apa pun,” kata salah satu perawat yang turut serta dalam rombongan.

Misi pengantaran jenazah itu berlangsung dramatis. Arus air di sejumlah titik hampir menyeret tim, namun koordinasi yang solid dan komitmen mereka membuat perjalanan tersebut berhasil diselesaikan. Warga yang menyaksikan langsung mengapresiasi aksi luar biasa itu.

Foto: Jenazah yang di evakuasi/red.

“Ini bukan pekerjaan mudah. Mereka benar-benar pahlawan di tengah bencana,” ujar seorang warga di lokasi.

Banjir besar di Aceh Utara telah berlangsung beberapa hari, menyebabkan akses transportasi terputus, listrik padam di sejumlah wilayah, dan ribuan warga mengungsi. Di tengah kondisi darurat ini, aksi heroik TNI AU Satrad 102 dan tim medis RSU Cut Meutia menjadi bukti bahwa nilai kemanusiaan tetap berdiri kokoh meski bencana melanda.

Keluarga almarhum di Gampong Panton menyampaikan rasa syukur dan terima kasih mendalam atas perjuangan TNI AU dan tim medis yang berani menembus banjir demi memastikan jenazah dapat dimakamkan secara layak.

Aksi ini menjadi simbol solidaritas, keberanian, dan dedikasi aparat negara serta tenaga kesehatan dalam membantu masyarakat pada saat-saat paling kritis.( Tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polda Aceh Gelar Operasi Keselamatan Seulawah 2026 Selama 14 Hari

2 Februari 2026 - 14:43 WIB

Apel Gabungan ASN Aceh Utara: Negara Hadir Lewat Santunan dan Apresiasi Prestasi

2 Februari 2026 - 14:41 WIB

PWI Aceh Selatan: Waspadai Oknum Berkedok Wartawan yang Edarkan Surat Bantuan

31 Januari 2026 - 20:30 WIB

Ketika Proyek Negara Takut pada Wartawan

31 Januari 2026 - 13:50 WIB

Haikal Hanyut di Sungai Kuala Simpang, Diselamatkan Taruna Akpol Peserta Latsitardanus

31 Januari 2026 - 12:39 WIB

Trending di Aceh