Menu

Mode Gelap
Menunggu Bantuan di Tengah Lumpur, Jerit Pengungsi Baktiya di Tanggap Darurat Keempat Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen Menyingkap Akar Bencana: Banjir Bandang Aceh dan Dugaan Okupasi Hutan Ilegal Saat Jalan Terputus, Bantuan Tak Cukup Datang: Apa yang Harus Dilakukan untuk Bener Meriah, Takengon? Aceh Utara Dilanda Banjir Parah, Ayahwa Nilai Perhatian Pemerintah Pusat Belum Maksimal Komunikasi Pemkab Aceh Utara Tersumbat, Penanganan Banjir Dinilai Lambat!

Aceh

Salim Fakhry Kecewa Hanya 6 SMP Negeri yang Ikut Turnamen Bupati Cup 2025

badge-check


					Salim Fakhry Kecewa Hanya 6 SMP Negeri yang Ikut Turnamen Bupati Cup 2025 Perbesar

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.com – Turnamen Sepak Bola Bupati Cup 2025 resmi dimulai. Ditandai dengan tendangan bola pertama oleh Bupati Aceh Tenggara H.M Salim Fakhry,S.E., M.M, di Stadion H. Syahadat Kutacane, Senin (02/06/2025). 

Laga bergengsi tingkat sekolah SMP dan SMA sederajat ini memperebutkan Piala Bupati Cup yang berhadian 100 juta rupiah dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Aceh Tenggara ke 51.

Bupati Aceh Tenggara H.M Salim Fakhry, menyebutkan, olahraga sepak bola ini adalah olahraga yang palingg banyak di gemari oleh masyarakat Indonesia dari banyak kalangan termasuk Pemuda Aceh Tenggara, sebutnya 

Namun jika diliat secara prestasi sepak bola kita belum bisa menunjukan prestasi yang oktimal, kata Salim Fakhry oleh karena itu perlu adanya pembinaan yang terprogram melalui berbagai turnamen, seperti turnamen Bupati Cup kali ini.

Secara potensi kita memiliki bibit – bibit yang handal, namun belum mampu berbicara banyak pada level yang lebih tinggi, sementara yang kita lihat di negara – negara lain sepak bola mereka lebih maju dan memiliki prestasi yang mendunia.

“Hal itu patut kita contoh dan harus kita tiru, oleh karena itu untuk memajukan dan mengembangkan sepak bola khusus di Aceh Tenggara ini,” katanya.

Salim Fakhry juga berpesan, raih juara bukan tujuan utama akan tetapi setiap pemain dituntut mencerahkan segenap kemampuan dengan di landasi jiwa dan semangat portisivitas yang tinggi, ikuti peraturan pertandingan dan patuhi keputusan hakim garis.

“Kepada wasit dan hakim garis bertugaslah secara jujur dan sesuai dengan SOP masing-masing, tegas dan objektif,” harapannya.

Salim Fakhry, mengungkapkan kekecewaannya kepada dinas pendidikan Aceh Tenggara pasalnya, tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri hanya 6 sekolah yang mengikuti turnamen Bupati Cup 2025 ini.

“Dari 36 sekolah SMP Negeri hanya 6 sekolah yang berani mendaftar ikut turnamen Bupati Cup, itu artinya pembinaan dari dinas pendidikan tidak ada hanya serimonial saja,” kata Salim Fakhry. (Azhari) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Siltap Aparatur Desa di Aceh Tenggara 4 Bulan Belum Dibayar, Ini Kata Kaban Pengelolaan Keuangan Daerah

12 Januari 2026 - 20:26 WIB

Sebulan Bertahan di Balai Desa, Pengungsi Banjir Baktiya Menanti Hunian Sementara

12 Januari 2026 - 16:19 WIB

Brimob Aceh dan Brimob Banten Gotong Royong Bersihkan Mesjid Di Aceh Utara

10 Januari 2026 - 16:15 WIB

Didampingi Pengacara, Warga Blang Panyang Laporkan Dugaan Perusakan Kebun Libatkan PJ Geuchik

10 Januari 2026 - 16:14 WIB

Proyek Jalan PT Krung Meuh Putuskan Listrik Warga, Kodim dan Danramil Diminta Klarifikasi

10 Januari 2026 - 12:09 WIB

Trending di Aceh