Menu

Mode Gelap
Plt Kepala DPPKB Aceh Tenggara Periksa Aset Kendaraan Dinas dan Fasilitas Kantor Oknum Pengembang Villa Buket Rata Serobot Aset Desa, Jalan Umum Dijadikan Jaminan Bank Direktur PNL Raih Gelar Doktor Ilmu Teknik USK, Angkat Inovasi Fly Ash untuk Pembangunan Berkelanjutan Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara

Headline

Cagub Bustami Hamzah Kunjungi Pedalaman Aceh Utara Dihadang Ratusan Massa

badge-check


					Cagub Aceh Bustami berdialog dengan warga yang menghadang beliau di pedalaman Aceh Utara.  (harianpaparazzi.com/ist) Perbesar

Cagub Aceh Bustami berdialog dengan warga yang menghadang beliau di pedalaman Aceh Utara. (harianpaparazzi.com/ist)

Siap Membantu dan Menyelesaikan Masalah

Menanggapi hal ini, Bustami langsung menyatakan siap membantu untuk menyelesaikan persoalan tersebut. 

“Saya tahu daerah ini, karena saya pernah mengikuti KKN di daerah ini waktu masih kuliah. Daerah ini juga kampung saya,” katanya.

Bustami melanjutkan, kalau semuanya bersatu dan terus bergandengan tangan dalam Pilkada pada 27 November 2024, dia sangat yakin akan mampu menyelesaikan persoalan yang sedang dihadapi Aceh saat ini, dimana masyarakatnya banyak yang miskin.

“Kalau kami terpilih menjadi pemimpin Aceh nanti, Insya Allah saya akan menjadi pelayan masyarakat Aceh, karena pemimpin itu pelayan dan bukan dilayani,”

“Sebagai pelayan, maka apa yang dibutuhkan masyarakat yang kita selesaikan dan kita bangun,” katanya.

Semasa menjadi Pj Gubernur, Bustami Hamzah terlibat menyelesaikan proses pembangunan Waduk Krueng Keureuto yang diperkirakan akhir tahun ini segera dioperasikan, karena telah rampung dibangun. 

Waduk Keureuto akan mampu mengairi  areal persawahan seluas 9.421 hektar di Aceh Utara, termasuk Kecamatan Matangkuli. 

Waduk ini dibangun dengan menelan dana sebesar Rp 2,6 triliun lebih yang bersumber dari APBN.

Selain itu, juga untuk penyediaan air baku 0,5 meter kubik per detik, pembangkit listrik PLTA 6,34 MW, serta untuk pengendalian banjir 30 juta meter kubik (mereduksi banjir kawasan Lhoksukon sekitar 30 persen).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Pembalakan Liar di Hutan Lindung Langkahan, ±200 Hektare Hutan Diduga Digunduli

12 Maret 2026 - 18:39 WIB

DWP PNL Gelar “Ramadhan Berkah”, Salurkan Donasi untuk Anak Yatim, Kaum Dhuafa, dan Fii sabillah.

12 Maret 2026 - 12:29 WIB

Dilandasi Semangat Kolaborasi, PWI Aceh Santuni 51 Anak Yatim

11 Maret 2026 - 21:53 WIB

Kemensos Cairkan Santunan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

11 Maret 2026 - 18:26 WIB

Momen Haru di Mapolres Lhokseumawe: Bocah Bernama Ahzan Temui Kapolres AKBP Dr. Ahzan, Nama Itu Ternyata Nazar Sang Kakek

11 Maret 2026 - 12:52 WIB

Trending di Aceh