Menu

Mode Gelap
Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta

Aceh

Ada Oknum Polisi Diduga Curi Minyak Mentah Pertamina, PPA: Kapolri Lihat ini!

badge-check


					Ada Oknum Polisi Diduga Curi Minyak Mentah Pertamina, PPA: Kapolri Lihat ini! Perbesar

Langkat, HARIANPAPARAZZI – tujuh orang diduga mencuri minyak mentah Pertamina melalui pipa Penyalur (llegal Tapping) di Dusun Alur Meranti, Desa Bukit Mas, kecamatan Besitang, kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Mirisnya dua diantaranya merupakan oknum anggota polisi polres Aceh Tamiang.

Menurut informasi yang diperoleh koordinator percepatan pembangunan Aceh (PPA) Tri Nugroho Panggabean, Kejadian Bermula pada saat salah satu Security Pertamina mendapat informasi bahwa telah terjadi pencurian minyak mentah Pertamina Melalui pipa penyalur (llegal Tapping) yang Berada di Dusun Alur Meranti, Desa Bukit, Kecamatan Besitang. lalu pihak Security Pertamina berkoordinasi dengan Polres Langkat dan juga TNI untuk membantu menangkap Pelaku pencurian minyak mentah pertamina.

Dalam usaha pembekukan itu disinyalir terlibat beberapa oknum Aparat, Lalu dari hasil pengejaran dan penangkapan dilakukan lima orang pelaku diantaranya Syahril, Novi Wahyudi, Edi Purnomo, Andre Murdana dan M. Rizky berhasil diamankan.

Tetapi dua orang pelaku berhasil kabur merupakan Aipda Saiful Bahri dan Bripka Nasrul dalam pengejaran yang dilakukan pada Selasa (11/2)2025), Pukul 22.15 WIB tersebut.

Menyikapi insiden tersebut, Koordinator PPA Tri Nugroho sangat menyayangkan perbuatan tercela yang dilakukan oleh dua oknum polisi tersebut.

“Pak Kapolri Listyo Sigit Prabowo lihat ini perbuatan anak buah anda!!,” Tegas Tri.

Tri juga heran dengan sikap Propam Aceh Tamiang yang masih mempertahankan kedua oknum tersebut, padahal Aipda SB dan Bripka N sudah pernah di proses karena kasus yang sama.

“kenapa bisa propam Polres Aceh Tamiang tidak menahan kedua oknum tersebut, apa yang mau dipertahankan polisi polisi itu, kan sudah jelas melakukan pelanggaran,” Ujarnya.

Mirisnya lagi dari keterangan 5 pelaku yang tertangkap itu mengatakan bahwa dua Orang Oknum polisi tersebut berdinas di Aceh Tamiang dibagian Propam, Tri berharap berharap kepada kapolri, Kapolda sumut, kapolda aceh, kadiv propam, Kabid Propam Aceh dan kapolres Langkat, dapat bertindak tegas dan mengusut tuntas Kasus tersebut. Dirinya khawatir akan timbul stigma negatif pada masyarakat bahwa kasus itu sengaja ditutup tutupi.

“karena kerugian dari kasus ini mencapai puluhan Miliar dan disinyalir kasus Ini seperti ditutup-tutupi dan seakan-akan dua oknum polisi ini seperti kebal hukum, kami juga berharap agar diusut ke mana uang hasil penjualan minyak mentah itu mengalir dan disetorkan oleh para pelaku,” pintanya.

Ia juga menduga bahwa hasil dari pencurian minyak mentah tersebut disetorkan kepada orang yang membekingi oknum itu, ia meminta kedua oknum yang mencoreng nama baik POLRI itu segera dikenakan sanksi agar timbul efek jera.
“mereka harus diberi sanksi berat, agar kedepannya hal seperti ini tidak terjadi lagi dan menjadi efek Jera bagi oknum aparat yang menyalahgunakan Wewenangnya untuk melawan hukum, Karena dapat merugikan negara, hal Ini berbanding terbalik dengan program yang dibuat oleh bapak Presiden Prabowo Subianto,” Pungkasnya.( tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Puluhan Ribu Hektare Hutan Aceh Digunduli, Izin Legal Jadi Tameng?

19 Februari 2026 - 12:43 WIB

Kritik Keras Warga, Pemerintah Dinilai Lemah Tindak Penambangan Liar di Geureudong Pase

18 Februari 2026 - 22:56 WIB

PT Pembangunan Lhokseumawe Raih Opini WTP atas Laporan Keuangan 2025

18 Februari 2026 - 18:10 WIB

Harga Daging Meugang di Punteut Turun Dibanding Tahun Lalu, Warga Tetap Serbu Pasar Jelang Ramadhan

18 Februari 2026 - 12:45 WIB

Satpol PP dan WH Agara Razia Kedai Tuak, Empat Orang Perempuan Diamankan 

18 Februari 2026 - 09:00 WIB

Trending di Aceh