Menu

Otomatis
Breaking News

News

Kabupaten Cilacap Menerima Bantuan 393 Pompa dari Kementan Untuk Kebutuhan Petani

badge-check

Kabupaten Cilacap Menerima Bantuan 393 Pompa dari Kementan Untuk Kebutuhan Petani Perbesar

CILACAP, harianpaparazzi.com — Program pompanisasi Kementerian Pertanian (Kementan) dalam beberapa bulan terkahir mampu memberi harapan baru bagi peningkatan produksi di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Disana, para petani mulai melakukan percepatan tanam untuk yang ketiga kalinya. Padahal sebelumnya mereka hanya satu kali tanam bahkan nyaris tidak bisa berproduksi akibat kekeringan panjang yang melanda seluruh Indonesia.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian pada Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Agung Widiatmoko mengatakan bahwa salah satu penerima manfaat pompanisasi yaitu para petani di Kampung Laut yang merupakan sentra penghasil beras Kabupaten Cilacap.

“Di wilayah ini tiap tahunnya dari kemarin tidak bisa menanam karena kering. Alhamdulillah setelah adanya pompa, para petani bisa menanam dua kali dan saat ini sedang persiapan tanam untuk yang ketiga kali,” ujar Agung saat memberikan laporan langsung di lokasi pompanisasi melalui program Gaspol TV Tani, Senin, 2 September 2024.

Sebagai informasi, luasan target perluasan areal tanam (PAT) di wilayah sentra ini mencapai 250 hektare yang saat ini mampu mendukung peningkatan produksi secara signifikan. 

Sementara untuk jumlah pompa bantuan Kementan mencapai 393 unit dan tersebar di brigade Kodim, Poktan dan Dinas.

“Secara umum di Kabupaten Cilacap dengan adanya PAT ini sangat membantu. Alhamdulillah kami di cilacap menerima bantuan untuk pompa 393 unit dan semuanya sudah termanfaatkan. Kita juga bersyukur mendapat bantuan prasarana lain dari kementan,” katanya.

Manfaat yang sama juga dirasakan para petani di Maluku Utara. Mereka menyambut baik program pompanisasi sebagai upaya pemerintah meningkatkan produksi. Kepala Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Kabupaten Maluku Utara, Abdul Syukur Syarif mengatakan bahwa potensi lahan sawah di wilayahnya mencapai 1821 hektare.

“Saat ini kami juga sedang mempersiapkan pertanaman padi gogo sebagai bagian upaya kementan dalam meningkatkan produktivitas,” katanya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah tengah berupaya keras meningkatkan produksi nasional dengan memperluas areal tanam (PAT) lewat pompanisasi dan juga juga irigasi perpompaan. Kegiatan ini berlangsung sejak beberapa bulan lalu dan saat ini sudah merata di seluruh Indonesia.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Moh Arief Cahyono mengatakan bahwa pompanisai merupakan solusi cepat dalam menghadapi Kekeringan panjang akibat gelombang panas yang melanda banyak negara. “Sesuai arahan bapak menteri kami menyebar ke berbagai daerah untuk memastikan program ini berjalan dengan baik,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sambil TC di Jogja, Rombongan Barito Putera Silaturahmi ke Habib Syech di Solo

25 Agu 2026 - 08:39 WIB

Sambil TC di Jogja, Rombongan Barito Putera Silaturahmi ke Habib Syech di Solo

Forum Masyarakat Anti Kekerasan Minta Polisi Usut Dugaan Penembakan Anjing Peliharaan di Pabuaran

22 Agu 2026 - 10:22 WIB

Forum Masyarakat Anti Kekerasan Minta Polisi Usut Dugaan Penembakan Anjing Peliharaan di Pabuaran

Bantuan untuk Korban Bencana NTT Dipercepat, Letkol Teddy Indra Wijaya Pastikan Distribusi Berjalan

20 Agu 2026 - 10:04 WIB

Bantuan untuk Korban Bencana NTT Dipercepat, Letkol Teddy Indra Wijaya Pastikan Distribusi Berjalan

Tak Tinggal Diam, Dony Satria Wicaksono Turun Tangan Berantas Sarang Narkoba di Batu Bara

19 Agu 2026 - 13:34 WIB

Tak Tinggal Diam, Dony Satria Wicaksono Turun Tangan Berantas Sarang Narkoba di Batu Bara

Perang Lawan Narkoba di Tiga Juhar, Warga Bantu Polisi Amankan Terduga BD Sabu

17 Agu 2026 - 14:43 WIB

Perang Lawan Narkoba di Tiga Juhar, Warga Bantu Polisi Amankan Terduga BD Sabu
Trending di News