Menu

Mode Gelap
Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta

Aceh

Dorong UMKM dan Pemuda Desa, PT PIM Serahkan 7 Booth Container untuk Gampong Keude Krueng Geukueh

badge-check


					Dorong UMKM dan Pemuda Desa, PT PIM Serahkan 7 Booth Container untuk Gampong Keude Krueng Geukueh Perbesar


Aceh Utara, Harianpaparazzi.com — PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat desa melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Melalui inisiatif tersebut, PT PIM menyerahkan sebanyak tujuh unit booth container kepada Gampong Keude Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Selasa (15/7/2025).

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Pgs. Vice President TJSL PT PIM, Jufri, yang turut didampingi oleh jajaran staf TJSL dan Humas perusahaan. Seremoni penyerahan dihadiri pula oleh Camat Dewantara Munawir, SSTP, M.Si, Kapolsek Dewantara Iptu M. Suherno, Danramil Dewantara Lettu Czi Jamidin, Geuchik Keude Krueng Geukueh Teuku Kamaruzzaman, Imum Mukim Krueng Geukueh Waled Abdullah Ahmad, serta tokoh ulama dan masyarakat setempat, Tgk. Samsul Bahri (Waled Samsul).

Menurut Jufri, program ini merupakan bagian dari Youth Entrepreneurship and Social (YES), sebuah inisiatif yang digagas untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan pemuda desa serta memperkuat sektor ekonomi masyarakat sekitar perusahaan.

“Program YES dirancang bukan sekadar memberi bantuan, tapi untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat. Kami melihat potensi besar di Keude Krueng Geukueh yang mayoritas warganya bergerak di sektor perdagangan,” ujar Jufri.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa booth container yang diberikan tidak hanya berfungsi sebagai tempat usaha yang layak dan higienis, tetapi juga diharapkan mampu menata ulang kawasan perdagangan agar lebih rapi dan menarik bagi konsumen.

“Kami ingin menciptakan lingkungan usaha yang lebih tertata dan sehat. Tidak hanya membantu secara ekonomi, tapi juga meningkatkan citra gampong sebagai pusat aktivitas perdagangan yang modern,” tambahnya.

Geuchik Keude Krueng Geukueh, Teuku Kamaruzzaman, menyambut positif bantuan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas dukungan nyata PT PIM terhadap penguatan ekonomi lokal.

“Bantuan ini akan kami kelola melalui Badan Usaha Milik Gampong (BUMG), dan akan dimanfaatkan untuk berbagai jenis usaha seperti kuliner, jasa, serta produk-produk UMKM warga. Ini adalah langkah awal menuju kemandirian ekonomi desa,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Imum Mukim Krueng Geukueh, Waled Abdullah Ahmad, menyebut bahwa kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat merupakan bentuk sinergi ideal dalam pembangunan gampong.

“Ini menunjukkan PT PIM tidak hanya hadir sebagai entitas bisnis, tetapi juga mitra pembangunan. Kami sangat mengapresiasi kehadiran mereka di tengah masyarakat,” ujarnya.

Camat Dewantara, Munawir, SSTP, M.Si, juga mengungkapkan apresiasinya terhadap langkah PT PIM yang dinilai konsisten menjalankan program TJSL secara tepat sasaran.

“Penyerahan booth container ini menjadi bukti bahwa perusahaan mampu berkontribusi secara konkret bagi pengembangan ekonomi desa. Kami berharap bantuan ini benar-benar bisa dimaksimalkan oleh masyarakat,” tutupnya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wamen PAN-RB Datangi Aceh Tamiang, Menyasar PNS, P3K dan CPNS

24 Februari 2026 - 18:50 WIB

Rapim Polda Aceh 2026, Kapolda Aceh Tegaskan Komitmen Implementasi Arahan Presiden dan Kapolri

24 Februari 2026 - 18:48 WIB

Gunakan Surat Palsu Berkop DPRA, Sindikat Penipuan Proyek Rumah Duafa Rugikan Kontraktor Lebih dari Rp200 Juta —Yahdi Hasan Bantah Terlibat

24 Februari 2026 - 11:49 WIB

Bupati dan Plt Sekda Aceh Utara Bersilaturahmi dengan Kasubdit Tipikor Polda Aceh

23 Februari 2026 - 13:55 WIB

Penanganan Sampah Kayu Pascabencana Aceh Tertahan Administrasi, Satgas Diminta Tunggu Kejelasan

22 Februari 2026 - 09:54 WIB

Trending di Aceh