Menu

Mode Gelap
Kasus Anak Diduga Dianiaya Satpam PT PN, Laporan Resmi Masuk Polres Aceh Utara PTPL Siap Jadi Pemain Rantai Pasok Lokal dalam Pengembangan Blok Andaman Kasus Anak Diduga Dianiaya Satpam di Cot Girek, Korban Belum Buat Laporan Polisi Diduga “Rampok Tanah” di Lhokseumawe: UIN Arasy dan BPN Kota Jadi Sorotan Masjid Punteut Kalahkan Seneubok 2–0 di Turnamen Bola Kaki HUT RI ke-80 Forkopimcam Blang Mangat Cup 2025 Hendry Ch Bangun Daftar Calon Ketua Umum PWI, Ajak Semua Anggota Bersatu Majukan PWI

Headline

Cagub Bustami Hamzah Kunjungi Pedalaman Aceh Utara Dihadang Ratusan Massa

badge-check


					Cagub Aceh Bustami berdialog dengan warga yang menghadang beliau di pedalaman Aceh Utara.  (harianpaparazzi.com/ist) Perbesar

Cagub Aceh Bustami berdialog dengan warga yang menghadang beliau di pedalaman Aceh Utara. (harianpaparazzi.com/ist)

Siap Membantu dan Menyelesaikan Masalah

Menanggapi hal ini, Bustami langsung menyatakan siap membantu untuk menyelesaikan persoalan tersebut. 

“Saya tahu daerah ini, karena saya pernah mengikuti KKN di daerah ini waktu masih kuliah. Daerah ini juga kampung saya,” katanya.

Bustami melanjutkan, kalau semuanya bersatu dan terus bergandengan tangan dalam Pilkada pada 27 November 2024, dia sangat yakin akan mampu menyelesaikan persoalan yang sedang dihadapi Aceh saat ini, dimana masyarakatnya banyak yang miskin.

“Kalau kami terpilih menjadi pemimpin Aceh nanti, Insya Allah saya akan menjadi pelayan masyarakat Aceh, karena pemimpin itu pelayan dan bukan dilayani,”

“Sebagai pelayan, maka apa yang dibutuhkan masyarakat yang kita selesaikan dan kita bangun,” katanya.

Semasa menjadi Pj Gubernur, Bustami Hamzah terlibat menyelesaikan proses pembangunan Waduk Krueng Keureuto yang diperkirakan akhir tahun ini segera dioperasikan, karena telah rampung dibangun. 

Waduk Keureuto akan mampu mengairi  areal persawahan seluas 9.421 hektar di Aceh Utara, termasuk Kecamatan Matangkuli. 

Waduk ini dibangun dengan menelan dana sebesar Rp 2,6 triliun lebih yang bersumber dari APBN.

Selain itu, juga untuk penyediaan air baku 0,5 meter kubik per detik, pembangkit listrik PLTA 6,34 MW, serta untuk pengendalian banjir 30 juta meter kubik (mereduksi banjir kawasan Lhoksukon sekitar 30 persen).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aceh Jadi Tuan Rumah Peringatan HAM 2025, Sementara Luka Lama Belum Tuntas

29 Agustus 2025 - 18:59 WIB

Kasus Anak Diduga Dianiaya Satpam PT PN, Laporan Resmi Masuk Polres Aceh Utara

28 Agustus 2025 - 22:45 WIB

PTPL Siap Jadi Pemain Rantai Pasok Lokal dalam Pengembangan Blok Andaman

27 Agustus 2025 - 23:11 WIB

Bulog Kuasai Pasar Beras: Stok Melimpah, Kualitas dan Harga Jadi Pertanyaan

27 Agustus 2025 - 14:53 WIB

Kasus Anak Diduga Dianiaya Satpam di Cot Girek, Korban Belum Buat Laporan Polisi

26 Agustus 2025 - 23:23 WIB

Trending di Aceh