Menu

Mode Gelap
Plt Kepala DPPKB Aceh Tenggara Periksa Aset Kendaraan Dinas dan Fasilitas Kantor Oknum Pengembang Villa Buket Rata Serobot Aset Desa, Jalan Umum Dijadikan Jaminan Bank Direktur PNL Raih Gelar Doktor Ilmu Teknik USK, Angkat Inovasi Fly Ash untuk Pembangunan Berkelanjutan Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara

Aceh

LSM Kaliber Minta BPK RI Perwakilan Provinsi Aceh Jangan Ada Main Mata Audit Dana APBK

badge-check


					Sekjen Dewan Kehormatan Daerah (DKD) LSM Kaliber Aceh, Khairul. Perbesar

Sekjen Dewan Kehormatan Daerah (DKD) LSM Kaliber Aceh, Khairul.

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.com – Sekjen Dewan Kehormatan Daerah (DKD) LSM Kaliber Aceh, Khairul, meminta pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Aceh agar melakukan audit pemeriksaan di organisasi perangkat daerah (OPD) lingkungan pemerintah Aceh Tenggara untuk tidak main mata.

“Kami meminta BPK RI perwakilan Aceh untuk dapat melakukan pemeriksaan se real real nya, terkait dana APBK,DAU dan DAK, untuk itu jangan coba-coba ada bermain main mata dengan pemerintah daerah,” kata Khairul kepada harianpaparazzi.com, Minggu (02/03/2025).

Dikatakan Khairul di Aceh Tenggara diduga banyak permasalahan pekerjaan infrastruktur yang dianggap bermasalah dan merugikan keuangan negara seperti dugaan yang diketahui Dinas Dikjar, PUPR, Perkimtan, BPBD,Dinas Sosial, Pariwisata dan lain lain.

Kemudian diketahui bahwa pihak BPK RI perwakilan Aceh saat ini sedang berada di Aceh Tenggara untuk melakukan pengauditan kerugian negara.

“Saya tegaskan BPK-RI perwakilan Aceh untuk mengaudit kerugian negara sebaik baiknya, tanpa ada dugaan iming iming lain nya. Sebab BPK-RI sudah ditanggung oleh negara,” tegasnya.

Khairul juga mengaku sekecil apapun temuan BPK RI perwakilan Aceh di lapangan wajib dilakukan audit, apa lagi yang lebih besar. Hal itu sesuai dengan amanat Presiden Republik Indonesia untuk memberantas kerugian uang negara.

“Sekecil apapun ditemukan BPK-RI perwakilan Aceh di lapangan, kami minta dilakukan audit, karena itu menyangkut uang negara,” sebut Khairul.

Khairul berharap kepada BPK RI perwakilan Aceh untuk dapat bekerja profesional, tegas dalam menjalankan tugas untuk mengaudit uang negara yang sudah direalisasikan ke Kabupaten Aceh Tenggara. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Pembalakan Liar di Hutan Lindung Langkahan, ±200 Hektare Hutan Diduga Digunduli

12 Maret 2026 - 18:39 WIB

DWP PNL Gelar “Ramadhan Berkah”, Salurkan Donasi untuk Anak Yatim, Kaum Dhuafa, dan Fii sabillah.

12 Maret 2026 - 12:29 WIB

Dilandasi Semangat Kolaborasi, PWI Aceh Santuni 51 Anak Yatim

11 Maret 2026 - 21:53 WIB

Kemensos Cairkan Santunan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

11 Maret 2026 - 18:26 WIB

Momen Haru di Mapolres Lhokseumawe: Bocah Bernama Ahzan Temui Kapolres AKBP Dr. Ahzan, Nama Itu Ternyata Nazar Sang Kakek

11 Maret 2026 - 12:52 WIB

Trending di Aceh