Menu

Mode Gelap
Intensitas Hujan Memuncak, Banjir Besar Kepung Lhokseumawe dan Sekitarnya Abrasi Lhok Puuk Masuki Fase Darurat: 38 Rumah Hilang, Ribuan Warga Terancam, Mualem Turun ke Lokasi, Politik Anggaran Mulai terlihat jelas Pencurian Rokok Lintas Provinsi Terbongkar Sindikat “Spesialis Gudang Nikotin” di Aceh – Sumut Misteri Penembakan Muhammad Nasir di Alue Lim: Utang Piutang dan Modus Terencana Pelaku Harga Emas di Aceh Utara “memanas” Miris, Bocah 13 Tahun Dirudapaksa Ayah Kandung di Dalam Rumah Sendiri

News

Lonjakan Kendaraan Arus Mudik, Polisi Imbau Pemudik Waspada

badge-check


					Lonjakan Kendaraan Arus Mudik, Polisi Imbau Pemudik Waspada Perbesar

Jakarta, harianpaparazzi.com – Pelaksanaan Operasi Ketupat 2025 pada Minggu, 30 Maret 2025, mencatat peningkatan volume kendaraan di sejumlah gerbang tol utama seiring dengan arus mudik Lebaran.

Laporan harian menunjukkan adanya lonjakan signifikan dalam pergerakan kendaraan yang keluar dari Jakarta menuju berbagai daerah di Indonesia.

“Berdasarkan data yang dihimpun, tercatat 13.169 kendaraan keluar dari Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menuju Tol Trans Jawa, sementara hanya 2.595 kendaraan yang masuk kembali ke Jakarta. Pola serupa juga terlihat di GT Cikupa, di mana 4.400 kendaraan menuju Merak, sedangkan 5.332 kendaraan masuk ke Jakarta. Selain itu, GT Ciawi mencatat 5.807 kendaraan keluar menuju Bogor, sementara 3.728 kendaraan masuk. Sementara itu, di GT Kalihurip Utama yang mengarah ke Bandung, sebanyak 5.557 kendaraan keluar dan 2.164 kendaraan masuk ke Jakarta,” ujar Jubir Satgas Humas Ops Ketupat Kombes Pol Jansen Avitus

Di samping meningkatnya volume kendaraan, laporan Operasi Ketupat 2025 juga mencatat 52 kasus kecelakaan lalu lintas. Dari jumlah tersebut, 32 kejadian terjadi di delapan Polda prioritas dengan korban meninggal dunia sebanyak 32 orang, tiga korban luka berat, 52 korban luka ringan, serta kerugian materiil mencapai Rp144.700.000.

Sementara itu, di 28 Polda lainnya, tercatat 20 kecelakaan dengan lima korban meninggal dunia, lima korban luka berat, 18 korban luka ringan, serta kerugian materiil sebesar Rp31.900.000.

“Upaya mengendalikan arus lalu lintas, pihak berwenang masih belum memberlakukan sistem one way di KM 47 hingga KM 70 serta sistem contraflow di KM 57 hingga KM 70. Sementara itu, pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga ke atas tetap berlaku sejak 24 Maret hingga 8 April 2025, kecuali untuk kendaraan yang membawa kebutuhan pokok, uang, hantaran ternak, dan barang khusus lainnya,” imbuh Jubir Satgas Humas Ops Ketupat Kombes Pol Jansen Avitus.

Guna meningkatkan keselamatan selama periode mudik dan arus balik, masyarakat diimbau untuk memastikan kondisi fisik yang prima sebelum melakukan perjalanan, melakukan pemeriksaan kendaraan secara menyeluruh, serta menjaga jarak aman saat berkendara.

Selain itu, pemudik juga diingatkan untuk mengisi saldo uang elektronik guna memperlancar transaksi di gerbang tol. Untuk mendapatkan informasi arus lalu lintas secara real-time, masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi Google Maps agar perjalanan lebih terencana dan aman.

Pihak kepolisian dan instansi terkait terus berupaya menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus mudik serta balik Lebaran guna memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan pulang kampung pada musim libur ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sinergi INALUM dan Komisi XII DPR RI: Bantuan Mengalir untuk Warga Terdampak Banjir Bandang Sumut

28 November 2025 - 15:11 WIB

12 Kali Sidang, Masyarakat Aceh Singkil Tuntut Keadilan untuk Yaakarimunir

24 November 2025 - 12:15 WIB

Advokat Kontroversial Naik Meja di Sidang MK, Berakhir dengan Tawa dan Sanksi

20 November 2025 - 12:07 WIB

Putusan MK Soal Polisi Aktif, FWK Desak Pemerintah Segera Eksekusi

20 November 2025 - 08:55 WIB

Forum Wartawan Kebangsaan Desak Revisi UU Pers: Perlindungan Wartawan Dinilai Lemah

6 November 2025 - 08:08 WIB

Trending di News