Menu

Mode Gelap
Belum Genap Sebulan, Kades dan Perangkat Desa Taput akan Bimtek di Medan  BUMDes Merugi, Tim Inspektorat Taput akan Monitoring 5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara SPPG dan KMP Tak Miliki PBG, Dinas Perizinan Taput Jemput Bola Kadis PMD Taput Siap Evaluasi Lembaga Bimtek Bermasalah, PDIP Dorong Pelaksanaan di Daerah Jalan Samping Kantor PWI Agara Tergerus Sungai, Satu Pengendara Jatuh ke Kali Bulan

News

Operasi Ketupat 2025: Lonjakan Kendaraan, Rekayasa Lalu Lintas One Way dan Contraflow Diterapkan

badge-check

Operasi Ketupat 2025: Lonjakan Kendaraan, Rekayasa Lalu Lintas One Way dan Contraflow Diterapkan Perbesar

Jakarta, harianpaparazzi.com – Kepolisian Republik Indonesia melalui juru bicaranya memberikan laporan terbaru mengenai situasi lalu lintas pada hari keempat pelaksanaan Operasi Ketupat 2025. Laporan ini bertujuan untuk memberikan informasi terkini kepada masyarakat terkait keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) selama periode arus mudik Lebaran.

Berdasarkan data terbaru pada Rabu, 26 Maret 2025, volume kendaraan yang keluar dan masuk Jakarta mengalami lonjakan signifikan. Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama mencatat 79.045 kendaraan keluar menuju Tol Trans Jawa, sementara 25.039 kendaraan masuk ke Jakarta. Sementara itu, di GT Cikupa, tercatat 47.357 kendaraan bergerak menuju arah Merak, dan 45.434 kendaraan kembali ke ibu kota. Di GT Ciawi, sebanyak 33.224 kendaraan keluar menuju Bogor, sedangkan 29.977 kendaraan masuk ke Jakarta. Sementara itu, di GT Kalihurip Utama, sebanyak 33.300 kendaraan bergerak menuju Bandung, dan 26.600 kendaraan kembali ke Jakarta.

Selain peningkatan arus lalu lintas, Kepolisian juga mencatat 54 kejadian kecelakaan lalu lintas pada Rabu, 26 Maret 2025. Dari jumlah tersebut, 15 orang meninggal dunia, dua orang mengalami luka berat, dan 64 orang mengalami luka ringan, dengan total kerugian materiil mencapai Rp129.550.000.

“ Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas. Pada Kamis, 27 Maret 2025, sistem one way lokal diberlakukan dari Km 70 hingga Km 188 Tol Cipali. Selain itu, skema contraflow juga mulai diterapkan dalam dua tahap, yakni dari Km 109 hingga Km 162 Tol Cipali sejak pukul 08.00 WIB “ Ujar Jubir Satgas Humas Ops Ketupat 2025 Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan.

Dalam upaya menjaga kelancaran arus mudik, Kepolisian juga mengingatkan bahwa kendaraan dengan sumbu tiga ke atas dilarang beroperasi sejak 24 Maret hingga 8 April 2025, kecuali kendaraan logistik yang membawa kebutuhan pokok, uang, hantaran ternak, dan barang khusus lainnya.

“ Kepolisian mengimbau masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik untuk memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima, memeriksa kesiapan kendaraan sebelum perjalanan, menjaga jarak aman, serta memanfaatkan rest area secara efektif untuk beristirahat. Selain itu, masyarakat juga diminta memastikan saldo uang elektronik cukup guna memperlancar transaksi di jalan tol “ Imbuh Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan.

Demikian laporan situasi lalu lintas hari keempat Operasi Ketupat 2025. Kepolisian berharap seluruh masyarakat dapat berkendara dengan aman dan nyaman selama periode mudik dan arus balik Lebaran. buatkan judul narasi untuk narasi diatas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sidang Pleno XII FABC Berjalan Kondusif, Pengamanan Humanis Polri Tuai Apresiasi

27 Juli 2026 - 10:52 WIB

Aksi Maling Beruntun Sasaran Lahan Pertanian di Batu Bara, Petani Harapkan Respons Cepat Polisi Jaga Kamtibmas

26 Juli 2026 - 11:59 WIB

Kunjungi UPTD Gunungsitoli, Wagub Sumut Dorong Revitalisasi Layanan Sosial untuk Anak-anak Nias

21 Juli 2026 - 16:32 WIB

Miliki Sabu dan Ekstasi, Pria di Pagar Merbau Ditangkap Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Saat Coba Kabur

18 Juli 2026 - 11:56 WIB

Kardinal Suharyo Beri Berkat bagi Pembangunan Gereja St. Ignatius Jatisari untuk Jemaat TNI-Polri

16 Juli 2026 - 20:06 WIB

Trending di News