Menu

Mode Gelap
Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta Begini Cara Warga Aceh Timur Akhirnya Mendapat Air Minum Layak Pascabanjir Menguak Keadaan di Kuala Simpang: Dua Bulan Pascabanjir, Lumpur dan Sampah Masih Mengurung Permukiman Warga Menunggu Bantuan di Tengah Lumpur, Jerit Pengungsi Baktiya di Tanggap Darurat Keempat Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen

Headline

Cagub Bustami Hamzah Kunjungi Pedalaman Aceh Utara Dihadang Ratusan Massa

badge-check


					Cagub Aceh Bustami berdialog dengan warga yang menghadang beliau di pedalaman Aceh Utara.  (harianpaparazzi.com/ist) Perbesar

Cagub Aceh Bustami berdialog dengan warga yang menghadang beliau di pedalaman Aceh Utara. (harianpaparazzi.com/ist)

Siap Membantu dan Menyelesaikan Masalah

Menanggapi hal ini, Bustami langsung menyatakan siap membantu untuk menyelesaikan persoalan tersebut. 

“Saya tahu daerah ini, karena saya pernah mengikuti KKN di daerah ini waktu masih kuliah. Daerah ini juga kampung saya,” katanya.

Bustami melanjutkan, kalau semuanya bersatu dan terus bergandengan tangan dalam Pilkada pada 27 November 2024, dia sangat yakin akan mampu menyelesaikan persoalan yang sedang dihadapi Aceh saat ini, dimana masyarakatnya banyak yang miskin.

“Kalau kami terpilih menjadi pemimpin Aceh nanti, Insya Allah saya akan menjadi pelayan masyarakat Aceh, karena pemimpin itu pelayan dan bukan dilayani,”

“Sebagai pelayan, maka apa yang dibutuhkan masyarakat yang kita selesaikan dan kita bangun,” katanya.

Semasa menjadi Pj Gubernur, Bustami Hamzah terlibat menyelesaikan proses pembangunan Waduk Krueng Keureuto yang diperkirakan akhir tahun ini segera dioperasikan, karena telah rampung dibangun. 

Waduk Keureuto akan mampu mengairi  areal persawahan seluas 9.421 hektar di Aceh Utara, termasuk Kecamatan Matangkuli. 

Waduk ini dibangun dengan menelan dana sebesar Rp 2,6 triliun lebih yang bersumber dari APBN.

Selain itu, juga untuk penyediaan air baku 0,5 meter kubik per detik, pembangkit listrik PLTA 6,34 MW, serta untuk pengendalian banjir 30 juta meter kubik (mereduksi banjir kawasan Lhoksukon sekitar 30 persen).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi

20 Januari 2026 - 16:40 WIB

Bupati Salim Fakhry Peusijuek, Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah

20 Januari 2026 - 11:09 WIB

Sekian Lama Terlantar Pasca Banjir, Brimob Aceh Turun Tangan Bersihkan Sekolah Para Penghuni Surga

19 Januari 2026 - 16:53 WIB

Bupati Aceh Tenggara Serahkan Bantuan Masa Panik Korban Kebakaran

18 Januari 2026 - 12:33 WIB

Anggota DPR RI T.A. Khalid Bantah Jual Tanah Negara

17 Januari 2026 - 17:47 WIB

Trending di Aceh