Menu

Mode Gelap
Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta Begini Cara Warga Aceh Timur Akhirnya Mendapat Air Minum Layak Pascabanjir Menguak Keadaan di Kuala Simpang: Dua Bulan Pascabanjir, Lumpur dan Sampah Masih Mengurung Permukiman Warga Menunggu Bantuan di Tengah Lumpur, Jerit Pengungsi Baktiya di Tanggap Darurat Keempat

Aceh

Bupati Aceh Utara Tembus Daerah Terisolasi, Gampong Gunci Nyaris Hilang Disapu Banjir

badge-check


					Bupati Aceh Utara Tembus Daerah Terisolasi, Gampong Gunci Nyaris Hilang Disapu Banjir Perbesar

Lhoksukon, Harianpaparazzi.com – Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil atau yang akrab disapa Ayahwa, berhasil menembus seluruh kawasan yang sebelumnya terisolasi akibat banjir bandang di kabupaten tersebut. Setelah meninjau Kecamatan Langkahan, Ayahwa kembali melanjutkan kunjungan ke sejumlah titik yang masih terisolasi di Kecamatan Sawang, pada Senin, 8 Desember 2025.

Ayahwa meninjau langsung kondisi Gampong Gunci, Kecamatan Sawang, yang separuh wilayahnya hilang tersapu banjir bandang. Untuk mencapai lokasi tersebut, rombongan harus menggunakan rakit, lantaran empat jembatan penghubung hancur diterjang banjir.

Dalam foto yang dikirim pihak Dinas Kominfosan Aceh Utara kepada Wartawan, Ayahwa tampak berbincang dengan Kapolres Lhokseumawe AKBP Ahzan, Geuchik Gampong Gunci Fazir Ramli, serta sejumlah warga setempat di lokasi terdampak.

Pada kesempatan itu, Ayahwa juga menyerahkan bantuan tahap keempat kepada masyarakat terdampak banjir di wilayah tersebut. Sebelumnya, bantuan telah disalurkan melalui Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi Panyang, yang berdomisili di Kecamatan Sawang.

Lebih 42 Ribu Rumah Rusak

Ayahwa menyebutkan, kerusakan rumah menjadi dampak paling dominan akibat banjir. “Pendataan terus kita lakukan, karena masih ada beberapa kecamatan yang datanya belum masuk,” ujar Ayahwa dalam keterangan tertulis yang diterima Media Harianpaparazzi, Senin malam (8/12).

Berdasarkan data sementara, total 42.198 unit rumah mengalami kerusakan. Dengan rincian rusak berat 16.793 unit, rusak sedang 6.134 unit, rusak ringan 15.126 unit, serta rumah hilang atau hanyut disapu banjir sebanyak 1.219 unit.

“Pekerjaan rumah kita berikutnya, meski banjir telah surut, masih banyak warga yang terpaksa bertahan di pengungsian karena rumahnya hilang. Mereka tidak tahu harus pulang ke mana, sehingga kita bagikan tenda sebagai hunian sementara,” ujar Ayahwa. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polda Aceh Gelar Operasi Keselamatan Seulawah 2026 Selama 14 Hari

2 Februari 2026 - 14:43 WIB

Apel Gabungan ASN Aceh Utara: Negara Hadir Lewat Santunan dan Apresiasi Prestasi

2 Februari 2026 - 14:41 WIB

PWI Aceh Selatan: Waspadai Oknum Berkedok Wartawan yang Edarkan Surat Bantuan

31 Januari 2026 - 20:30 WIB

Ketika Proyek Negara Takut pada Wartawan

31 Januari 2026 - 13:50 WIB

Haikal Hanyut di Sungai Kuala Simpang, Diselamatkan Taruna Akpol Peserta Latsitardanus

31 Januari 2026 - 12:39 WIB

Trending di Aceh