Menu

Mode Gelap
Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen Menyingkap Akar Bencana: Banjir Bandang Aceh dan Dugaan Okupasi Hutan Ilegal Saat Jalan Terputus, Bantuan Tak Cukup Datang: Apa yang Harus Dilakukan untuk Bener Meriah, Takengon? Aceh Utara Dilanda Banjir Parah, Ayahwa Nilai Perhatian Pemerintah Pusat Belum Maksimal Komunikasi Pemkab Aceh Utara Tersumbat, Penanganan Banjir Dinilai Lambat! Di Balik Lumpur dan Doa Keluarga: Perjalanan Menggetarkan Seorang Wartawan Bener Meriah

News

Festival ‘Diwali’ di Jakarta Menginspirasi dan Memberdayakan Wanita Melalui UMKM

badge-check


					Festival ‘Diwali’ di Jakarta Menginspirasi dan Memberdayakan Wanita Melalui UMKM Perbesar

Jakarta, harianpaparazzi.com — Sebanyak 400 wanita India yang ada di Jakarta berkumpul memeriahkan rangkaian perayaan ‘Diwali’ atau memperingati kemenangan Dewa Rama atas Rahwana yang dirayakan setiap tanggal 31 Oktober.

Acara yang dikemas selama kurang lebih 3 jam ini, menampilkan berbagai pertunjukan, dari mulai fashion, tari-tarian serta beberapa pameran UMKM, yang berlangsung di Graha Sindhu, Jakarta (19/10/2024).

“Dengan acara yang berlangsung selama 3 jam ini, pastinya para peserta yang hadir khususnya ibu-ibu merasa senang sehingga melupakan berbagai persoalan yang ada,” ujar Komunitas Perempuan India Jakarta, Aruna P. Harjani.

Lebih jauh Aruna menjelaskan, kegiatan ngumpul-ngumpul ibu-ibu komunitas India ini rutin dilaksanakan setiap tiga bulan sekali. Bahkan dari awal dilaksanakan hingga saat ini pesertanya terus bertambah.

“Awalnya, kita ngumpul-ngumpul seperti ini pada, tanggal 30 September 2023 tahun lalu, hanya ada 150 peserta, namun lama kelamaan peminatnya semakin meningkat,” ungkap Aruna.

Ia mengaku sangat terkejut, hari ini (Sabtu, 19 Oktober) jumlah ibu-ibu yang datang mencapai 400 orang. Ini artinya mereka sudah mulai tahu bahwa kegiatan ngumpul ibu-ibu ini untuk kebersama dan saling membantu.

Target dari kegiatan ini, menurut Aruna membantu ibu-ibu yang memiliki penghasilan pas-pasan. “Ini penting sekali untuk kita bantu, agar mereka bisa lebih tenang, sehingga tidak mudah stress dalam menghadapi kehidupannya sehari-hari,” paparnya.

Untuk acara ini, kami menyelenggarakan pesta, dalam rangka ‘Diwali’, kami membuat pertunjukan agar tetap meriah, seperti fashion show, merangkai bunga, merias wajah juga workshop, dan penjualan barang-barang lainnya, jelasnya.


Aruna juga mengatakan untuk meningkatkan kemampuan ibu-ibu ini, tentunya mereka harus banyak belajar, memahami apa yang harus dilakukan untuk menjadikan penjualan produk mereka bisa lebih dikenal oleh orang lain.

“Wanita kreatif, harus saling mengasihi, harus siap mengasih, sehingga hati kita bisa tenang, seperti mengasih waktu, mengasih uang, juga memberikan kasih sayang,” tambah Aruna P. Harjani.

Sementara itu Maya Solichin yang juga hadir di acara tersebut mengaku kagum dengan kegiatan yang digagas Aruna P. Harjani.

Ketua Umum World Flower Council (WFC) Indonesia ini menyampaikan bahwa dalam kegiatan ini, bagaimana membangun pribadi ibu-ibu dalam bidang usaha sehingga usaha yang sudah ada dapat ditingkatkan.

“Jadi Ibu Aruna juga membantu mempromosikan usaha ibu-ibu yang memiliki penghasilan menengah kebawah agar bisa meningkatkan lagi kemampuannya di bidang usahanya,” ungkap Maya.

“Saya berterima kasih kepada ibu Aruna, disini saya juga bisa memperkenalkan bagaimana cara merangkai bunga yang dapat dijadikan usaha,” ujarnya.

Begitu pula dengan budaya yang juga ingin kita sosialisakan ke 54 negara, budaya Indonesia India harus kita sosialisasikan dan kita perkenalkan disana, ujarnya.

“Saya sangat surprize dan kagum dan betul-betul kami apresiasi, karena bisa membawa masyarakat menengah kebawah. Orang India tidak gampang untuk berkumpul dengan tujuan menyenangkan hati, apalagi ini juga untuk membantu UMKM, itu yang sangat kami apresiasi hal itu juga merupakan salah satu tujuan dari pemerintah,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Universitas Mercu Buana Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke 11 Desa Terdampak Banjir Bandang di Aceh

10 Januari 2026 - 17:36 WIB

Bupati Batu Bara Raih Anugerah Sahabat Pers Indonesia dari SMSI

8 Januari 2026 - 12:07 WIB

Informasi Penanganan Banjir Aceh Utara Tak Satu Pintu, Publik Bingung di Tengah Krisis Kemanusiaan

24 Desember 2025 - 19:57 WIB

Bantuan Tepat Sasaran Kodim 0208/Asahan Tuai Apresiasi dari Masyarakat Agam

22 Desember 2025 - 11:50 WIB

FWK : Pejabat Jangan Antikritik, Pers Selalu Hadir Untuk Kepentingan Publik

21 Desember 2025 - 09:58 WIB

Trending di News